Fotographer foto selfie malah dapat 3 objek dari garis Milky Way ISS dan Meteor


Digital | 11 August 2015

Albert Dros fotographer asal belanda mencoba menangkap keindahan malam. Dia pergi ke satu tempat di Kootwijkezand di Valuwe. Disana lebih jauh dari polusi cahaya, walau tidak bersih sepenuhnya.

Albert mengajak temannya, nah rencananya dia ingin membuat foto Selfie tepat di depan garis galaksi Bima Sakti. Albert mengatakan dia beruntung bisa datang kesana. Langit sangat jernih, bahkan dia bisa melihat Milky Way dengan mata telanjang.

Albert bersama temannya mencoba mencari tempat yang baik untuk foto dimana dia bisa mengabadikan foto di depan Milky Way. Sementara dia sedang mengabadikan temannya, di lihat ada bintang perlahan bergerak.

Dia tidak tahu kalau cahaya yang lewat itu stasiun ISS. Karena dia tidak tahu banyak tentang astronomi, bahkan satu lagi ada garis muncul di fotonya. Entah itu meteor atau meteor shower yang akan tampil bulan Agustus ini.

Karena tidak yakin dengan hasil foto yang di dapat, dia ngobol dengan temannya via Facebook dan forum astronomi lokal. Akhirnya baru dikasih tahu bahwa itu cahaya stasiun ISS bertepatan lewat.
Setelah dicocokan dengan data Exif dari foto yang dibuat dan jadwal lintasan ISS memang sama. Yang tidak bisa dikonfirmasi adalah satu garis lain, entah meteor Perseid atau meteor biasa yang lewat.


Fotographer foto selfie malah dapat 3 objek dari garis Milky Way ISS dan Meteor

Foto Albert ditampilkan di FlickR tertanggal 8 Agustus 2015 dengan ISO 3200 20 detik f2.8 dan lensa Samyang 14mm f2,8

Berita terkait
Fotografer Navaneeth datang ke daerah pinggiran, untuk membuat foto galaksi Bima Sakti. Pengambilan gambar ini memang top. Berada di lokasi terpencil dimana jauh dari polusi cahaya. Berada di dekat perbatasan India, Pakistan dan China.

Satu foto bulan ini mungkin belum pernah kita lihat. Dibuat oleh fotographer atau lebih tepatnya astrofotografer dari Polandia Bartosz Wojczynski. Dia membuat foto bulan dengan gabungan 32 ribu foto terpisah, dengan peralatan 3500 dollar



Fotographer Greg Boratyn mengatakan fotonya tidak sengaja dibuat seperti ini. Keberuntungan untuk mengabadikan sebuah foto landscape. Foto ini menjadi contoh yang baik, hanya satu foto menghasilkan pemandangan yang indah.

Kalau di permukaan Bumi, mengabadikan galaksi Bima Sakti. Fotographer harus pergi ke tempat yang gelap, menjauhi daerah polusi cahaya seperti di kota. Tanpa pergi ke pegunungan, galaksi sangat sulit diabadikan dengan camera. Berbeda dengan astronot di stasiun ISS

Disainer Motion dan fotographer Dan Marker bersama rekannya membuat seri foto dengan komposisi pemandangan di daerah perkotaan. Fotonya dibuat dengan teknik timelapse, lalu digabung menjadi satu foto. Ide kreatif dalam fotografi

Galaksi Pinwheel atau M101 tidak dapat dilihat langsung dari bumi. Galaksi ini bisa di foto dengan camera digital dengan teknik khusus. Karena jaraknya 21 juta tahun cahaya dan tingkat cahaya berada di 7,86 magnitude. Tapi berhasil diambil oleh fotographer John Purvis.

Lorenzo adalah seorang stargazer atau pemburu foto bintang. Dia berhasil mengabadikan galaksi Andromeda di sebuah desa kecil di gunung Apennine Italia. Foto yang tidak biasa bahkan sekelas teleskop Hubble.



Astrophotographer Alex Merga berhasil mengabadikan galaksi Milky Way pada 7 Juni 2014. Ketika dia melakukan perjalanan dan pesawat melewati laut Atlantik dari New York dan London. Foto diambil dari ketinggian 10 ribu meter. Katanya ketika itu kondisinya sempurna tanpa polusi cahaya.




No popular articles found.
< /body>