Kecepatan cahaya lebih cepat lagi Tachyon


Kategori : Science | Date : 15 June 2018
Pergi ke bintang terdekat dengan kecepatan cahaya saja butuh waktu lebih dari 4 tahun
Kecepatan cahaya dengan luas bumi akan terlihat paling cepat.

Contoh, cahaya dapat menyeberang (melintas) pulang pergi antara kota London dan New York  sebanyak 50x dalam waktu 1 detik.

Seperti kabel serat optik antar benua yang menghubungkan jaringan internet memiliki kelambatan hanya milidetik. Lebih cepat bila pengiriman data internet melalui jaringan satelit.

Dapat dibayangkan kecepatan tersebut. Kelihatannya kecepatan cahaya sangat cepat.

Ketika cahaya melintas memiliki kecepatan, dapat dihitung dalam detik, menit sampai tahun cahaya.

Seperti apa kecepatan cahaya itu
Tim MIT mengabadikan seperti apa lintasan.
Mengunakan sebuah sebuah botol, cahaya dinyalakan untuk melewati air.
Dan cahaya melintas dan terlihat membiaskan cahaya di dalam air agar mudah terlihat, tim MIT merekam lintasan cahaya dimulai dari sisi bawah botol sampai ke mulut botol.
Cahaya terlihat bergerak dari titik awal, melintas di dalam botol berisi air.

Tetapi untuk merekam lintasan cahaya, dibutuhkan sebuah perangkat perekam begitu cepat di laboratorium MIT.

Diumumkan tahun 2011, mereka mengunakan perangkat camera dengan kecepatan 1 triliun frame perdetik.



Hanya untuk membuktikan seberapa cepat lintasan cahaya yang bergerak sangat cepat tersebut.

Kecepatan cahaya di laboratorium dengan kecepatan camera paling cepat 1 triliun gambar perdetik



Apakah anda pernah bertanya adakah yang lebih cepat dari kecepatan cahaya.

Kecepatan frekuensi radio juga sama, kecepatannya seperti kecepatan cahaya. Khususnya ketika berada di ruang hampa.

Mengapa kebutuhan kecepatan diperlukan, seandainya manusia mampu membuat pesawat ruang angkasa secepat kecepatan cahaya.
Semua perjalanan relatif lebih singkat, tentu saja bukan melakukan perjalanan di bumi. Melainkan perjalanan di ruang angkasa.

Di alam semesta, objek bintang begitu jauh bahkan sangat jauh.

Kita melihat cahaya bintang, oh itu ada disana. Tapi bagaimana kita pergi kesana dan mengunjungi bintang. Dan melihat dari dekat, bahkan dengan pesawat ruang angkasa tanpa awak.

Cahaya bintang, dan galaksi yang dilihat sebenarnya datang sangat terlambat terlihat di bumi. Usia sebuah cahaya mencapai jutaan bahkan miliaran tahun lalu.

Cahaya sebuah bintang terdekat ke Bumi saja, paling dekat memiliki jarak 4,4 tahun cahaya.
Itu perjalanan yang sudah memakan waktu lama. Dengan perjalanan cahaya yang begitu cepat membutuhkan 4 tahun lebih.

Bagaimana dengan komunikasi astronot dengan para ilmuwan di Bumi mengunakan perangkat sinyal frekuensi radio.

Dengan telepon di bumi seperti menelpon ke tetangga, nyaris tidak terjadi kelambatan.Walau informasi sinyal suara di telepon harus berputar ke pusat dan kembali terhubung ke telepon tetangga.
Menelpon ke teman di belahan Bumi juga tidak terlihat keterlambatan, walau masih terdengar jedah dalam hitungan mili detik.

Tapi di ruang angkasa walau tidak ada halangan sekalipun, percakapan / komunikasi akan menjadi kaku alias terlalu terlambat  / delai.

Jedah komunikasi bahkan menjadi sangat lama, seakan komunikasi satu arah seperti walkie talkie.

Komunikasi antara Bumi ke tempat di ruang angkasa.

