Teleskop DragonFly 24 lensa camera buatan universitas Toronto dan Yale


Kategori : Science | Date : 22 October 2016
Universitas Toronto memiliki teleskop profesional terkecil.

Disainnya hanya mengunakan lensa zoom profesional yang dipasang array.

Walau terkecil harganya tidak kecil, setidaknya membutuhkan peralatan camera senilai 100.000 dollar. Seperti apa hasil foto teleskop terkecil ini.

Cerita awalnya, disain pertama pada tahun 2013 sudah dicoba dengan 3 lensa. Sampai terakhir ini sudah dapat dipasang 10 unit. Bukan hanya tim universitas Toronto saja yang memanfaatkan lensa telezoom untuk melihat antariksa. Astronom universitas Yale juga mengunakan sistem yang sama, tapi hanya memasang 8 unit telezoom.

Teleskop DragonFly dengan 10 lensa camera buatan universitas Toronto

Disebut teleskop Dragonfly Telephoto Array, hanya memanfaatkan lensa tele Canon 400mm f2.8 IS II. Gilanya lagi harga lensa tersebut mencapai 10.000 dollar satu unitnya. Dipasang 10, maaf sekarang sudah 24 unit.
Harga teleskop astronomi lebih murah dari 10 lensa $100.000, sekarang 24 lensa setara $240.000

Teleskop 
DragonFly dengan 24 lensa camera buatan universitas Toronto

Teleskop Dragonfly yang mereka buat sebenarnya lebih canggih, bahkan fitur coating di lensa membantu mengurangi penyebaran cahaya yang masuk. Sehingga gambar dapat terlihat lebih detil. Pendanaan diberikan dari Profesor Roberto Abraham yang juga membantu pendanaan universitas Yale. Mengunakan beberapa lensa mengambil ide dari mata capung. Membantu menurunkan gangguan ringan dari gambar yang di dapat, dan dapat membandingkan gambar dari hasil masing masing lensa.

hasil foto teleskop DragonFly dari lensa zoom biasa

Cerita teleskop DragonFly


Astronom Pieter van Dukkom dari Yale dan Robert Abraham seorang profesor universitas Toronto bertemu.  Mereka mengalami masalah yang sama di tahun 2011, ketika melihat banyak proyek besar, tapi terlalu rumit.

Keduanya bermimpi membuat proyek kecil di bidang astronomi, sampai tercetus keinginan membuat teleskop dimana menangkap cahaya yang sangat lemah. Kelemahan teleskop besar adalah cermin, dan cermin memecahka cahaya dari objek  Ceritanya dimulai ketika Dokkum juga seorang fotografer amatir khusu serangga. Dia belajar dengan lensa baru yang dikembangkan Canon, memiliki lapisan nanopartikel untuk mencegah cahaya yang menyebar pada lensa. Tujuan pelapis tersebut untuk menciptakan gambar kontras tinggi.
Sampai tahun 2014, keduanya tampil di konferensi di Oxford. Dan menampilkan gambar dari 8 lensa Canon yang menangkap gugusan bintang Coma Cluster. Dan dia tahu ada bercak aneh dari hasil foto, dan menyadari ternyata itu adalah Galaksi dari hasil foto yang dibuat. Mereka mengulangi pengamatan dari teleskop besar Keck untuk menghitung kecepatan bintang dan galaksi misterius yang mereka temukan.

Tahun 2014, tim Yale menemukan 7 galaksi kerdil dengan mengandalkan 8 lensa. Bagian gambar tengah adalah galaksi M101. Tapi disekitar galaksi M101 temukan galaksi lain yang sangat samar, dengan lense telezoom, galaksi tesebut dapat terlihat lebih jelas.

Galaksi M101 ditemukan 7 galaksi kecil lainnya dengan teleskop DragonFLy

Teleskop Chandra mengunakan sensor X-ray untuk melihat benda di alam semesta. Tahun ini berumur 19 tahun. Gambar dari teleskop ini berbeda dengan gambar yang ditangkap teleskop optik  Karena sensor di Chandra sangat sensitif. Salah satu karya Chandra dengan nebula Tycho. Diperkirakan mengalami masalah seperti Hubble.

Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja. Triliuan hanya menjadi sampah

Tahun 1965 ketika dua ilmuwan Arno Penzias dan Robert Wilson sedang mencari jawaban, adanya sinyal yang diterima oleh antena radio milik Bell Labs. Penemuan mereka digunakan untuk teleskop Cobe, WMAP dan paling detil Planck dalam pemetaan alam semesta



Spektrograf adalah instrumen untuk memisahkan cahaya dengan berbagai panjang gelombang. ESO membawa teknologi instrumen yang disebut Espresso untuk berburu planet berbatu seukuran bumi. Membutuhkan 4 teleskop berkerja bersamaan

Adrien membuat video timelapse. Tapi satu tingkat dari fotografer profesional. Pergi ke beberapa negara di tahun 2017. Hasil videonya  sekelas Nasa. Bahkan selama foto dibuat sempat terlihat meteor sampai satelit lewat

Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km

Satelit SDO diluncurkan 11 Februari 2010, hari ini genap 7 tahun beroperasi mengamati permukaan matahari. Nasa merilis hasil rekaman matahari selama 5 tahun  dan 6 tahun (sampai 2016). Aktivitas matahari Juli 2017 terlihat terdapat lubang.



Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Teleskop Magellan di gurun Cile mengunakan teknologi baru, dinamai dengan singkat GMT. Konstruksi teleskop ini telah dimulai, dan berada di ketinggian 2550 meter. Berapa lama dan berapa harga satu cermin teleskop raksasa ini dibuat

Bentuk lubang hitam tidak pernah bisa dilihat, karena dikelilingi oleh cahaya bintang. Tapi peneliti dapat mengetahui bila ada tanda aneh, dan memperkirakan adanya sebuah lubang hitam. Seperti apa bentuknya memang tidak bisa dipastikan. Banyak yang mengatakan sangat besar, mungkin tidak sebesar perkiraan kita.

Tahun 1996 teleskop Hubble diminta untuk mengarahkan ke satu arah yang kosong. Ruang kosong tersebut ukurannya sangat kecil, apa benar disana memang kosong. Film terbaru dengan penemuan teleskop Hubble.

Berada di ketinggian 5000 meter diatas permukaan laut. Teleskop Alma menjadi surga kalangan astronomi. Karena teleskop ini menjadi teleskop yang terkuat berada di atas daratan. Lebih tinggi dari puncak Semeru atau Rinjani yang tidak melewati angka 4000 meter.

Teleskop ruang angkasa WFIRST, disebutkan memiliki 100x lebih kuat dari Hubble. Teleskop WFIRST memiliki tujuan khusus. Bukan mengamati benda terjauh, tapi yang dekat saja. Khususnya mencari planet diluar tata surya kita.



Ilmuan mengunakan Wide Field camera 3 untuk mempelajari panjang gelombang inframerah dan mencari tanda tanda adanya air. Bagaimana ilmuwan mengetahui apakah planet seperti bumi dengan ukuran memiliki air, gas CO, metana bahkan ukurannya


No popular articles found.