Suhu panas ektreme di India seperti apa


Green | 30 May 2015

Suhu panas melanda India, mencapai 50 derajat Celcius. Seperti apa kondisi suhu panas di India, sampai menelan korban meninggal 1800 orang. Kondisi suhu panas pada minggu terakhir bulan Mei 2015 menjadi cuaca terburuk yang pernah tercatat. Daerah paling parah ada di bagian selatan Andra Pradesh dan suhu meningkat 7 deg.C lebih tinggi dari rata rata.

Tahun ini suhu berubah mendadak dan menganggu daya tahaun tubuh. Jangkan manusia, jalan aspal saja sampai meleleh. Bagaimana manusia bertahan di suhu panas. Manusia memiliki pertahanan kedua, yaitu berkeringat. Tapi kelembaban tinggi mengalahkan kemampuan manusia. Karena keringat tidak akan menguap ketika udara sudah jenuh dengan uap air. Kombinasi udara panas dan kelembaban tinggi menjadi mematikan.

Panas ektreme di India seperti apa

Di udara panas seseorang harus minum lebih banyak untuk menutup kekurangan dari keringat. Tanpa air yang cukup akan mengalami dehidrasi. Aliran darah ke kulit berkurang, bersama dengan kemampuan tubuh untuk berkeringat. Bila suhu udara mencapai 105 F, defisini tersebut maka manusia akan mengalami stroke panas. Dan suhu 107 F dapat mengakibatkan kerusakan organ sampai kematian.
Tubuh manusia dapat mengeluarkan keringat 1,5 liter dalam waktu satu jam saja. Walau sebagian orang terbiasa dengan suhu panas. Tapi tubuh lebih cepat melepaskan air dari dalam tubuh dan terus mengeluarkan air sampai 2 liter dalam waktu satu jam.

Bila seseorang tidak minum dan mencoba bertahan dalam kondisi panas. Yang terjadi adalah kerusakan organ tubuh. Dampaknya suhu internal tubuh naik, detak jantung naik, aliran darah melambat dan organ tubuh bisa saja tidak bekerja. Ginjal salah satunya tidak akan bekerja, dan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah dalam volume lebih sedikit.

Dalam kondisi suhu panas, apa saja bisa cepat terjadi dalam hitungan jam. Otak juga terpengaruh akibat kekurangan cairan. Itulah yang menyebabkan seseorang yang mengalami kepanasan akan mengambil keputusan yang buruk bahkan membahayakan dirinya sendiri.
India menjadi masalah, dimana banyak penduduk miskin dimana akses air bersih yang kurang, dan sampah. Pejabat lokal India meminta warganya untuk tinggal di dalam rumah selama jam 11 sampai jam 4 sore. Tapi bagi warga miskin, pilihan tersebut belum tentu tepat. Karena mereka masih berada di jalan.

Seperti apa masyarakat India bertahan dengan cuaca panas.

Panas ektreme di India seperti apa

India Weather Conditions, dalam suhu Farenheit (105 deg.F setara 40 deg.C)
  • Ahmedabad - 104° Ahmedabad weather - Sunny
  • Bhopal - 108° Bhopal weather - Sunny
  • Delhi - 108° Delhi weather - Sunny
  • Faridabad - 105° Faridabad weather - Sunny
  • Jaipur - 105° Jaipur weather - Sunny
Angka suhu diatas dari catatan secara umum. Rekor minggu ini mencapai 111 deg.F pada 29 Mei 2015. Dalam 7 hari lalu mencapai suhu 115 deg.F (46 deg.C)



India bukan pertama kali mendapatkan cuaca panas ekstreme. Pada bulan Juni 2014, pernah mengalami cuaca sangat tinggi mencapai 46 deg.C dan tertinggi 47,8 deg.C. Tetapi rekor suhu panas tersebut baru saja ditembus pada Mei 2015 ini.

Berita terkait
Suhu panas naik hampir 1 derajat di bulan Juni 2019.  /3 wilayah Perancis dilanda udara panas. Bahkan daerah Gallargues mencapai 45,9 deg.C. Gelombang panas juga melanda Amerika seperti Pains dan Midwest, dan masih dilakukan pencatatan untuk bulan Juli 2019. Masih dicatat untuk bulan Juli 2019

Berapa banyak sampah plastik digunakan manusia. 44,8% digunakan untuk kemasan, termasuk botol minuman dan tas plastik. Penyumbang sampah plastik ada di layanan pemesanan makanan online. Memicu pengunaan plastik naik 9x lipat



Sebuah tempat di Rusia dinamai Oymyakon menjadi tempat terdingin di bumi. Tapi Kuwait memiliki ibukota paling panas, dan mencapai 3 bulan dengan suhu rata rata 41 derajat pada musim panas. Amerika Serikat di landa cuaca dingin Jan19.

Pengembangan mesin AC telah berusia 100 tahun. Mengambil tenaga dalam proses pendinginan. Tapi teknologi baru dari peneliti Singapura NUS membuat mesin pendingin berbasis bahan air. Lebih hemat 40% konsumsi listrik di daerah tropis

Juli 2016 menjadi suhu terpanas bumi dan mengalahkan rekor sebelumnya. Juli 2017 rekor kedua bumi terpanas, bahkan tidak membutuhkan El Nino. Bila merasa gerah dan panas mungkin ini salah satu data yang perlu dibaca.

Setelah India mendapat gelombang panas. Giliran negara Thailand mendapat gelombang udara panas bulan April 2016. Suhu mencapai panas di negara Arab. Suhu rata rata mencapai 40 derajat C, tapi puncaknya mencapai 47 deg.C. Masyarakat tidak berhenti menyalakan AC dirumah, yang lain ngumpet ke mal.

China menyiapkan anggaran sangat besar untuk energi terbarukan. Pemerintah China akan mengunakan tangan besi, setiap pelanggaran yang merusak ekologi atau lingkungan akan di hukum tanpa terkecuali. Perlahan pembangkit listrik batubara akan dikurangi.



Butuh perhitungan berapa biaya yang akan dihemat dengan panel surya. Agak sukar dilakukan, khususnya di negara sub tropis atau musim dingin. Google memberikan database dari suatu tempat, berapa lama mendapatkan cahaya matahari.

Suhu panas di Italia, baru mencapai puncak sampai 32 derajat Celcius. Suhu disana rata rata hanya 23 derajat Celcius. Komponen di mobil Renoult tidak tahan sampai bagian plastik terlihat meleleh

Planet Bumi mencapai rekor terpanas bulan September 2014. Secara global catatan tertinggi mengalahkan data yang tercatat sejak 134 tahun lalu. Nasa menunjukan suhu Bumi rata rata mencapai 14.77 deg.C.  Melewati data 2005 atau naik 0,77 derajat Celsius.

Telur bisa dimasak dengan suhu 70deg.C keatas.Tapi dari AP memberikan laporan seorang anak di provinsi Shandong sedang memasak telur di jalan. Gelombang panas sedang melanda di China. Sampai kolam renang sudah seperti kolam besar berisi begitu banyak orang dengan balon

Pakistan. 26 Mei mendapatkan suhu 54 derajat C. Pakistan mendapat 2 musibah dari suhu terpanas dan banjir hebat dan memakan korban 1.100 jiwa serta merendam 1/5 negara mereka.




No popular articles found.
< /body>