Ketika jarak sudah mencapai ratusan ribu, jutaan  sampai miliaran km. Akan terasa semua komunikasi menjadi lambat. Jarak tersebut masih berada di dalam tata surya kita, belum melintas area antar bintang.

Bulan ke Bumi
Memiliki jarak 384.000km, komunikasi radio akan terlambat 1,3 detik.

Planet Mars ke Bumi
Memiliki jarak 225 juta km, dibutuhkan waktu 12,5 menit bisa menjawab telepon dari sana. Seperti pesawat ruang angkasa yang menjelajah ke Mars, mengirim berita dari planet Mars ke Bumi akan terlambat karena membutuhkan waktu mengirim data gambar.

Pesawat Voyager yang sudah berada di tepian tata surya, sekarang 19,5 miliar km jauhnya dari Bumi. Data yang dikirim dari sana baru sampai 18 jam di stasiun khusus penerima sinyal pesawat ruang angkasa Deep Space Network di Bumi.

Bintang Alpha Cenaturi
Bintang paling dekat dengan bumi adalah bintang Alpha Centauri, tapi jaraknya 40 triliun km. Seandainya ada manusia (alien disana) mengirim sinyal. Bila disana menelepon ke bumi dengan kata "Halo" , entah mengunakan frekuensi radio yang sangat kuat. Maka kata halo dari telepon baru diterima di Bumi 4 tahun nanti, dan dijawab dari bumi dengan "Siapa disana" baru sampai di tahun ke 8 disana.

Maka satu percakapan butuh waktu 8 tahun untuk menyelesaikan pembicaraan Halo dan Siapa Disana. Akan terjadi keterlambatan tidak kepalang tanggung, mungkin 10 percakapan kita baru selesai seumur hidup manusia.
Bayangkan bila memiliki saudara di sebuah planet di bintang yang jaraknya 100 tahun cahaya. Baik yang menghubungi dan menerima tidak akan pernah membalas kata halo dari Bumi.

Nasa mengembangkan teknologi perangkat komunikasi dengan teknik optik atau cahaya laser.
Mengapa ilmuwan ingin mengunakan komunikasi dengan cahaya, seperti teknologi fiber optik di Bumi. Tapi yang ini digunakan untuk pesawat ruang angkasa.

Apa bedanya kecepatan frekuensi radio dengan komunikasi cahaya atau frekuensi lebih tinggi dengan cahaya laser.

Kembali ke teknologi yang ada sekarang. Bagaimana manusia menerima sinyal seperti pesawat ruang angkasa, sinyal data radio yang diterima sangat kecil. Dibutuhkan waktu cukup lama untuk sejumlah data besar seperti gambar foto resolusi tinggi.

Seperti kabel tembaga bawah laut hanya mengirim sinyal suara.
Sekarang kabel optik ditanam melintas benua, untuk mengirim data suara, data internet dengan teknologi digital sekaligus.
Teknologi komunikasi dengan kabel telepon memiliki batas jumlah komunikasi, seperti kabel telepon dari Jakarta ke Surabaya, bila tersedia 100 kabel maka yang berbicara terbatas untuk 200 perangkat telepon.
Dengan teknologi digital, semua data dipadatkan bersama sama dan dikriim. Lalu dipecah untuk masing masing perangkat.

Upaya yang dilakukan dengan menganti teknologi frekuensi radio ke cahaya untuk mengirim lebih banyak data informasi yang dikirim dan diterima oleh pesawat ruang angkasa. Sementara ilmuwan memindahkan spektrum frekuensi dari 8 Ghz ke 30Ghz agar informasi data yang dikirim lebih besar. Semua data dapat dikirim bersamaan mengunakan sinyal digital.

Sama seperti teknologi sinyal smartphone dengan teknologi 2G terbatas komunikasi pembicaraan dan SMS walau disebut teknologi digital.
Sekarang frekuensi ponsel mencapai 2,5Ghz dan 5Ghz, agar menampung lebih banyak data dan lebih banyak tranmisi dari WIFI, 3G, lalu naik ke teknologi 4G LTE. Kecepatan internet lebih cepat mencapai Megabit perdetik.

