Maret 2015
Ilmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil berada di pinggiran galaksi Bima Sakti. Letaknya berada di dekat awan Magellan besar dan kecil atau disebut Large dan Small Magellanic Cloud. MLC dan SLC sudah dikonfirmasi sebagai satelit galaksi Bima Sakti, tapi ukurannya cukup besar dan bisa terlihat dari Bumi.

Sejauh ini hanya tempat di MLC dan SLC yang dianggap sebagai satelit galaksi Bima Sakti. Dimana disana terdapat kelompok bintang tapi jumlahnya jauh lebih sedikit. 9 galaksi kerdil tersebut dinamakan Eridanus 2, Pictoris 1, Reticulum 2, Horologium 1, Eridanus 3. Disisi lain dengan SMC terdapat Phoenix 2, Grus 1, Tucana 2 dan Indus1.

Ternyata masih ada lagi galaksi kerdil yang tidak bisa di observasi. Jarak paling dekat sekitar 100 ribu tahun cahaya. Dan paling jauh mencapai 1 juta tahun cahaya. Penemuan ini mengunakan teleskop Dark Energy Survey, butuh waktu 5 tahun untuk observasi untuk mendapatkan benda benda disana. Mengunakan instrumen DECam, peneliti mampu memetakan misteri dari Dark Energy. Ilmuwan hanya memastikan ada 3 kelompok bintang yang berada di galaksi kerdil, setelah di teliti lebih lanjut kelompok bintang disana terikat dengan tarikan gravitasi. Disebut Global Cluster atau kumpulan kelompok bintang.

Perbedaan jumlah bintang di galaksi kerdil yang ditemukan, jumlah bintang disana sekitar 5000 bintang saja. Berbeda dengan jumlah bintang di galaksi Bima Sakti yang jumlahnya mencapai miliaran bintang. Kedua bintang di galaksi kerdil tersebut, cahayanya sangat redup sehingga susah untuk melihat dengan teleskop astronomi dari belakang rumah.
Jarak paling dekat dari galaksi kerdil yang ditemukan, sekitar separuh jarak MLC dan SLC, atau sekitar 97 ribu tahun cahaya. Berada di konstelasi Reticulum atau Reticle. Terjauh tepatnya 1,2 juta tahun cahaya, berada di konstelasi Eridanus atau The River.

Servey Koposof dari peneliti Cambridge mengatakan, saya tidak bisa percaya dengan mata saya sendiri. Katanya masih ada satelit kecil yang tidak terduga. Satelit galaksi kerdil menjadi penelitian awal dari teori Dark matter. Beberapa nama galaksi kerdil disebutkan Pictoris 1, Horologiam 1 dan Eridanus 2.

Beberapa nama galaksi kerdil disebutkan Pictoris 1, Horologiam 1 
dan Eridanus 2.

Gambar besar di Google+

April 2017 Small Magellanic Cloud - SMC resolusi foto paling tajam dan paling detil
Ruang observasi European Southern Observatory merilis sebuah foto dari bentuk galaksi SMC, dengan ketajaman 43.223 x 38.236 pixel dan menjadi gambar paling tajam saat ini.
Membuat foto di SMC dan LMC memang sulit. Karena benda di dalamnya tertutup dengan gas di antariksa. Seperti selubung yang menutup intinya, isi galaksi kerdil tersebut tidak mudah dilihat dengan teleskop optic.

Beberapa nama galaksi kerdil disebutkan Pictoris 1, Horologiam 1 
dan Eridanus 2.

Melihat kearah SMC, akan melewati kelompok dari kumpulan bintang yang disebut 47 Tucanae (sisi kanan atas) yang jaraknya 17.000 tahun cahaya.
Bila mengerti dengan astronomi bintang, dapat dicari bagian dari kelompok bintang 47 Tucanae, dan tidak jauh dari letak tersebut adalah lokasi SMC.
SMC diperkirakan memiliki jutaan bintang.

Untuk melihat lebih jauh, para astronom mengunakan peralatan teleskop Vista yang terletak di Paranal Cile untuk menangkap citra gambar inframerah. Cahaya inframerah dapat menembus debu di luar galaksi SMC dan tertangkap oleh teleskop khusus. Teleskop Vista memiliki berat 3 ton dengan 16 detektor inframerah dibagian depan. Memiliki cermin utama dengan luas 4.1 meter.



+ SMC dari ESOEurekalert