Maret 2015
China membangun roket Longmarch 5, walau masih prototipe.

Roket LM-5 memiliki tinggi 62 meter dengan berat roket 800 ton. Mampu membawa beban 25 ton ke orbit rendah, bahkan beban 14 ton untuk mencapai ke bulan bahkan planet Mars.

Rocket LM-5 memiliki 2 roket utama seberat 120 ton roket pendorong, didampingi 4 booster. Tidak hanya satu model, China membangun beberapa varian roket. Nantinya akan membangun roket LM-9 tipe super heavy dan roket bahan bakar padat untuk LM-11.



China mengembangkan roket ruang angkasa sejak awal tahun 2001. Mesin roket YF-100 dan YF-77 telah sukses di uji coba pada tahun 2007.

Setidaknya 3 tipe roket sudah dirancang.
Roket LM-5 dibuat sampai 5 varian dari CZ-5-200 tanpa roket booster, dan model lain dengan roket booster CZ-5-320 CZ-5-504 CZ-5-522 CZ-5-540. Hanya satu roket model CZ-5-320 memiliki roket ke 3. Roket terbesar adalah VZ-5-504 yang mampu membawa beban 25 ton sampai ketinggian 200km atau 14 ton untuk melewati batas ruang angkasa.

Roket LM-7 menjadi varian roket dengan bahan bakar padat, akan terbang perdana pada tahun 2016. LM-7 masuk kategori riket medium.

Roket LM-6 memiliki ukuran lebih kecil dengan nomor CZ-6. Dirancang untuk beban ringan.

Roket LM-5 memiliki diameter lebih dari 5 meter, cukup membawa satelit besar seperti satelit mata mata bahkan astronot ke stasiun ruang angkasa.



Sejauh ini Rusia masih memimpin pembuatan roket terbesar di dunia dengan roket Tzar atau N1. Tetapi roket di era 1950an dengan total beban 2500 ton, 6 mesin roket, dan tinggi 110 meter tidak pernah terbang mencapai ruang angkasa.



Maret 2018.
Roket Long March 5B akan memasuki ruang angkasa tahun 2019.
Roket Long March 5B adalah roket kelas berat atau mampu membawa beban besar sampai 25 ton, sampai memasuki wilayah orbit rendah (LEO). Seperti ketinggian stasiun ruang angkasa, satelit navigasi dan telepon satelit.
Atau membawa beban seberat 14 ton untuk memasuki ruang orbit geostasioner (GTO). Dimana ketinggian tersebut ditempatkan satelit cuaca

Mesin roket 5B mulai memasuki masa uji bulan Maret 2018, untuk persiapan peluncuran pertama. Modul ruang angkasa sudah masuk penjadwalan.
Pihak ruang angkasa China CMSEO akan bekerja sama dengan badan ruang angkasa PBB dan menawarkan pemakaian stasiun ruang angkasa untuk badan antariksa lain, seperti ESA untuk pengembangan modul.

Salah satu fungsi kemampuan roket besar, membawa muatan seperti modul besar dan ruang eksperimen di ruang angkasa.