Alam semesta ini sangat luas, semua orang mengetahui. Seluas apa, tidak ada yang bisa menjawab. Bagaimana dengan galaksi, misalnya galaksi kita Bima Sakti. Lebarnya saja 100.000 tahun cahaya. Sangat besar walau galaksi kita bukan galaksi terbesar. Untuk pergi dari satu sisi ke satu sisi lain, manusia memerlukan pesawat ruang angkasa dengan kecepatan cahaya. Itupun baru sampai setelah 100.000 tahun.
Apakah mungkin manusia membuat pesawat ruang angkasa dengan kecepatan cahaya. Saat ini belum, atau mungkin tidak pernah bisa.

Bagaimana jarak yang dekat, seperti planet yang dihuni oleh alien. Satu tata surya berada di konstelasi Bootes. Dimana tata surya tersebut dinamai Gliese 526, jaraknya hanya 17,6 tahun cahaya. Angkanya memang kecil, tetapi sangat jauh dari teknologi saat ini.

Di tata surya Gliese 526 memiliki sebuah bintang atau disamakan matahari, ukuran lebih kecil dari matahari kita. Disana terdapat 2 planet yang mengorbit, ukuran mirip seperti bumi, dan memungkinkan mahluk hidup seperti manusia bisa tinggal disana.

Seandainya disana ada mahluk hidup yang lebih cerdas dari manusia, atau mungkin berbentuk manusia. Planet inilah yang menerima atau mendengarkan pesan dari Bumi.

Ceritanya pada tahun 2013 sebuah tim kecil ilmuwan bekerja untuk proyek Lone Signal. Mengunakan teleskop radio di Carmel California. Dipimpin oleh ilmuwan dan musisi Jacob Haqq-Misra, lalu mengarakan teleskop ke arah Gliese 526.

Pesan pertama dikirim 17 Juni 2013 membawa pesan dari Ray Kurzweil dengan pesan "The Singularity". Program Lone Signal hanya salah satu upaya terakhir manusia mencoba berkomunikasi dengan Alien. Disebut sebagai Messaging Extraterrestrial Intelligence (METI) atau Search Active for Extraterrestrial Intelligence (SETI Active). Dari proyek Lone Signal, METI dan SETI terkendala dengan pendanaan sampai perdebatan.

Beberapa ahli mengatakan sebaiknya manusia menundukan kepala. Jangan membuat mereka marah dengan mengirim sinyal ke ruang angkasa. Yang lain memberikan pendapat lebih positif. Kita memiliki kewajiban moral untuk memberi kesempatan mereka mendengar kita dan ada peradaban dan mereka tidak sendirian.

Mengirim sinyal dengan bahasa alien lebih mudah mengerti

Kita lihat kembali. Bumi adalah planet yang sibuk. Yang dimaksud kesibukan dengan kemiskinan, perang, perubahan iklim, penyakit dan banyak masalah dengan diri kita kepada orang lain. Sementara beberapa ilmuwan menyerang ilmuwan lain karena dianggap bodoh dengan menghabiskan sumber daya mencari alien dan tidak pernah ditemukan. Bagi mereka yang mendukung beranggapan, peradapan asing yang nanti akan ditemui akan lebih maju dari manusia. Kita lihat kembali umur bumi baru mencapai 4.5 miliar tahun, sedangkan alam semesta ini sudah berusia 13,8 miliar tahun.

Seth Shostak adalah orang yang paling mendukung dan bicara vokal untuk mencari alien dengan mengirim sinyal. Mencari peradaban lain sebenarnya tidak gila. Masalahnya ada yang disebut Fermi Paradox, bila dijelaskan dengan singkat dimana mereka, dan mengapa mereka belum menemukan kita.
Shostak mengatakan mencari alien adalah untuk mencari kehidupan diluar bumi dan rasa ingin tahu dari manusia.

Bagaimana dengan proyek Lone Signal. Pemimpin proyek Pierre Fabre menulis pada Agustus 2013. Karena dana yang terbatas, kami mengurangi jadwal pengiriman sinyal.

Bagaimana ilmuwan mengirim sinyal untuk alien.
Tentu bukan bahasa biasa,tapi bahasa yang bisa dimengerti mereka.
Contohnya seperti ini - 999001333001888 999002333002888999 003333003888999 054333054888999 078333078888
Jika masyarakat awam akan bingung melihat angka diatas. Tapi untuk seorang pemecah kode atau programmer computer diperkirakan bisa mengerti bahasa tersebut.
Misalnya 999 disamakan dengan ( dan 888 adalah ).
Bila di sederhanakan hasilnya (001333001)(002333002)(003333003)(054333054)(078333078)
333 adalah sama dengan, hasil akhirnya 001=001 , 002 = 002 , 003 = 003, 054 = 054, 078 =078

Pertanyaan lain , bagaimana alien bisa membaca angka tersebut dari tranmisi radio.
Sinyal radio FM lebih baik dibanding AM. Dan sinyal radio FM memiliki perjalanan lebih jauh dibanding sinyal radio AM.
Angka frekuensi dikirim dari frekuensi dasar untuk mewakili angka 0 sampai 9.
Ketika percobaan dilakukan, Busch mengirim ke kelompok mahasiswa fisika dan matematika. Mereka mampu memecahkan kode tersebut dalam 12 jam. Bahkan para mahasiswa malah mengkoreksi adanya salah ketik.

Kapan sinyal sampai ke alien. Bagi peneliti Shostak menyebut tidak peduli, yang penting mengirim sinyal sebanyak mungkin. Karena sinyal dari Bumi akan lama sekali sampai ke mereka. Pendapat dari Charlie Jean Anders memberi beberapa alasan yang masuk akal. Mereka mungkin tertarik untuk pergi dan menemukan planet layak huni.

Cerita lain dengan sinyal radio - Belajar menerangkan luasnya alam semesta bila manusia bisa mengirim pesan

Artikel diatas adalah cacatan tentang para ilmuwan untuk adanya mahluk hidup di luar bumi. Program ilmuwan mengirim pesan dapat dilihat via website Dearet