Tata surya HATS ditemukan sebuah planet gas HATS-6b


Science | 3 May 2015

Ilmuwan meneliti sebuah bintang di tata surya HATS, dan temukan sebuah planet gas seperti Saturnus. Mungkin ukurannya 100x lebih besar dari bumi. Bintang di HATS adalah bintang berukuran kecil, sekitar separuh dari diameter matahari.

Ada yang unik dengan planet HATS-6b, benda tersebut ternyata  sangat dekat dengan bintang induknya.  Mengapa planet tersebut terbentuk begitu dekat, itu yang sulit di jelaskan oleh peneliti. Biasanya planet gas awalnya berada di bagian depan tapi perlahan akan mundur sampai seluruh planet seimbang dan planet besar seperti planet gas akan berada ditengah. Seperti posisi Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus berada di urutan planet ke 5.

Planet HATS-6b digambarkan seperti balon gas yang panas. Memiliki orbit sangat singkat, 3,3 hari waktu bumi yang artinya planet tersebut sangat dekat posisinya ke bintang. Dalam dunia kosmos, penemuan menarik seperti ini bisa terjadi. Teori mengatakan planet gas akan selalu berada ditengah setelah pembentukan tata surya sempurna. ketika seluruh planet sudah seimbang dan menyelaraskan gravitasi mereka. Nyatanya masih ada planet seperti HATS-6b yang tertinggal seperti ini.

Tata surya HATS ditemukan sebuah planet gas HATS-6b

Berita terkait
Satu tata surya HD131399 ini memiliki 3 bintang, bahkan ditemukan sebuah planet mengorbit disana. Tata surya HD131399 terlihat ada satu planet yang mengorbit disebut planet HD131399Ab. 2018 diumumkan disana bukan 3 bintang

Sebuah bintang terlihat sedang membentuk akresi disk, dimana bentuk seperti ini nantinya menjadi sebuah tata surya lengkap dengan planet dan mataharinya yang baru.



Tata surya Elias 2-27 disana terdapat bintang seukuran separuh matahari kita. Terlihat sedang membentuk planet yang nantinya akan menjadi sebuah tata surya lengkap. Tapi bentuk lingkaran yang terlihat memiliki letak sangat jauh bahkan planet yang muncul mencapai 2-3 kali lebih jauh dari Pluto

Tata surya AR Scorpii atau disingkat AR Sco berada di rasi bintang konstelasi Scorpius. Satu adalah bintang katai putih atau bintang yang sudah mati tapi masih menyala. Memiliki ukuran seperti Bumi, hanya saja memiliki kepadatan 200 ribu kali massanya dari Bumi. Jadi bintang yang berada ditengah berukuran lebih kecil tapi sangat padat.

Tim peneliti Harvard Smithsonian Center mengumumkan sebuah tata surya ditemukan dengan 3 bintang. Bahkan satu bintang terlihat stabil dikelilingi oleh planet. Awalnya terlihat satu bintang, tetapi penelitian lebih lanjut ada 2 bintang biner. Dan terakhir malah ditemukan 3 bintang.

Teleskop ALMA menangkap tata surya baru HD 142527, dimana disana sedang terbentuk cakram protoplanet. Tetapi ada yang unik di tata surya ini, karena memiliki dua matahari yang juga terbentuk bersamaan. Disebut juga sebagai tata surya dengan bintang biner.

Sebuah tim astronom internasional menemukan planet gas seperti Jupiter yang mengitari sebuah bintang. Jarak dan bintangnya mirip seperti tata surya kita. Bahkan jarak planet seperti Jupiter di tata surya HIP 11915 memiliki jarak yang mirip seperti Jupiter di tata surya kita sendiri. Apakah ada bumi lain disana.



Disebut Quintubple star system atau tata surya dengan 4 bintang. Diberi nama 1SWASP J093010.78+533859.5 dan terletak 250 tahun cahaya dari Bumi. Lokasinya ada di daerah Ursa Major, ke empat dari 5 bintang bintang tersebut sudah di pelajari sejak tahun 20113 oleh Marcus Lohr

Planet VHS 1256b tidak terlalu jauh dari Bumi, hanya 40 tahun cahaya. Tapi ukuran planet tersebut sangat besar, dan mengorbit ke sebuah bintang katai merah yang kecil. Usia tata surya disana masih sangat muda, diperkirakan tidak lebih dari 300 juta tahun, bandingkan dengan tata surya kita sudah lebih dari miliaran tahun.

Matahari saja sudah lebih dari cukup, tapi di tata surya Ari 30 memiliki lebih dari satu matahari. Ada 4 matahari dengan sebuah planet, terletak di daerah rasi bintang Aries. Uniknya sejauh ini baru satu planet yang terlihat berada disana.

Sebuah bintang HL Tau sedang dikelilingi oleh cincin debu dan gas. Kali ini difoto dari teleskop raksasa Atacam Large Milimeter di Chile. Disana sedang terbentuk tata surya baru, termasuk pembentukan bintang dan planet. Dengan teleskop ALMA akhirnya didapat sebuah gambar indah. Sebuah calon planet baru

Sebuah planet Wasp-18b tampaknya menganggu medan magnit dari bintang. Kok bisa planet malah menganggu bintang yang lebih besar. Planet Wasp-18b ternyata sebuah planet sangat besar dan disebut planet Jupiter yang panas dan sangat dekat dengan bintang induknya.

Tata surya Kepler 413B memiliki bintang kembar. Satu bintang besar disebut Orange dwarf dan satu lagi Red dwarft. Keduanya tidak berpusat ke satu titik tapi yang membentuk orbit dan gravitasi secara bersama sama. Dampak gravitasi 2 bintang mempengaruhi planet di sekitar




No popular articles found.
< /body>