Camera Fujix Nikon profesional 20.000 dollar


Kategori : Shortstory | Date : 19 July 2015
20 tahun berlalu, pada tahun 1995 camera digital 1 megapixel masih dijual $20.000. Dibuat oleh Fujix Nikon, bila dihitung pada kurs tahun tersebut 1$ Rp.2500 atau sekitar 50 juta. Bila di kurs sekarang bisa dibayangkan betapa mahalnya harga camera digital tersebut.

Bukan hanya mahal, camera digital jaman dahulu memiliki sensor 1,3Mpix dan storage terbesar sekitar 131MB. Satu memory card hanya menampung 70 foto saja.

Produk camera digital merek lain adalah Kodak dan Casio. Pada tahun 1999an harga camera digital untuk konsumen biasa berada di angka $800-$1000. Itupun dengan resolusi tertinggi 2Mpix.

Camera smartphone pertama adalah iPhone. Mengunakan sensor 2Mpix untuk sensor belakang dan diperkenalkan tahun 2007.

Dibawah ini bentuk camera digital 1,3mpix di era 1995.

Camera Fujix Nikon profesional 20.000 19camera-fujix-nikont.jpg

Apa saja yang hilang dari kenyamanan pesawat udara. Jendela semakin kecil, tempat duduk semakin rapat. Dahulu ada penerbangan memiliki tempat tidur di semua kelas. Pesawat modern di kelas ekonomi, akan terasa lebih sempit dibanding pesawat dahulu.

Pasar camera digital tahun 2016 hanya 25% dibanding puncak penjualan di tahun 2010. Alasan tidak praktis membawa camera digital,  tapi apakah itu alasannya. Pembeli cenderung mengambil camera DSLR yang lebih canggih dibanding camera pocket.

Camera jaman dahulu masih mengunakan roll film, tapi sudah ada gaya Selfie. Tahun 2000an, dimulai era camera digital murah. Dampak selfie meningkatkan pangsa pasar operasi bibir



Reid Wiseman membuat foto selfie tapi fotonya dijamin jarang yang punya. Kebetulan dia berdinas minggu ini untuk memperbaiki peralatan dan berada di luar selama 6 jam. Akkkh foto Selfienya banyak banget

Foto Selfie memang lagi top. Bisa sendiri dengan latar belakang yang menarik, atau bersama beberapa teman. Tapi yang ini, si pilot bersama sebuah misil yang sedang diluncurkan.

Ditahun 1972, Apollo 17 mengabadikan plnaet bumi yang disebut The Blue Marble. mengunakan camera Hasselblad. Foto dibawah ini tidak tergantikan, atau setidaknya belum ada manusia yang bisa mengambil gambar utuh

Tapi tidak ada viewfinder digital, karena LCD ketika itu sangat mahal. Bidang gambar tetap harus dilihat di jendela kecil. Kemajuan di camera digital tahun 2000an sudah menempatkan autofokus, walau lambat tapi sangat membantu.



Gamecock Athletics Behind the Scenes Photo Shoot. Proses pengambilan gambar untuk tim Football edisi 2013.

Rumah lelang Viennese WestLicht baru saja memecahkan rekor penjualan sebuah camera tua senilai 2.77 juta dollar.


No popular articles found.