Black Hole itu apa, itu pertanyaan awal dari film The Ultimate Guide to Black Hole.

Sebuah benda hitam dan sangat besar, berada ditengah dan menjadi inti sebuah galaksi.

Tetapi Black Hole dapat saja terbentuk ketika sebuah bintang raksasa yang mati dan berubah menjadi lubang hitam.

Yang disebut Black Hole adalah benda yang tidak terlihat, tidak mendapatkan informasi dari sebuah objek, tidak dapat diukur, tidak ada cahaya yang dapat melintas.
Black Hole disebut juga Singularitas, dimana sebuah objek berbentuk sebuah titik. Singularitas disebut juga dengan benda yang tidak memiliki panjang, lebar dan tinggi. Artinya tidak terlihat.

Benda ini bisa ada dimana-mana di dalam sebuah galaksi. Hanya ukurannya lebih kecil, tapi tetap saja memiliki kekuatan gravitasi yang sangat kuat. Sampai saat ini, black hole masih menjadi misteri objek di ruang angkasa

Bila ditanyakan terbuat dari apa black hole, para profesor tidak bisa menjelaskan dengan cepat.
  • Profesor A, katanya anda menanyakan sebuah pertanyaan pertama yang tidak bisa saya jawab.
  • Profesor Michio Kaku , menarik napas sambil tertawa dan hemm.
  • Profesor Lawrence Krauss, mengatakan Ahk ouch dan tertawa. Black Hole itu.... hemm sambil melepas napasnya.
  • Profesor B, kita tidak punya ide apa yang terjadi, hemmm, lagi lagi melepas napas untuk menjelaskan Black Hole.
  • Profesor Ramesh Narayan dari Harvard, lebih terbuka, saya tidak mengerti Black Hole, saya cinta black hole, saya cinta black hole karena saya tidak mengerti.



rumus Black Hole adalah tidak ada batas

Sampai saat ini tidak ada bukti black hole itu ada atau belum dapat terlihat. Black hole hanya sebatas definisi benda yang benar benar hitam, gelap dan besar. Tidak ada yang bisa lari dari benda ini, bahkan cahaya tidak dapat keluar dari sana. Bentuk Black hole sangat sulit dilihat dengan teknologi saat ini dan jaraknya sangat jauh karena salah satu black hole terbesar dan paling dekat ada tengah galaksi untuk diamati.

Profesor Douglas Leonard dari universitas San Diego seorang ahli astronomi dan tertarik dengan bintang. Tapi dia lebih tertarik meneliti sebuah bintang besar yang mati (tidak bercahaya lagi).

Dia mengambarkan bentuk Black Hole adalah seluruh bumi, yang terus mengecil menjadi sebuah bola selebar kota dan terus mengecil ke satu titik kecil (menjadi sebuah kacang). Disitulah black hole terbentuk dengan benda yang amat sangat padat. Dari kepadatan seukuran Bumi menjadi sebutir kacang.

Douglas memberikan 3 foto sebuah galaksi yang jaraknya jutaan tahun cahaya jauhnya, dia memperlihatkan sebuah foto.

Memperlihatkan penampakan cahaya sangat terang dari sebuah supernova di sebuah galaksi. Douglas melakukan pengamatan di observasi Puckett.
  1. Gambar pertama, awalnya ditemukan sebuah bintang kelas Progenitor di tahun 1997 yang cahayanya berada di samping cahaya utama ditengah
  2. Gambar kedua ditengah bawah. Cahaya tersebut terlihat menjadi ledakan begitu terang yang berasal dari sebuah bintang meledak di tahun 2005. Sedangkan titik putih lebih besar di tengah adalah cahaya dari 10 miliar bintang di tengah galaksi tersebut.
  3. Pada tahun 2007 kembali diamati, cahaya ledakan bintang tipe Progenitor tersebut menghilang, dan Douglas mengatakan bintang itu sudah berubah menjadi Black Hole. Mungkin, tapi sangat besar kemungkinan bintang dengan cahaya sebesar itu menjadi sebuah black hole baru karena tiba tiba lenyap tidak terlihat lagi.


Mengikuti benda Black Hole dapat dilihat tentang teori Einstein di awal abad ke 19, ketika itu masih sebatas teori relativitas umum. Mengatakan kekuatan gravitasi tidak hanya menarik benda jatuh tapi menarik apa saja di sekitar ruang hampa bahkan waktu. Tapi relativitas umum hanya sebatas teori atau pelajaran saja. Sampai terbukti di abad ke 21, bahwa teori gravitasi Einstein memang benar dan ada dengan penemuan observasi Ligo



Bila gravitasi ditimbulkan oleh benda sangat besar seperti black hole. Benda sangat besar dengan kerapatan tiada batas. Disisi tepian benda tersebut akan terbentuk singularity.  Einstein mengatakan benda (seperti black hole) itu tidak akan ditemukan di dunia nyata. Tetapi di tahun 1970 akhirnya ilmuwan bisa membuktikan teori tersebut dan benda tersebut memang ada yaitu Black Hole yang ada ditengah galaksi kita sendiri. Butuh puluhan tahun teori Einstein akhirnya terbukti, walau Einstein sendiri tidak pernah mengetahui teorinya menjadi kenyataan.

