Ragu dengan Android Lollipop, khususnya mereka yang mengerti tentang OS. Kabar dengan Android 5 lebih stabil, bahkan dibanding iOS 8. Crittercism perusahaan berbasis di San Francisco menguji performa kedua OS.

Menurut mereka Android 5 sangat stabil hanya crash 2% dari rata rata aplikasi. Data sampel yang diambil dilakukan sejak awal bulan ini. OS Android 4.0 ICS dan Kit Kat 4.4 paling tidak stabil mencapai 2,6% aplikasi mengalami Crash.

Untuk kestabilan OS Android seri 4.
OS Android paling stabil adalah Jelly Bean 4.3 setara OS Android Lollipop, disusul Jelly Bean 4.2 dan Jelly Bean 4.1
Untuk Kit Kat 4.4 dan ICS 4.0 terlihat mirip, bahkan ICS paling tidak stabil karena aplikasi terlihat sering crash merata.

  • Tampilan layar dalam bentuk datar dan 3D. Seperti Windows memiliki layar menumpuk ke arah belakang
  • Dukungan 64bit, memory perangkat Android dapat dimanfaatkan lebih baik sampai 4GB+
  • Pemberitahuan akan muncul pop kecil, sementara layar tetap digunakan untuk bermain game (sebagai contoh).
  • LockScreen lebih baik sampai membuka dengan suara. Nantinya terhubung dengan perangkat Android Wear.
  • Standar yang sama untuk procesor ARM, x86 dan MIPS.
  • Android L sudah mengunakan teknologi Kill Switch anti pencurian. Pengaman data mengunakan enskripsi. Bila smartphone dijual maka data tidak bisa di buka oleh penguna lain
  • Sistem battery saving sudah terintegrasi, walau sistem tersebut sudah dimanfaatkan oleh Samsung dan HTC. Google mengunakan tekonologi Project Volta. Mengijinkan smartphone bertahan pada kondisi baterai minimum selama 90 menit dengan mematikan perangkat yang tidak perlu. Android L terkait dengan teknologi Project Volta dari Google. Fitur tersebut akan mengurangi pemakaian power dari aplikasi.
  • Android L mendukung TV. Dengan informasi disisipkan pada layar kecil atau disebut Android TV dan dapat terhubung ke layar monitor atau TV dengan perangkat Chromecast
  • Android L mendukung suara 52 dan 7.1 serta dapat terhubung ke amplifier via USB
  • Fitur baru dari OpenGL 4.0 untuk tampilan grafik untuk memainkan game.. 
  • Aplikasi camera mendukung 30 fps untuk foto dengan Burst mode. Termasuk fitur HDR. Dengan software camera nantinya dapat mengambil format gambar YUV dan Bayer RW.
  • Mendukung format foto RAW dan JPG, sehingga ada 2 format foto standar dan salah satu format RAW seperti camera DSLR.
Android Lollipop akhirnya tidak di Encrypt.
Sistem Encrypt data seperti file di smartphone berguna untuk mengamankan data agar tidak dibuka oleh orang lain. Android 5.0 awalnya direncanakan akan dikunci secara default bagi perangkat baru. Tapi banyak produsen smartphone meminta ke Google, mereka diijinkan mengunakan sistem tanpa Encypt , karena dikhawatirkan akan memperlambat kinerja perangkat Android 5 khususnya smartphone model pemula.
Akhirnya sistem tersebut tidak wajib dilakukan oleh produsen smartphone, produsen tetap memberikan fitur encrypt storage atas kebutuhan penguna.
Untuk mengaktifkan enkripsi, dapat di set melalui Setting - Security - Encryption.

Jadwal update Android 5
Tidak mendapat update Lollipop
  • Samsung Galaxy Ace 4 (info dari Twitter Samsung UK), Galaxy Note II, Galaxy S3
  • Motorola Droid Ultra, Droid Mini dan Droix Maxx. Batal mendapat Android Lollipop, karena model lama 3 tahun lalu.

Perbaikan di versi Android 5

Android 5.0.2

  • Masih memiliki masalah pada performa baterai, tidak memiliki quick setting, tidak memiliki silent mode, WIFI masih memiliki masalah

Android 5.1 resmi dirilis 10 Maret 2015

  • Sistem Encrypt akan mengunci sistem smartphone, walau di reset ke Default Factory. Smartphone tetap aman dan terkunci.
  • Mendukung Multi SIM card slot
  • Suara HD untuk Voice Calling pada perangkat mobile.
  • Kemudahan pengaturan dengan kontrol WIFI, dan Bluetooth dari Quick Setting
  • VPN atau Virtual Private Network ada di sistem Android 5.1. Fitur ini untuk melindungi penguna smartphone ketika memakai WIFI publik. Walau fitur tersebut belum diaktifkan oleh Google. 

Yang baru dari Android 5

Smart Lock. Android One memiliki fitur kunci password dan PIN. Ada satu fitur kunci tersebut dapat tidak diaktifkan ketika smartphone masih berada dekat dengan pemiliknya. Fungsinya agar penguna tidak repot harus memasukan kunci untuk membuka layar smartphone.
Android 5 dapat menditeksi apakah gerakan smartphone masih berada di tangan dan badan yang membawa. Google mengunakan sistem sensor software, bila smartphone menditeksi tidak banyak gerakan maka kunci akan kembali aktif dan menganggap smartphone sudah tidak berada dekat dengan pemilik smartphone.

Performance android 4 series

Factory Reset Protection di Android 5
Google memiliki fitur pengunci password dari akun yang ada di Smartphone. Bila anda ingin menganti password dan bersamaan dengan membersihkan smartphone dengan Factory Reset. Ada baiknya di tunggu 3 hari setelah ganti password, atau reset smartphone dan tunggu 3 hari untuk menganti password.

Factory Reset Protection untuk menjaga data pemilik smartphone ketika smartphone hilang atau dicuri. Selama 72 jam adalah waktu yang cukup "menurut Google" untuk pemilik account mengendalikan dan merubah password kembali. Tentu saja bukan di setting dari smartphone yang sudah hilang, tapi dari smartphone lain atau melalui Google Privacy
Sistem Factory Reset Protection Android hanya diberikan penuh untuk OS Android 5.1 keatas, dan beberapa perangkat dengan OS Android 5.0, 5.0.1, 5.0.2

Mematikan Factory Reset Protection
Bila terpaksa fitur tersebut dapat dimatikan.
  • Masuk ke Enable Developer Option - pilih About Phone, temukan nomor dibawah tulisan Software -> Tap bagian tersebut sampai muncul "You are now a Developer"
  • Lalu lihat bagian Developer Option dan click Enable OEM Unlock. Disitu akan muncul pesan Disable Device Protection Feature. Artinya OS tidak mengaktifkan Factory Reset Protection lagi.

Diumumkan oleh Android Google.