Perusahaan Xiaomi semakin lengkap, membuat smartphone, tablet Android, termasuk produksi rumah tangga dari pemurni air dan pembersih udara. Xiaomi tahun depan akan membuat procesor untuk smartphone dan tablet sendiri. Dari kementrian China, Xiaomi bekerja sama dengan LeadCore salah satu perusahaan pembuat procesor murah dari China.

Tahun lalu Xiaomi dan LeadCore sudah melakukan joint venture di perusahaan Beijing Song Guo. Akhir tahun 2014, Beijing Song Guo mengambil teknologi SDR1860. Kemungkinan besar lisensi procesor tersebut menjadi dasar pembuatan procesor di perusahaan Song Guo.

Salah satu produk Xiomi adalah Redmi 2A yang diluncurkan awal tahun ini. Smartphone Android tersebut mengunakan procesor LeadCore LC1860C, tapi smartphone Android Xiaomi Redmi 2A hanya dijual di dalam negerri.

Dari beberapa sumber industri mengatakan, Xiaomi procesor akan dipakai untuk smartphone Android murah terbaru. Sedangkan model high end tetap mengunakan Qualcomm Snapdragon procesor.

Mengapa Xiaomi tidak mengunakan LeadCore procesor di smartphone high end, alasannya LeadCore tidak memiliki dukungan ke CDMA.
Ada kabar lain disebutkan juga Xiaomi tertarik mengambil pengembangan procesor ARM. Mungkin procesor LeadCore akan setara MediaTek yang banyak dipakai untuk smarphone Android kelas budget.

Sama seperti Huawei memiliki procesor dari perusahaannya sendiri dengan model procesor Kirin. Samsung lebih dahulu membuat procesor dari pabrik sendiri dengan Exynos.

Bila dilihat perusahaan pembuat procesor semakin banyak. Snapdragon, MediaTek, Marvell dan Intel membuat procesor tapi tidak membuat produk perangkat. Merek yang membuat procesor dan memproduksi seperti Samsung (Exynos), Huawei (Kirin), Xiaomi (SDR1860)