Camera murah untuk foto bulan madu apa yang terjadi


Stuff | 21 July 2015

Bisa belajar dari pasangan baru yang pergi bulan madu ini. Jangan mengabadikan foto dengan camera murah, hasilnya tidak pasti. Kirsty dan suaminya asal Inggris baru menikah dan honeymoon ke Brasil. Ceritanya sebelum berangkat dia membeli satu camera seharga 40 pound, apa yang didapat di camera murah tersebut.

Camera buatan Polaoroid yang dibeli ternyata memiliki nilai 2/5 alias jelek dari pendapat yang pernah membeli. Mungkin karena tidak tahu dan asal membeli yang murah saja. Sampai di Brasil keduanya mengabadikan pemandangan serta keduanya sampai 300 foto.

Hasilnya seluruh foto tampak blur, tidak fokus sampai pencahayaannya tidak beres.  Walau ketika mengambil foto, tampilan gambar di layar LCD tampak baik.

Penasaran dengan kualitas gambar kurang baik. Kirsty menghubungi layanan pendukung dan mendapat jawaban camera murah seperti itu kualitasnya. Bila tidak suka bisa di refund ke toko kami.  Kirsty menolak pengembalian camera yang kualitasnya kurang baik tersebut. Beruntuk pihak Polaoroid ikut membantu dan menyelidiki masalah dari produsen di balik merek Polaroid tersebut

Lagian mau jalan jalan jauh, kok cameranya tidak di test terlebih dahulu.


Berita terkait
Bila anda tinggal di Amerika dan mengunakan camera konvensional dengan film. Mungkin anda harus menyadari layanan cetak foto disana tidak mengembalikan negatif film dan digantikan dengan CD dari foto digital. Sebagian layanan cuci cetak foto disana melakukan hal tersebut.

Bagaimana nilai seorang fotographer berpengalaman dengan fotografi Landscape. Elia sudah keliling ke beberapa negara untuk mengabadikan tempat indah. Termasuk foto di Bromo selama 8 hari menjadi salah satu foto yang paling dikagumi.



Dari N-Photo memberikan rumus minimum kecepatan shutter ketika camera di pegang dengan tangan. Walau tidak menjamin tangan kita stabil ketika mengambil gambar, kemungkinan gambar tidak terjadi blur dengan rumus sederhana ini

Ayah yang satu ini memang jail. Dia membuat video spesial efek untuk anaknya. Maklum dia bekerja di perusahaan animasi Dreamworks. Namanya Daniel Hashimoto, dia hanya mengandalkan software Adobe After Effect.

Seorang fotographer muda yang baru memulai karirnya di tahun 2006, sekarang menjadi salah satu fotographer muda yang karyanya masuk majalah ternama.




No popular articles found.
< /body>