Agustus 2017
Pemerintah China menawarkan gaji 1,2 juta dollar pertahun untuk mengoperasikan teleskop Fast.
Harian South china Morning Post mengatakan, China tidak memiliki astronom ahli berpengalaman untuk pengoperasin teleskop yang kompleksitas dan ukuran besar. Pengumuman sudah diberikan Mei 2017. Tapi belum ada pelamar yang memenuhi syarat.
Persyaratannya memang tinggi, minimal 20 tahun pengalaman di lapangan, jabataan Profesor atau Senior pengajar di universitas kelas dunia atau lembaga penelitian. Memiliki peran terdepan dengan pengalaman luas dibidang proyek teleskop radio skala besar.

Astronom A&M dari universitas Nick Suntzeff yang bekerja dalam penemuan energi gelap dan menjadi pengawas teleskop Cile Giell Magellan mengatakan seperti ini.
40 lebih astronom di seluruh dunia memiliki kualifikasi tersebut. Jumlah astronom yang ahli di bidang teleskop radio memang sangat sedikit dibanding bidang astronomi lain.
Mereka yang ahli mungkin meragukan kemampuan FAST, karena teleskop pasif yang bertujuan menangkap sinyal dan mencari peradaban alien. Dibanding teleskop Radio Arecibo mampu mengidentifikasi asteroid dekat bumi dan target lain.

Tetapi teleskop Fast memiliki potensi ilmiah luar biasa. Setelah berjalan nanti, mungkin akan menghasilkan data menarik. Karena letak teleskop berada di daerah terpencil, dan kekuatan 2 - 3 lebih kuat dari teleskop radio Arecibo.



September 2016
China tidak diam dalam dunia ruang angkasa. Satu teleskop raksasa Fast sedang dibangun di provinsi Guizhou. Ukurannya 500 meter, konstruksi memanfaatkan alam di sekitar.

Diperkiarkan teleskop Fast sudah selesai tahun 2016 dan menjadi teleskop radio terbesar di dunia.

Teleskop terbesar sekarang ini masih di pegang pusat observasi Arecibo dengan diameter 300 meter. Dibanding teleskop Fast nantinya memiliki daya tangkap sinyal radio 3x lebih kuat.

Untuk apa teleskop radio. Fungsinya untuk mendengar pesan sinyal adio di alam semesta kata Nan dai China.irg.cn. Sekarang dia memimpin proyek Fast yang dimiliki universitas National Astronomical Observatory. Teleskop radio memungkinkan astronom mendengar sinyal lemah dari ruang angkasa, sekaligus mempelajari SETI

Dua gambar pertama adalah konstruksi teleskop radio Fast, gambar ketiga adalah disain nantinya setelah teleskop rampung dibangun.

Teleskop Fast sebagai teleskop radio terbesar milik China dengan diameter 500m

Sebagai perbandingan. Ukuran Fast dua kali lebih besar dari teleskop radio yang akan dibuat badan lain. Seperti teleskop di Puerto RIco.

Membutuhkan 4600 cermin reflektif, dan konstruksi teleskop hanya menghabiskan dana 184 juta dollar dengan pembangunan selama 5 tahun. Walau sempat dikeluhkan oleh warga disana, karena mengusur 9000 penduduk di sekitar teleskop dan gaji pegawai yang rendah

Teleskop Fast akan mendengar sinyal dari alien. Setidaknya sampai jarak 1000 tahun cahaya dimana sinyal tidak pernah terdengar oleh perangkat teleskop lain
Menjadi teleskop paling sensitif yang akan hadir sebelum teleskop optik dan teleskop gelombang radio lainnya selesai dibangun.

Menangkap sinyal electromagnetic spectrum dengan panjang antara 10cm sampai 4.3 meter.

Teleskop Fast 
sebagai teleskop radio media 2016

Beberapa teknologi teleskop, dengan teknologi sensor berbeda. Seperti teleskop optik, inframerah, gelombang radio

Spektrum yang ditangkap dari teleskop
Juli 2016
Teleskop Fast sudah selesai di bangun. Dan mulai bekerja pada bulan September 2016.



September 2016
China bersiap menguping sinyal dari ruang angkasa. Sekarang teleskop Fast siap di on. Teleskop dengan ukuran raksasa tersebut seperti kuping bumi yang sensitif untuk menerima sinyal radio yang lemah dan sangat jauh.
Kekuatan teleskop Fast 3-5x lebih sensitif dibanding teleskop radio Amerika di Puerto Rico yang memiliki diameter 305 meter.

Tidak sampai disana, China akan membuat stasiun ruang angkasa seperti ISS pada tahun 2020, dan siap mengirim manusia ke Bulan

Teleskop Fast selesai dan beroperasi September 2016