Dengan frekuensi radio rendah, sebagai contoh untuk setiap detik hanya membawa pesan A.
Dengan frekuensi lebih tinggi data dapat menerima pesan A, B, C, D dalam waktu yang sama dengan data digital.

Ditambah teknologi kompres data, maka pengiriman data dapat lebih banyak dan data yang disampaikan semakin singkat. Sejauh ini ilmuwan masih mencari cara untuk menekan keterlambatan pengiriman data komunikasi. Tapi waktu yang dibutuhkan tidak berubah, hanya data yang dikirim dapat lebih banyak. Misalnya untuk foto, komunikasi atau mengirim perintah ke pesawat ruang angkasa dapat diolah sekaligus. Atau pesawat ruang angkasa yang awalnya mengirim 1 jam untuk 1 gambar, dapat mengirim 5 file gambar dalam 1 jam.

Pastinya komunikasi tidak lagi mengunakan teknologi analog, melainkan digital.

Bila teknologi analog digunakan untuk internet. Dengan jumlah penguna internet yang sudah miliaran perangkat, entah berapa banyak kabel yang harus di tarik dari ke seluruh dunia dengan teknologi konvensional

Komunikasi internet, dimana jalur kabel fiber optik lebih stabil dan lebih cepat melalui jalur bawah laut. Dibanding mengunakan sistem komunikasi satelit digital yang harus berputar dari bumi ke satelit dan dikembalikan lagi ke bumi. Komunikasi kabel optik dapat ditingkatkan mencapai Gigabyte. Bila suara manusia untuk berkomunikasi membutuhkan 100kb perdetik, dapat dibayangkan berapa banyak komunikasi dapat dilakukan bersamaan dengan satu kabel optik 1GB setara 1.000.000KB

Mencapai kecepatan cahaya.
Einsten pertama kali meramalkan cahaya menempuh kecepatan yang sama di alam semesta kita. Rumunya hanya 3 karakter E = mc2.
Persamaan tersebut sekaligus memprediksi tidak ada yang dapat lebih cepat dari cahaya.



Manusia hanya mampu mengerakan benda di ruang Large Hadron Collider dan The Tevatron sebagai laboratorium partikel.
Mesin tersebut mampu mempercepat partikel subatomik, hinga 99,99% kecepatan cahaya.
Penerima hadiah Nobel Fisika David Gross menjelaskan, partikel partikel tersebut tidak akan mencapai batas kecepatan kosmik.

Untuk mencapainya, diperlukan energi yang tidak terbatas, dan massa benda akan menjadi tak terbatas. Jadi tidak mungkin dilakukan
Kecepatan cahaya hanya terjadi pada foton / cahaya itu sendiri.. Dan foton tidak memiliki massa apapun untuk pergi.

Kecepatan cahaya juga memiliki sonicboom yang disebut efek Radiasi Cherenkov.
Di bumi, sebuah pesawat jet tempur akan mengeluarkan dentuman ketika melewati angka 1 mach, 2 mach dan seterusnya
Sonicboom disebabkan pergeseran udara yang ditabrak oleh lintasan pesawat ketika mencapai kecepatan tertentu.

Sedangkan cahaya memiliki yang disebut Radiasi Cherenkov , ditemukan Cherenov yang mengukur di tahun 1934 serta meraih Nobel Fisika tahun 1958.

Radiasi Cherenkov adalah perubahan warna sinar. Ketika pengujian dalam Advanced Test Reactor yang terendam air dingin.
Cahaya di dalam air bergerak 75% lebih lambat dibanding kecepatan di ruang hampa.

Tetapi elektron yang melintas di dalam air menciptakan reaksi berbeda ketika bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya. Kadang memiliki cahaya biru, atau sinar ultraviolet.
Walau cahaya di dalam air bergerak lebih cepat dari kecepatan cahaya, tetapi kecepatannya tidak lebih cepat dari kecepatan di ruang hampa.
Radiasi Cherenkov dapat terlihat di dalam reaktor nuklir, ketika cahaya keluar dan membentuk warna biru.

