Foto stronomi Pillar of Creation dari Nasa tahun 1995 dan 2015


Science | 12 April 2020


2015 Maret - Foto antariksa proses elemen
Pandangan NASA dan ESA yang luar biasa tentang 'Pillars of Creation', milik Hubble Space Telescope, telah menjadi salah satu pandangan paling ikonik dari kosmos sejak pertama kali diabadikan tahun 1995.

Namun, gambaran terbaru badan ruang angkasa tentang struktur di Nebula Elang, membuat kita tak bisa berkata-kata.

Gambar yang dibuat menunjukkan pancaran cahaya pilar dalam cahaya inframerah - sehingga teleskop dapat melihat cahaya inframerah menembus debu dan gas, memberikan bayangan kebiruan yang spektakuler.

Gambar pilar tahun 1995, gabungan tiga gambar berbeda yang disusun menggunakan cahaya tampak, menunjukkan pilar yang terletak di Nebula Elang yang melepaskan gas hidrogen dan debu kosmik.

Foto dibawah ini pertama dibuat pada tahun 1995 dari teleskop Hubble.


Pillars of Creation 1995

Versi inframerah baru bukan pertama kalinya gambar struktur kosmik ini ditinjau kembali. Pada 2015, para astronom mengumpulkan gambar yang lebih terperinci yang ditangkap dalam cahaya lebih jelas.

Pertama kali ditemukan pada tahun 1745 oleh astronom Swiss Jean-Philippe Loys de Cheseaux

Letak nebula Elang kira-kira 7.000 tahun cahaya dari Bumi, sebuah tempat dimana terjadi pembibitan bintang di konstelasi Serpens.



Dengan lebar empat hingga lima tahun cahaya, struktur pilarnya sangat besar, meskipun itu hanya struktur yang relatif kecil dibandingkan dengan seluruh debu dan gas nebula keseluruhan, yang membentang 70 hingga 55 tahun cahaya.

Foto di ruang angkasa hanya berwarna hitam putih, bagaimana foto dibuat menjadi berwarna. Nasa mengabadikan beberapa gambar dan semuanya hanya berwarna hitam dan putih. Dari foto tersebut baru diberikan warna seperti biru, hijau, merah untuk warna oksigen, hidrogen, dan sulfur.

Dari 3 warna tersebut baru sebuah foto nebula akan terlihat warna aslinya. Foto asli akan tampak pada gambar disisi kanan bawah.

Edit foto nebula oleh tim Nasa

Tapi proses pengabungan foto tersebut belum berakhir. Perlu di Tweak agar warna foto lebih keluar



Siapa yang membuat foto ini. Salah satunya Zolt Levay sebagai pemimpin editing untuk Space Telescope Science Institute menceritakan proses editing foto nebula

Zolt Levay

Foto dari Hubble datang dengan gambar black white (hitam putih).

Prosesnya mengunakan photoshop untuk mengabung 3 bahan berbeda dari apa yang ditangkap oleh camera.

Foto Pillars of Creation atau Eagle Nebula atau disebut juga M16 memiliki jarak 6500 tahun cahaya dari Bumi. Bentangan pada foto diatas memiliki tinggi 5 tahun cahaya.



+ Nat Geo

Berita terkait
Sebuah berita sensasi mengatakan akan ada gempa 9,8 SR di Bumi. Katanya gempa sangat besar akan terjadi pada 28 Mei 2015. Alasannya ada kesejajaran planet yang diperkirakan oleh Nostradomus dan beberapa orang akan memicu gempa sangat dasyat

Nasa menditeksi signal misterius dari jarak 240 juta tahun cahaya dari bumi. Letaknya di cluster Perseus, salah satu objek paling besar di alam semesta. Signal tidak dikenal tersebut memiliki gelombang X-ray yang sangat spesifik. Jangan jangan signal dari alien.



Video Timelapse ini serius banget bikinnya. Ketika profesor fisika dan fotographer amatir Isidro Villo menyebut akan membawa anda ke Orion Nebula yang begitu jauh dengan cameranya.  Targetnya ada di M42, Messier 42 atau NC 1976. Jaraknya 1344 tahun cahaya. Tidak jauh sih.

Randy Halverson membuat foto untuk time lapse sejak April sampai November 2013 di Dakota Selatan, Wyoming dan Utah. Cuaca tahun lalu agak susah ditebak, katanya. Ketika ingin mengabadikan galaksi malah mendapat awan dan petir.

Media Airman Mag mendapat ijin masuk ke ruang teleskop Air Force Space Command. Teleskop di komplek ini untuk mengamati objek di sekitar bumi seperti satelit dan sampah diruang angkasa. Letaknya lebih dari 3000m dari permukaan laut, terletak di Haleakala.

Foto diambil dari Hubble menampilkan sebuah gambar nebula IC 289. Letaknya di utara konstilasi Cassiopeia, dulunya bintang ini seperti matahari di bumi. Tetapi kehabisan bahan bakar dan inti core mulai mengecil, sedangkan sisa gas terus membesar keluar dari inti core

Satelit GALEX dirancang untuk menemukan galaksi dengan sensor ultraviolet dan sudah bekerja sejak tahun 2003. Tapi satelit GALEX tidak akan lama lagi, karena NASA memangkas pendanaan operasi untuk satelit ini. Apa saja penemuan teropong GALEX



Mengunakan camera InfraRed. Hasilnya berbeda dengan tayangan biasa. Resolusi mencapai 70MB




No popular articles found.
< /body>