Galaksi HATLAS J090311.6+003906 jauhnya 12 miliar tahun cahaya


Science | 9 June 2015

Sebuah galaksi HATLAS J090311.6+003906 tampak karena efek gravitasi lensa. Bila dilihat dari bumi, posisi galaksi yang sangat jauh tersebut muncul karena berada di belakang sebuah galaksi SDP.81.

Karena sebuah galaksi seperti SDP.81 memberikan efek gravitasi lensa. Galaksi HATLAS J090311.6+003906 yang ada di belakangnya, menampilkan gambar dengan pembesaran secara alami dari alam semesta. Posisi dari Bumi, galaksi SDP.81 dan galaksi HATLAS J090311.6+003906 berada tepat satu garis.

Cahaya dari foto HATLAS J090311.6+003906 ini terlihat seperti cincin. Gambar aslinya tentu saja sebuah galaksi yang sangat awal dan baru terbentuk. Sedangkan efek cincin disebabkan cahaya yang begitu jauh, harus melintas di alam semesta dan berbelok tepat diantara galaksi SDP.81.

Diperkirakan galaksi HATLAS J090311.6+003906 memiliki 200-300 juta bintang. Diabadikan oleh teleskop radio Alma dengan teknik interferometer. Dengan teleskop radio, kemampuan teleskop Alma mencapai 6x lebih tajam dibanding pencitraan infra-red teleskop Hubble bila melihat benda yang sangat jauh.

Galaksi terjauh yang pernah ditemukan dengan efek gravitasi lensa sa seperti galaksi  Z8GND6296.  Diperkirakan jauhnya 13 miliar tahun cahaya dari Bumi, atau mendekati 700 juta tahun ketika terjadinya alam semesta. Walau gambarnya sangat pudar seperti satu titik merah dan blur

Dibawah ini penampakan galaksi yang sangat jauh dari teleskop radio Alma. Kiri adalah galaksi SDP.81, tengah bentuk galaksi HATLAS dalam lingkaran yang ikut tampil diantara gambar galaksi SDP.81

Galaksi HATLAS J090311.6+003906 jauhnya 12 miliar tahun cahaya

Foto asli galaksi HATLAS J090311.6+003906 di Google+

Berita terkait
Ketika 2 galaksi yang sama kuat, akhirnya bertabrakan dengan posisi yang tepat. Mereka seperti membentuk wajah hantu, dengan mata hidung dan lingkaran wajah.  Tabrakan galaksi Arp-Madore 2026-424 adalah tabrakan langka. Alasannya keduanya memiliki ukuran yang sama, dan ketikaa tabrakan terjadi memiliki arah yang sama

Galaksi NGC 6052 letaknya 230 juta tahun cahaya dari Bumi. Terletak di konstelasi Hercules. Disana terlihat satu galaksi, tapi sebenarnya ada 2 galaksi. Mengapa terlihat satu, sangat mudah ditebak. Kedua galaksi sedang tabrakan. Diabadikan oleh teleskop Hubble dengan kerjasama antara ESA dan Nasa.



Tim astronom Jepang, Meksiko dan universitas Massachestts Amherst sedang mempelajari sebuah monster galaksi. Letaknya 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Sebelum gambar didapat dari teleskop Alma, tidak ada peneliti yang dapat menerangkan mengapa galaksi raksasa ini dapat terbentuk ketika awal alam semesta baru terbentuk

Cahaya dari galaksi MACS1149-JD1 memang sangat samar, hanya berupa sebuah titik merah. Yang diartikan melakukan perjalanan miliaran tahun sampai tertangkap oleh peralatan teleskop di Bumi. Menjadi salah satu galaksi terjauh dengan 13,3 miliar tahun cahaya. Tapi ada yang aneh, mengapa disana sudah bersinar. Sedangkan alam semesta baru berusia 13,8 miliar tahun

Galaksi NGC 1512 terletak 38 juta tahun cahaya dari Bumi. Tapi galaksi ini unik, memiliki cincin dengan warna lebih cerah. Artinya cincin di bagian luar galaksi seperti lingkaran bintang berusia muda yang masih panas. Terlihat menyala dengan warna kebiruan.

Peneliti menemukan sebuah galaksi Dragonfly 44, ukurannya tidak besar tapi sepi dengan bintang. Setelah diteliti ulang, bintang disana terkumpul sangat kompak dalam cluster masing masing.

Tim observasi teleskop WM Keck di Hawai berhasil menghitung galaksi EGSY8p7, satu galaksi EGS-zs8-1 dengan teleskop Hubble. Mereka melihat sebuah titik cahaya sangat tua yang jaraknya 13,2 dan 13 miliar tahun cahaya dari Bumi. Galaksi ini terlihat dari teleskop ruang angkasa, dan hanya selisih 600 juta tahun setelah terjadi Big Bang. Disebut sebagai galaksi sejarah ketika pembentukan alam semesta.



Disebut kelompok galaksi Hickson Compact Group, disana terdapat 4 galaksi yang saling berdekatan. Bahkan ke 4 galaksi tersebut saling mempengaruhi, lalu apa yang terjadi disana. Satu galaksi baru saja bertabarakan dan membentuk pola tidak biasa, 2 lainnya saling tarik menarik.

Galaksi dengan nomor NGC 1433 memiliki cahaya ditengah yang menyala. Tidak semua galaksi memiliki lubang hitam yang besar, sehingga bintang di tengah galaksi bisa aman dan tetap bercahaya. Bila galaksi memiliki lubang hitam sangat besar, seperti ini yang terlihat

Galaksi NGC 4258 jaraknya 23 juta tahun cahaya. Disana terlihat seperti kembang api, ada lubang hitam memakan gas disana.  Galaksi 4258 disebut juga M106, memiliki bentuk spiral seperti Bima Sakti. gambar 4 teleskop untuk mendapatkan satu gambar lengkap

Galaksi umumnya memiliki bentuk spiral atau elips (lingkaran), tapi galaksi ini agaknya berbeda. Jaraknya 100 juta tahun cahaya, dan di ambil gambarnya kembali oleh Hubble tahun 2000. Galaksi NGC 3081 dengan bentuk elips ini berbeda dengan memiliki bentuk cincin dan di dalamnya ada satu cincin lagi.




No popular articles found.
< /body>