Kembali ke teknologi pesawat ruang angkasa

Apakah ada yang lebih cepat dari cahaya ?
Mungkin kita bertanya apakah ada yang lebih cepat dari kecepatan cahaya. Seluruhnya masih dalam teori atau cerita film fiksi. Seperti film Star Trek dikenal dengan kecepatan Tachyon.

Tachyon Burst adalah partikel subatomik secara alami lebih cepat dari kecepatan cahaya.

Semburan Tachyon akan mengkonsentrasikan pulse. Sering dikaitkan dengan perjalanan waktu dan alat komunikasi yang lebih cepat dari cahaya.

Tachyon bertentangan dengan teori relativitas, jadi kemungkinan kecepatan Tychyon ini tidak pernah ada. Teknologi ini masih sebatas fiksi ilmiah dan tidak cocok untuk komunikasi sekarang, setidaknya masih sebatas dongeng dalam film.

semburan radiasi pulse Tachyon

Saat ini hanya kecepatan cahaya adalah kecepatan paling cepat dan bentuknya adalah foton. Bukan pesawat yang mampu membawa astronot.

Walau kondisi manusia sendiri belum tentu bisa dibawa atau tidak pernah pergi mencapai batas kecepatan tersebut.

Seandainya manusia dapat membuat pesawat dengan kecepatan cahaya, kendala lain pada tubuh manusia tidak mentolerir dengan kecepataan tersebut.

Seperti apa melihat kecepatan cahaya di jendela pesawat ruang angkasa
Dalam film fiksi ilmiah, ketika pesawat Star Wars atau film Star Trek melesat. Digambarkan semua cahaya bintang akan terlihat seperti garis.

Dimana pesawat sudah mencapai kecepatan Warp Drive atau Hyperdrive, atau kecepatan cahaya.

Pada jendela pesawat ruang angkasa akan terlihat seperti dibawah ini. Cahaya bintang akan terlihat pada mata manusia seperti garis saja.

Kecepatan cahaya di dalam pesawat dalam film fiksi ilmiah bila dilihat di jendela pesawat ruang angkasa

Menurut mahasiswa Leicester dari Inggris. Teorinya disebut efek Doppler. Cahaya yang terlihat akan berubah seperti panjang gelombang radiasi dari sumber bergerak. Karena cahaya bintang akan bergeser dari spektrum warna yang dapat terlihat menjadi spektrum sinar X-ray. Dimana mata manusia tidak dapat melihat.



Ketika pesawat ruang angkasa mencapai kecepatan cahaya atau lebih. Bukan hanya pesawat yang terlihat bergeser.
Cahaya yang datang terlambat juga berubah warna, karena pesawat akan lebih mendekati ke arah cahaya yang dilihat manusia. Serta radiasi lain yang tidak biasa akan terjadi di ruang antar bintang.

Dasarnya dari teori Einstein. Seperti sebuah suara sirene ambulan akan terdengar dengan nada lebih tinggi ketika mendekat, dibanding suara sirine ketika menjauhi.
Frekuensi suara menjadi lebih tinggi karena gelombang panjang yang lebih pendek dan ikut merubah nada suara dari sisi yang mendengar.

Hal yang sama terjadi dengan cahaya bintang yang terlihat, bila berada di dalam pesawat ruang angkasa dengan kecepatan hampir mendekati kecepatan cahaya.

Bila satu cahaya bintang berada di depan, kecepatannya menjadi signifikan. Cahaya lainnya akan tampak kabur, atau disebut sebagai radiasi gelombang microwave sebagai latar belakang.

Gambar dibawah ini yang akan terlihat ketika sebuah pesawat ruang angkasa mencapai kecepatan cahaya. Dan bukan seperti garis di dalam film.

Kecepatan 
cahaya terlihat sebenarnya di jendela 
pesawat ruang angkasa

Radiasi di ruang angkasa dibanjiri sinar radiasi dan mencapai tingkat radiasi sinar X. Dibutuhkan pesawat dengan perlindungan radiasi X-ray.

Jadi yang terlihat di film fisik saat ini belum tentu seperti gambar diatas. Ketika pesawat sudah mencapai kecepatan cahaya, tidak lagi garis yang muncul.

