Mengapa negara kaya tidak memiliki tablet 20 dollar


News | 17 November 2012

Pelajar di India sekarang bisa menikmati tablet murah, hanya $20 dengan ukuran layar 7 inch.

Tablet dengan nama Aakash 2 disubsidi pemerintah India menjadi  $20, tetapi harga resminya $45 tanpa subsidi. Bila tablet Aakash 2 bisa diterapkan ke seluruh dunia. Banyak negara berkembang dan miskin memiliki tablet computer dengan harga sangat terjangkau.

Apa benar harga tablet Aakash 2 hanya $45, lalu siapa produsen Aakash 2. Menurut CEO Sunnet Tuli dari perusahaan Datawind pembuat tablet tersebut. Semua biaya ditambahkan sampai tablet Aakash 2 memang sekitar $45. BIla di impor dari China akan lebih mahal, walau di China sendiri harganya sama seperti produksi di India. Perhitungan bila tablet 7 inch yang sama dibuat dari China dan dikirim ke India.

  • $2 Biaya pengiriman dari China to India
  • $9 untuk biaya pabean
  • $12 untuk keuntungan importir, mungkin untuk promosi, keuntungan bagi perusahan telekom dan lainnya.
  • $6 untuk garansi. Katanya produk yang cacat cukup banyak, sekitar 1:10. Kalau produk Amerika lebih rendah sekitar 1:50.
  • $15-20 untuk toko retail.

Harga diatas menjadi biaya tambahan harga tablet di di India bila produknya di impor dari China. Contoh saja Funbook Micromax sebagai tablet paling populer di India memiliki spesifikasi seperti Aakash 2. Harganya $120. Sedangkan Tablet Datawind Aakash 2 hanya separuh. Satu produk di impor dari China, satu lagi adalah merek India.

Rahasianya, Tablet Aakash 2 dirakit di India dan dijual langsung melalui pemerintah dan situs online. Layanan perusahaan kurir di India cukup murah, sekitar $3 dan dapat dikirim dengan tarif yang sama ke seluruh pelosok India. Hal yang sama dengan harga tablet di China. Disana dijual sekitar $45 seperti hraga di India.

Banyak produsen ponsel di China ikut membuat tablet secara kebetulan. Contoh upaya yang dilakukan perusahaan Mediatek pembuat procesor ponsel. Perusahaan ini tidak membuat ponsel tapi menyerahkan produknya ke perusahaan lain. Produsen di China menjadi sub-kontrator menjadi ponsel. Mediatek hanya memberikan teknologi kepada produsen lain.

Masalahnya pemasaran dengan produk terjangkau selalu sama. Biaya pajak, garansi dan biaya pemasaran menjadi bagian dari harga sebuah produk. Sehingga harga tablet menjadi lebih mahal bila dijual di negara maju. Sedangkan negara yang membuatnya bisa menjual dengan harga lebih terjangkau.


Berita terkait
Bila iPhone akhirnya memilih membuat produk sendiri di China. Tesla terlihat demikian. Walau tidak langsung OEM, tetapi Tesla membuat perusahaan gabungan dengan mitra lokal. Dana yang dikumpulkan juga fantastik untuk membuat pabrik mobil listrik. Membuat mobil listrik di Amerika sudah mahal, di ekpor akan dikenakan tarif yang lebih mahal bagi masyarakat.

Smartphone China model high end tapi dijual lebih murah. Ketika sebuah procesor baru diumumkan, 3 bulan Huawei merancang lebih dahulu. Ketika chip procesor tiba, di pasang ke smartphone terbaru. Tidak ada test, prototipe, dan pengujian karena sudah sesuai standar. Dari barang KW menjadi produk inovasi.



Bila Thomas Edison berhenti sebelum kegagalan 9999x, lampu buatannya tidak akan menyala. Jika Howard berhenti sebelum kembali ke bank sampai 242 kali. Tidak ada kata menyerah, dan inovasi akan lebih baik bila di dukung bidang lain.

Pengiriman tablet White Box dari China diperkirakan mencapai 25 juta unit pada kuartal 3 lalu. Naik 40,4% dibanding pengiriman tahun lalu. Ada kabar menarik tentang penjualan tablet tanpa merek, 80% tidak lagi dipasarkan di China sendiri.

Sebagian masyarakat Eropa mulai mengkhawatirkan apakah baju mereka dibuat dengan layak. Melihat kecelakaan tragis di Bangladesh, konsumer mulai melihat proses produksi garmen sebenarnya tidak manusiawi. Bila harga T-shirt 14 dollar begitu murah bagi negara maju, berapa biaya sebenarnya.

2 produsen mobil listrik baru dari Amerika adalah Tesla dan Fisker. Fisker gugur sedangkan Tesla masih berlanjut sampai sekarang. Mengapa Fisker gagal dan mendekati bangkrut. Keduanya lahir dalam waktu bersamaan, keduanya memiliki teknologi dalam mobil listrik.

Pabrikan di Cina mampu membuat sesuai pesanan, tetapi barang apa saja bisa ditiru. Bagaimana inovator menutup peluang agar barangnya tidak ditiru. Lebih baik membuat produk berkualitas disana dibanding memerangi barang yang ditiru.



India sudah mampu merakit tablet, menawarkan tablet pc murah ke masyarakat. Ada yang disubsidi untuk anak sekolah, sebagian lain dijual dengan harga resmi. Satu lagi Lava eTab Xtron tablet berbasis Android. Harganya $125

Kecepatan, dan fleksibel menjadi pilihan Apple memproduksi diluar Amerika. Apple mempekerjakan sekitar 43 ribu karyawan di Amerika, 20 ribu diluar negeri. Angka tersebut lebih kecil dibanding karyawan General Motor dengan 400 ribu orang pada tahun 1980an.

Seperti kata supreme, royal, luxury atau high class dilarang ditempatkan di iklan produk

Tidak perlu alat canggih, cukup dengan bolpen saja tas anda bisa dibuka dengan mudah. Ditekan dibagian tengah, lalu semua terbuka.

Seorang pria tidak memiliki rumah atau bisa dibilang miskin bukan berarti gaptek. 2 foto ini menceritakan bagaimana mereka yang miskin mampu mengunakan teknologi

Bayangkan 1 dollar nilainya sama dengan 17.000 mata uang Somalia. Sementara nilai uang kertas tertinggi nilainya hanya 500. Seperti kejadian ditahun 1930an ketika mata uang Jerman nyaris tidak memiliki nilai sama sekali.

Diduga juga sebuah rudal balistik sedang melintas




No popular articles found.
< /body>