Musim terpanas dalam catatan Oktober 2019


Green | 1 November 2019


Suhu terpanas 2019 Oktober

Bulan Oktober 2019, rekor suhu terpanas terjadi kata layanan iklim Copernicus untuk pemantauan bumi untuk Uni Eropa
Suhu 0,69 derajat Celcius lebih hangat dibanding suhu rata rata bulan yang sama dari tahun 1981 -2010.
Eropa mendapatkan suhu lebih hangat 1.1 deg.C pada bulan Oktober 2019 dengan rentang waktu yang sama.
Suhu sebagian kutub utara diatas rata rata, sedangkan Amerika dan Kanada mendapatkan suhu lebih dingin dari biasnya.

Naiknya suhu 1,2 derajat  semakin dekat dengan batas yang ditentukan dari peningkatan maksimum 1,5 deg.C. Sesuai yang digariskan dalam perjanjian iklim Paris yaitu menjaga suhu bumi tidak naik dari 1,5 - 2 derajat Celcius.

Suhu terpanas Oktober 2019

Yang mengkhawatirkan melihat peningkatan suhu pada tahun 2003 sampai 2012, terlihat tidak memperlihatkan perubahan.
Lalu naik tajam luar biasa di tahun 2015-2018

Data Copernicus bulan Oktober 2019

Suhu terpanas 2019 Juli

NOAA kembali melaporkan suhu terpanas di Bumi terjadi pada bulan Juli 2019.
Rata rata suhu di dunia naik 0,95 derajat Celcius.
Indonesia dikatakan memilikih suhu panas, dan dirasakan sebagian orang.
Tetapi catatan NOAA menunjukan belum mencapai rekor paling panas. Malah paling dingin.
Sebagian wilayah mendapatkan suhu panas lebih panas dari rata rata.
Dan suhu panas boleh di bilang rata rata saja. Kecuali wilayah Sumatra dan Kalimantan.



Rekor suhu terpanas terjadi di Australia rekor ke 4, Afrika mendapat rekor baru terpanas dan Eropa rekor ke 15.

NOAA website.


Suhu terpanas 
di Indonesia masih rata rata

Suhu terpanas 2015 Juli

Data NOAA sudah mengkonfirmasi suhu panas dari catatan yang ada adalah bulan Juli 2015. Bukan saja panas, tapi sangat panas. Suhu rata rata permukaan air laut dan daratan naik 0.81 deg.C.

Dibanding tahun 1998 hanya naik 0.08 deg.C. Suhu panas di Indonesia rata rata mengalami cuaca lebih hangat di bagian barat seperi pulau Sumatra dan Kalimantan, sedangkan di daerah lain relatif lebih hangat

9 dari 10 suhu terpanas yang tercatat sejak 2005, terjadi bulan 7 2015 kemarin. Pembuktian udara di bumi semakin panas ada di India dan Timur Tengah. Kebakaran hutan yang awalnya belum pernah terjadi, akhirnya terjadi tahun ini.

Dalam konferensi Iklim nanti di Paris akan diselengarakan pada bulan Desember. Para ahli hanya mengatakan, ini usaha terakhir manusia untuk bertindak bersama-sama dan mencegah terjadinya suhu ekstrem di masa mendatang.

Beberapa data dari cuaca ekstrem di bulan Juli. Topan Nangka mencapai kecepatan 250km perjam menghantam Jepang 16 Juli 2015. Menyebabkan banjir besar dan merusak 220 rumah. Beberapa negara di Eropa mengalami suhu panas, Spanyol dan Perancis memiliki catatan suhu baru. Topan Dolores pada bulan Juli dengan kecepatan angin 215km perjam. Berikut gambar yang dirilis oleh badan cuaca NOA

Peta musim panas tahun 2015

Update Agustus mencapai suhu tertinggi, disusul September menjadi musim panas terpanas.
7 dari 9 bulan setiap tahun, tahun ini menjadi sejarah baru menurut catatan 136 tahun milik NOAA. Suhu lebih panas 0,9 deg.C. Amerika mengalami peningkatan 2.1 deg.C.
Penyebabnya adalah kondisi El Nino, mengalahkan rekor di tahun 1997. Dan tahun ini mengalahkan rekor tahun 2014 lalu.

Apakah Indonesia sudah mengalami suhu terpanas. Belum, dari catatan bulan September 2015, suhu di Indonesia baru diatas rata rata lebih panas.
Hanya di daerah Sumatra dan Kalimantan mengalami peningkatan suhu lebih tinggi dari normal.

Suhu terpanas di Indonesia baru diatas rata rata

Data dari badan meteorologi Jepang. Suhu permukaan bumi rata rata naik +0,53 deg.C secara global di bulan Oktober 2015. Lonjakan suhu panas bulan Oktober 2015 mengalahkan data terakhir di tahun 1981.
Dengan naik 0,5 derajat Celcius saja, kebakaran hutan di Indonesia sudah terjadi dimana-mana.



Anomali berdasarkan peningkatan suhu terpanas yang pernah terjadi
1st. 2015 (+0.53°C)
2nd. 2014 (+0.34°C)
3rd. 2003 (+0.24°C)
4th. 2006 (+0.23°C)
5th. 2012 (+0.22°C)

Suhu terpanas 
di Indonesia baru diatas rata rata

Berita terkait
Bumi mendapatkan suhu dari matahari. Tanpa cahaya yang cukup, bumi akan membeku. Bagaimana suhu bumi menjadi ideal, setidaknya sementara. Tetapi mengapa Bumi semakin panas, apa penyebabnya penjelasan dalam sain yang mudah di mengerti.

Earth Wind Map peta arus angin secara global. Memperlihatkan gerakan angin, kecepatan angin, laju arah angin dan awan hujan di belahan timur bumi secara realtime. Beberapa foto satelit cuaca merupakan data realtime. Satelit cuaca awan hujan, peta siklon badan meteorologi Jepang, foto satelit cuaca Asia Himawari 8.



Perangkat paling boros listrik adalah AC dan dampak psikologi udara panas. Di pasaran AC murah mengkonsumsi 50% energi listrik, bila musim panas tiba di satu kota. Maka ada kemungkinan pemadaman listrik bergilir. Indonesia masuk daftar, sekitar 9% rumah memiliki AC.Manusia mampu beradapatasi. Jika saya bisa bekerja dengan suhu 30C, Anda juga bisa - percayalah pada saya."

4 Oktober 2015, satelit Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) dari satelit Terra milik Nasa menangkap gambar arus asap di pulau Sumatra Selatan. Satelit Terra dapat memantau arah arus asap dengan pencitraan satelit.

Satu badan usaha Green Spirit Farms / GSF dari New Buffalo Michigan membangun pertanian vertikal seluas 3 hektar lebih. Tanaman ditumpuk sampai 6 rak dan jumlahnya mencapai 17 juta tanaman. Apakah pertanian vertikal menguntungkan.

Kebanyakan arsitek, perusahaan intalasi panel surya memasang ke arah selatan untuk di daerah bumi utara. Alasannya cahaya matahari lebih banyak. Satu studi baru menyebutkan , solar cell di area utara sebaiknya memasang ke arah barat.

Di kota Porto Alegre terdapat sebuah jalan yang panjangnya 500 meter. Jalan tersebut diapit pohon tua yang berjajar rapi, seperti membentuk gapura hijau. Jalan Ruo Goncalo de Carvalho ditanam tahun 1930 dan menjadi kanopi bagi jalan dan pejalan kaki selama 70 tahun terakhir.




No popular articles found.