Tapi bentuk cahaya di antariksa yang kabur serta radiasi X-ray yang sangat tinggi dengan bentuk buram.

Kecepatan cahaya memiliki batas bagi tubuh manusia.
Kecepatan cahaya adalah konstan, melintas di ruang hampa tanpa hambatan. Tidak akan lebih cepat dan tidak akan lebih lambat.

Apakah tubuh manusia bisa mencapai kecepatan tersebut. Dengan mudah di jawab tidak.
Mengapa manusia tidak mungkin mendapatkan kecepatan cahaya.

Di bumi dengan udara disebut hukum alam, pesawat akan mengalami sonicboom.

Di ruang angkasa lebih berlaku hukum relativitas, seperti batas hukum alam. Mungkin suatu hari nanti mampu membuat sebuah pesawat ruang angkasa walau tidak akan pernah menyamai kecepatan cahaya. Mungkin hanya 99,9% dari kecepatan cahaya

Tetapi tubuh manusia tidak akan mentolerir kecepatan cahaya, seandainya pesawat tersebut memang bisa dibuat. Manusia bisa naik di pesawat yang sangat cepat tetapi melewati batas setengah kecepatan cahaya saja.

Prof Lewis dari universitas Sydney memberikan ceramah tentang kecepatan futuristik di masa depan. Dia membahas teori Einstein, bila kita bisa menekuk alam semesta, maka akan mendapatkan kecepatan untuk pergi dengan kecepatan Warp. Jadi kita bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan apapun sesukanya di alam semesta ini.

Teorinya memungkinkan, tapi apakah para ilmuwan bisa membangun pesawat yang mendekati kecepatan cahaya.
Seperti film fiksi Star Trek dimana pesawat dapat begitu saja menempuh dengan kecepatan cahaya atau setara Warp.

Seberapa cepat kecepatan cahaya, mencapai 300.000 km perdetik. Terlihat sudah sangat cepat, tapi kecepatan tersebut tidak cukup singkat untuk manusia menjelajah alam semesta.
Bahkan untuk mencapai sebuah bintang dari tata surya lain yang paling dekat sekalipun.

Contoh untuk pergi ke sebuah bintang terdekat di Bumi, harus ditempuh selama 4 tahun dengan kecepatan cahaya. Karena bintang terdekat ke Bumi memiliki jarak 4 tahun cahaya. Bahkan datang ke galaksi Andromeda membutuhkan 2,5 juta tahun dengan kecepatan cahaya.

Mengunakan roket, tentu tidak mampu mencapai kecepatan tersebut. Caranya, mengunakan teknologi dengan bahan baru, dan merubah kepadatan energi negatif. Di alam semesta ini memiliki ruang kosong, dan ruang kosong tersebut memiliki kepadatan energi negatif.

Apakah kita bisa menambang bahan tersebut, dijawab entah. Tapi salah satu teknologi yang dikembangkan untuk roket masa depan. Seperti EM Drive sudah mulai dikembangkan. Mengunakan teknologi energi listrik dan pembangkit nuklir.

Bila berhasil dikembangkan dan dapat digunakan untuk perjalanan di ruang angkasa. Perjalanan ke planet Mars paling singkat selama 3-4 bulan dengan teknologi roket konvensional saat ini.

Nantinya dapat dipersingkat hanya 70 hari. Seperti teknologi EM Drive mengunakan pembangkit nuklir sebagai power energi pendorong, dan ukuran pesawat ruang angkasa menjadi lebih kecil. Tetapi kecepatan tersebut masih sangat jauh dari kecepatan cahaya.

Tidak ada yang mustahil dengan teknologi . Dapat dilihat teori Newton yang sudah ada 400 tahun lalu, bahkan orang yang bekerja dengan fisika kuantum 100 tahun lalu. Sekarang beberapa teori sudah menjadi kenyataan dan dapat dibuktikan.

Teori Einstein sudah dipelajari 100 tahun lalu, tapi saat ini masih tergores di permukaan. Mungkin 100 tahun bahkan 1000 tahun kedepan manusia bisa membuat kenyataan untuk membuat pesawat sangat cepat.

