Memetakan dimana kita berada di alam semesta ini tidak mudah

Bukan memetakan halaman depan rumah sampai dapur yang bisa kita lihat, atau melihat peta jalan dari foto satelit.

Ini galaksi Bima Sakti atau Milky Way galaxy. Galaksi kita memiliki beberapa lengan spiral. 2 lengan besar 2 lain lengan kecil.

Dan satu lagi lengan galaksi paling luar. Apa yang dimaksud lengan galaksi atau Arm galaksi.

Galaksi berbentuk spiral umumnya memiliki lengan, dimana lengan tersebut adalah kumpulan bintang seperti membentuk satu garis melingkar.

Sejauh ini astronomi mengatakan kita berada di bagian lengan galaksi yang kecil. Tapi ada 2 lengan (sabuk bintang) paling besar.

Yaitu lengan Scutum Centaurus Arm dan satu lagi Perseus Arm



Galaksi Bima Sakti bentuknya tidak rata, tapi bergelombang seperti kardus.

Walau diperkirakan memiliki bentang 100 ribu tahun cahaya, bila mengikuti gelombang maka garis dari kelompok bintang yang ada, lebarnya mencapai 150 ribu tahun cahaya

Kita di Bumi tinggal di antara kedua lengan terbesar, dimana bintang lebih banyak berada di sisi 2 lengan tersebut dan kita berada di lengan kecil yang relatif jumlah bintang lebih sedikit.

2 lengan lain berukuran lebih kecil yaitu Sagittarius Arm dan Norma Arm. Lengan galaksi Sagittarius Arm dan Norma Arm relatif sedikit terbentuk bintang dan kita berada di lengan Sagittarius Arm. Satu lagi lengan ukuran sedang adalah Outer Arm yang berada di tepian galaksi.

Tata surya kita termasuk Bumi dan Matahari, berada dekat dengan Orion Spur. Pada gambar dibawah memperlihatkan jarak dalam angka tahun cahaya. Bumi ke ujung galaksi arah terjauh memiliki jarak 75 ribu tahun cahaya.

Dan ke sisi bawah yang paling dekat mencapai 30 ribu tahun cahaya. Galaksi Milky Way memiliki lebar lebih dari 100 ribu tahun cahaya. Bila manusia bisa pergi ke tepian galaksi, maka jarak paling dekat adalah 30 ribu tahun cahaya, barulah sampai di pinggir galaksi.

Lengan galaksi Bima Sakti

Gambar artis galaksi Bima Sakti

Apakah benar di lengan terbesar tersebut memang membentuk seperti gambar artis diatas.

Karena manusia belum mampu melihat posisi galaksi dari sisi atas secara keseluruhan. Dan hanya mampu melihat dari dalam serta memperkirakan bentuk galaksi berdasarkan pengamatan.

Mengunakan data Wide Field Infrared Survey Explorer atau teleskop Wise.

Dapat membantu untuk memperkirakan seperti apa keberadaan salah satu lengan terbesar galaksi kita. Setidaknya lengan galaksi yang paling dekat yaitu Perseus Arm.

Studi terbaru dari data Wise dapat membantu mempersempit kelompok dan lokasi keberadaan bintang tersebut.

Bintang yang terbentuk di 2 lengan terbesar berada di garis yang padat gas. Karena gas adalah bahan pembentukan sebuah bintang. Tetapi mereka sebenarnya bermigrasi dari waktu ke waktu. Data yang dibandingkan dengan teleskop radio, lalu dibandingkan dengan awan gas pada lengan spiral galaksi.

Bintang di lengan spiral seperti terjadi kemacetan lalulintas, dan bintang disana terlihat berkerumun bersama sama dan bergerak lambat.

Ketika itu (ketika pembentukan galaksi) materi gas yang lewat di lengan spiral yang padat lebih banyak terjebak disana dan terjadi kompresi. Lalu memicu pembentukan bintang baru lebih banyak kata Camargo.

Seperti titik merah dibawah ini dimana sisi salah satu lengan besar. Disanalah terbentuknya bintang lebih banyak serta kumpulan sisa gas yang diamati oleh teleskop.

Beruntung manusia tidak tinggal di daerah kedua lengan terbesar. Dan memiliki bintang matahari tidak sepadat bintang disana. Karena ukuran matahari yang kecil, membuat bumi tidak terlalu panas.

Daerah bintang di galaksi Bima Sakti