Dari mana asal sebuah Black Hole.
Setelah mengetahui kemampuan Black Hole, menjadi pertanyaan dari mana asal benda lubang hitam itu.
  • Black Hole dapat muncul dari sebuah bintang raksasa yang mati. Dan berubah menjadi sangat padat dan menjadi sebuah black hole. Disebut black hole ukuran kecil.
  • Black Hole dapat muncul di sekitar galaksi atau black hole ukuran sedang.
  • Black hole supermasif di tengah galaksi adalah sebuah benda yang sangat besar dan paling besar, menjadi induk sebuah galaksi atau titik tengah galaksi. Ilmuwan belum dapat memastikan dari mana benda tersebut awalnya muncul. Mungkin dari tabrakan beberapa black hole dan terus tumbuh menjadi sangat besar di tengah galaksi. Dan teori ke 3 ini akhirnya terjawab.

Bagaimana Black Hole Supermasif dapat terbentuk
Ada 2 teori lahirnya black hole (dipublikasikan Mei 2016) .
  • Teori pertama, lubang hitam raksasa ini terbentuk akibat tabrakan 2 benda padat setingkat black hole lalu ukurannya membesar dan terus membesar.
  • Teori kedua, benda ini dapat lahir sendiri dan terus membesar dengan menarik materi benda disekitarnya, termasuk gas dan debu sampaia menjadi inti galaksi.
Tapi yang mana teori tersebut bisa dibuktikan, apakah lahir dari ukuran lebih kecil lalu membesar, atau lubang hitam langsung tumbuh sendiri dan langsung membesar sampai berbentuk Black Hole. Bila tumbuh dengan sendirinya, bagaimana caranya Black Hole tersebut terbentuk.

Peneliti memperkirakan terbentuknya lubang hitam raksasa dapat langsung terbentuk dari runtuhnya awan gas raksasa. Jadi lubang di tengah galaksi kita bukan terbentuk karena runtuhnya sebuah bintang raksasa yang mati. Atau 2 black hole kecil yang bergabung menjadi satu black hole besar.

Berbeda dengan lubang hitam ukuran kecil, lebih memungkinkan terbentuk karena runtuhnya dari bintang raksasa yang meledak, dan isi tengahnya akan membentuk sebuah benda yang sangat padat disebut lubang hitam dari kematian bintang. Tapi benda seperti Black Hole ukuran kecil lebih banyak ditemukan di sebuah galaksi.

Publikasi oleh peneliti Italia dengan mengambil data dari teleskop Chandra X-Ray, Hubble dan Spitzer. Untuk menganalisa 2 objek yang begitu jauh mencapai miliaran cahaya dimana lubang hitam di alam semesta ini mulai terbentuk.

Diperkirakan ukurannya baru berukuran 100.000 kali massa matahari, sedangkan lubang hitam yang sudah tumbuh di tengah galaksi akan mencapai ukuran 1 miliar massa matahari.
Teori kedua lebih terbukti dimana lubang hitam akan tumbuh dan terus membesar. Disebabkan lubang hitam terus menarik materi seperti debu dan gas disekitarnya. Pertumbuhan lubang hitam akan semakin cepat bila benda tersebut mulai membentuk menjadi lubang hitam besar dan terus saja membesar sampai bentuknya tidak karuan padatnya..

Gambar dibawah ini adalah bukti bahwa Black Hole dapat tumbuh dengan sendirinya.
Sisi kiri adalah gambar dari teleskop Hubble dimana terditeksi 2 lubang hitam raksasa mulai memakan benda disekitarnya dan terlihat kosong. Benda ini diberi nama OBJ29323.
Tapi dengan teleskop Chandra X-ray melihat benda ini berbeda, bagian kosong tersebut ternyata ada 2 lubang hitam yang aktif. Salah satunya terlihat lebih besar (ditengah).
Teori peneliti Italia dapat dibuktikan dengan gambar dibawah ini, bahwa lubang hitam terbentuk dan terus membesar di awal pembentukan galaksi

Bagaimana lubang hitam terbentuk

Sebelum dibuat teleskop Hubble, lubang hitam hanya berupa teori. Sekarang sudah diketahui, Black Hole memang nyata.

Selanjutnya lubang hitam terbesar