Berlanjut dengan pengembangan teknologi antariksa lain, dapat dilihat dibawah ini.

Seperti apa sih galaksi Bimasakti sebelum seperti sekarang ini. Bicara galaksi loh, bukan bicara planet , komet atau asteroid. Nasa membuat 2 perbandingan gambar yang di dapat dari sebuah galaksi yang sangat jauh M33. Galaksi Bima Sakti dulu pernah mati tapi hidup kembali.

John Podesta mengungkap UFO itu memang ada. Sedangkan Boyd Bushman mantan ilmuwan senior di Lockheed Martin mengklaim alien memang ada di Bumi dan nyata. Tinggi mereka 1,5 meter, memiliki jari lebih panjang, usianya mencapai 230 tahun. Mereka mungkin sangat jauh lebih tua dari kita.

Teleskop Hubble sudah 2 kali diperbaiki, untuk memperbaiki kualitas gambar dan melihat lebih detail dan lebih jauh. Tahun 2010 lalu, Hubble menambah peralatan dengan Ultra Deep Field Infra red. Mampu melihat sampai 480 juta tahu. Foto 15 ribu galaksi dalam satu gambar



Bulan dari bumi itu kecil. Tapi ukuran bulan cukup besar, setidaknya lebih besar dari planet Pluto. Ukuran bulan sebesar negara di Eropa. dingin kadang sangat panas. Bulan memiliki lebar 3500km, sedangkan bumi mencapai 12.700km. Foto terbaru antara Bumi dan Bulan pada jarak 400.000km. Alan Bean manusia ke 4 yang berjalan di bulan telah tiada, tersisa 4 astronot

Gambar bola berwarna biru tersebut adalah perbandingan jumlah air dengan seluruh material padat yang ada di bumi . Bagaimana dengan jumlah udara, tidak berbeda dengan jumlah air.

Satelit ruang angkasa tidak berbeda dengan peralatan melakukan navigasi bumi dengan satelit. Satelit mengunakan posisi dengan Pulsar.2018 Nasa kembangkan perangkat navigasi SEXTANT, prinsipnya sama mengunakan sumber sinyal bintang pulsar

lmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil berada di pinggiran galaksi Bima Sakti. Disebut satelit galaksi Bima Sakti.



Frank Drake seorang pencipta formula persamaan Eponymouse untuk memprediksi probabilitas kemungkinan menemukan kehidupan d luar bumi dengan komunikasi. Pesan dari tranmisi yang ditangkap dari ruang angkasa adalah ide konyol, mahal. Manusia hanya mentolerir kecepatan 10% kecepatan cahaya.

Apakah alam semesta terus menjauh atau suatu hari akan kembali ke titik awal penyebab terbentuknya alam semesta sendiri yaitu  titik awal Big Bang. Atau alam semesta malah bergerak bebas dibanding 3 teori sebelumnya

Gravitasi lensa disebabkan cahaya terhalang sebuah black hole, membuat benda seperti galaksi mengalami pembesaran cahaya. Dimana letak gravitasi lensa, gambar dari teleskop Hubble memperlihatkan bidang yang sangat kecil. Bila di perbesar akan terlihat kelompok galaksi Abell S1063, dimana galaksi dibelakangnya juga muncul akibat pembesaran garvitasi lensa.

Benda antariksa terbesar berdasarkan kategori. Bumi pernah di tabrak  meteor seukuran 10km dan memusnakan dinosaurus. Bila asteroid Ceres berukuran 1000km nyasar ke bumi. Struktur terbesar dengan nama BOSS memanjang 1 miliar tahun cahaya. Kenyataannya ada yang sangat besar sekali.

