Ramalan gempa 9,8 akan datang 28 Mei 2015 ini walau jelas lelucon


Kategori : Shortstory | Date : 28 May 2015
Mei 2015. Sebuah berita sensasi mengatakan akan ada gempa 9,8 SR di Bumi.

Katanya gempa sangat besar akan terjadi pada 28 Mei 2015.

Alasannya ada kesejajaran planet yang diperkirakan oleh Nostradomus dan beberapa orang di Belanda, katanya.

Walau ramalan tersebut jelas omong kosong, pandangan berita tentang ramalan gempa sangat dasyat tersebut menjadi hit di media Youtube.

Video dibuat oleh Ditrianum Media, dengan nama Frank asal belanda yang juga terpesona dengan teori konspirasi 9/11.

Di cerita video disebutkan. Pada tanggal 12 Agustus 2013 saya di datangi oleh Roh.

Dan memberikan pesan akan terjadi gempa dashyat atau beberapa kejadian di bumi dengan pelepasan energi. Pesan tersebut berada di pantai barat Amerika Utara dan sebanding dengan kekuatan 9.8 magnitude.

Dari video juga dijelaskan ada kesejajaran posisi planet menjadi penyebab kejadian ini. Tunggu dulu, lihat penjelasan ahli sebenarnya dibanding cerita lelucon diatas. Menurut astronomi Phil Plait, posisi kesejajaran planet tidak berhubungan dengan gempa bumi.

Ada 2 versi video di Youtube, video pertama sudah ditonton 700 ribu kali, tapi versi kedua hanya mencapai 12 ribu (waktu berita ini diturunkan).

Frank bahkan merilis video yang baru, entah ada apa dengan video yang lamanya.



Yang baru lokasinya pindah, menceritakan terjadinya gempa bumi besar akan terjadi di kepulauan Salomon dan Tonga. tapi di video ertama dia memgambarkan dengan menarik grafik 3 planet dari tata surya dan melihat penyebab dengan posisi keselarasan dengan posisi Bumi, Bulan, Venus dan Merkurius.

Posisi yang tepat katanya terjadi pada tanggal 28 Mei 2015. Sambil memberikan gambar dari bentuk posisi bulan dan 3 planet termasuk matahari.

Seakan berada di posisi sejajar dalam bentuk segitiga. Jangan dilihat pada gambar dengan bentuk planet yang besar dan saling berdekatan. Coba lihat jarak aslinya. Merkurius dan Venus sangat jauh sekali dan ukurannya bukan dalam perbandingan seperti gambar dibawah ini.

Gempa besar dengan kekuatan 9,8 magnitude akan datang 28 Mei 2015

Berita diatas sebenarnya hanya cerita lama dan kembali di ulas seakan seorang ilmuwan menjelaskan tentang planet di tata surya.

Cerita lain dari buku Jupiter Effect 1974 dikarang oleh John Gribbin dan Stephen Plagemann.

Mereka memperingatkan akan terjadi sesuatu di Bumi pada tahun 1982 atas dampak posisi planet Jupiter yang ukurannya paling besar di tata surya akan mempengaruhi kehidupan di Bumi.

Seandainya tidak terjadi gempa pada tanggal 28 Mei 2015, apakah perlu menanyakan ke pembuat video dengan ramalan gempa 28 Mei 2015 ke penguload di Youtube tersebut.

Paling akan dijawab, kenapa anda percaya. Namanya saja media sosial, ada yang benar, lucu lucuan sampai berita yang tampil ilmiah walau sebenarnya tidak.

Dimulai tahun 1998, stasiun ruang angkasa Rusia Zarya berubah namanya menjadi ISS. Dari ukuran satu modul kecil, ISS saat ini memiliki lebar 72 x108 meter atau seluas lapangan bola Softball. Sampai tahun 2010 belum ada penambahan modul baru, tapi tahun 2016 - 2017 Rusia akan menambah modul disana sampai 4 ruang baru. Berapa suhu di stasiun ruang angkasa, dingin atau sejuk.

Matahari adalah sebuah bola gas raksasa. Masuk sebagai bintang ukuran G2, sedikit lebih besar dari bintang terbanyak di galaksi Bima sakti. Usianya 4,5 miliar tahun, disebut usia remaja. Tornado matahari bukan berputar tapi naik ke atas.

Large Magellanic Cloud adalah satelit pendamping galaksi Bima Sakti, menjadi tempat paling terang yang dapat dilihat oleh astronom. Jaraknya 160 ribu tahun cahaya. Bentuknya seperti kumpulan gas dan debu. Di dalamnya terdapat beberapa bintang langka raksasa seperti R136a



Salah satu program mengirim pesan ke Alien adalah program Lone Signal. Mengirim pesan ke bintang Gliese 526. Bagaimana ilmuwan mengirim berita ke Alien, apakah dengan bicara biasa. Tentu saja mengunakan bahaya paling umum

Apa yang kita lihat dengan matahari kita di Bumi berbeda dengan planet lain. Salah satu foto terbaru dari Nasa JPL menampilkan dua Dunia dengan satu Matahari. Disana tidak berwarna kuning tapi tampak abu abu atau kebiruan

Teori Newton tidak berlaku di dunia Kosmos, ketika cahaya tidak memiliki massa dapat berbelok. Disini teori Einstein dengan antariksa mulai terungkap dengan penemuan saat ini. Dahulu masih terbatas teori, sekarang menjadi kenyataan. Gravitasi mampu membelokan cahaya sampai gravitasi bisa bergerak seperti kekuatan gelombang

Foto di ruang angkasa hanya berwarna hitam putih, bagaimana foto dibuat menjadi berwarna. Nasa mengabadikan beberapa gambar berdasarkan 3 unsur dan semuanya hanya berwarna hitam dan putih. Dari foto tersebut baru diberikan warna seperti biru, hijau, merah untuk warna oksigen, hidrogen, dan sulfur.



Bertahun tahun manusia hanya mengetahui bila suara tidak akan terdengar di ruang hampa. Bagaimana dengan bintang, apakah bersuara. Berbeda dengan cahaya, suara memerlukan medium untuk melintas. Misalnya suara seseorang berbicara akan terdengar karena adanya medium udara.

Matahari saja sudah lebih dari cukup, tapi di tata surya Ari 30 memiliki lebih dari satu matahari. Ada 4 matahari dengan sebuah planet, terletak di daerah rasi bintang Aries. Uniknya sejauh ini baru satu planet yang terlihat berada disana.

Mungkin ada yang beranggapan bumi kita memiliki orbit sejajar dengan galaksi. Dan matahari mungkin sejajar juga dengan orbit putaran galaksi. Posisi orbit tata surya kita sebenarnya miring terhadap garis galaksi. Bila melihat gerakan bumi, maka gerakannya membentuk spiral


No popular articles found.