Yang berukuran sedang saja masih 90x lebih besar dari Matahari. Dan masih ada bintang Antares sejauh ini ukurannya sebagai bintang paling besar yang pernah dipelajari saat ini. Semua ada di galaksi Bimasakti. Bintang adalah sebuah gas, dan membentuk cahaya karena di dalam intinya terjadi fusi nuklir. Dan ukuran bintang serta usia bintang dengan perubahan bentuk

Salah satu program mengirim pesan ke Alien adalah program Lone Signal. Mengirim pesan ke bintang Gliese 526. Bagaimana ilmuwan mengirim berita ke Alien, apakah dengan bicara biasa. Tentu saja mengunakan bahaya paling umum



Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah

Bintang pulsar adalah bekas bintang mati yang memadat menjadi sebuah bintang yang sangat padat. Membayangkan kepadatan bintang pulsar seperti memadatkan gunung Everest seukuran ransel. Apakah mahluk hidup bisa tinggal di sekitar bintang Pulsar

Venus adalah teka teki di tata surya kita, dahulu dingin seperti Bumi. Ukuran planet ini mirip seperti Bumi, dari masanya dan lingkarannya relatif sama. Apakah mungkin manusia bisa berdiri di planet ini. Venus menjadi planet paling panas dibanding Merkurius

Supernova dalam ilmu astronimi adalah sebuah bintang yang meledak. Sebuah bintang akan bercahaya selama hidupnya. Dari Space memberikan beberapa foto supernova dan bentuk inti sebuah bintang yang mati. Kemana materi bintang setelah meledak

Apakah lubang cacing atau Wormhole. Baru sebatas teori, sebuah lubang yang terbentuk dan manusia bisa pindah dari satu tempat ke tempat lain dengan waktu lebih singkat. Seperti apa gambaran fisikawan dengan lubang cacing.

Sebuah gugus galaksi yang jaraknya sangat cadas, 5 milyar tahun cahaya. Diabadikan oleh Hubble, ESA, Nasa teleskop ruang angkasa. Memberikan penampakan luar biasa dari galaksi yang sangat jauh, maklum fotonya saja harus diabadikan selama 14 jam.

Mengapa planet dekat matahari lebih kecil dan menjauh terjadi planet besar. Materi yang dekat dengan bintang umumnya memiliki kandungan batu dengan material metal. Sedangkan planet diluar seperti Jupiter memiliki kesempatan menarik lebih  material seperti gas.

Bumi mengitari matahari setiap 365 hari, apakah matahari juga mengitari  benda lain. Matahari mengitari galaksi atau titik tengah galaksi. Posisi matahari berada agak kepinggir galaksi. Lalu sudah berapa kali matahari mengorbit

Tapi ada miliaran bintang yang membentuk alam semesta. Tidak semuanya sama, bahkan beberapa bentuk sangat unik. Melihat dari foto mereka memang menarik, tapi tidak menarik bila melihat dampak terjadinya disana. Seperti apa penampakan benda aneh di alam semesta.

Pesawat tanpa awak Juno menjadi benda buatan manusia tercepat. Hari ini akan terlempar dari gravitasi Bumi untuk mempercepat kecepatan sampai 160 ribu mil perjam. Disiarkan oleh Slooth jam 8 pagi WIB via Youtube

Nasa memberikan data bintang yang dekat dengan matahari. Cukup banyak, terdapat 53 bintang. Ada yang berada di garis lintang tengah bila dilihat dari bumi, yang lain sebagian lagi ada di bagian utara dan selatan bumi.

Bila malam hari sebuah kota mati lampu, apa yang akan kita lihat. Langit tidak kosong, tapi tidak pernah kita bayangkan seperti apa. Tata surya termasuk Bumi , Matahari dan Jupiter, dan tata surya adalah bagian sangat kecil dari Bimasakti atau disebut juga Milky Way.

Kalau di tanya berapa jauh jarak 1 tahun cahaya itu. Bukan berarti satu sinar menempuh perjalanan selama 1 juta tahun, dan jaraknya menjadi sangat jauh. Berapa tepatnya jarak 1 tahun cahaya. Cahaya memiliki kecepatan dan dihitung dalam satuan cahaya.

Kapan Bumi kiamat, sebagai kata akhir habisnya peradaban di planet Bumi. Manusia hanya sebagian kecil dari sejarah alam semesta. Terbentuknya tata surya akan berumur 14 milyar tahun. Mungkin manusia suatu hari harus tinggal di planet habitat baru seperti Eris, sedangkan Pluto menjadi planet Venus baru.


No popular articles found.