Banyak aplikasi mengambil data dari smartphone dan mengirim nomor telepon penguna ke pembuat aplikasi. Tapi penguna Android terlihat tidak terlalu peduli. Satu dari 3 aplikasi yang terdata, aplikasi meminta akses ke data panggilan, kontak telepon dan nomor PIN.

Aplikasi minta akses telepon, SIM, phone log yang tidak wajar

Hal ini yang ditemukan oleh penguna di Australia. Mereka mengatakan tidak tahu apakah mereka telah menyetujui permintaan dari sebuah aplikasi. Norton sebuah aplikasi keamanan dan antivirus mengambil sampel dari 6000 smartphone dan tablet, termasuk data 695 penguna di Australia. Ternyata penguna di Australia paling ceroboh dan tidak memperhatikan apa yang mereka lakukan ketika mendownload aplikasi Android.

Bahkan dari studi Telsyte Australian Digital Consumer menyebutkan, 1 dari 5 penguna tidak melengkapi perangkat mereka dengan aplikasi keamanan. Bukan berarti penguna smartphone tidak tahu apa yang mereka lakukan ketika ada permintaan akses dari sebuah aplikasi yang di download. Tetapi mereka kewalahan karena terlalu banyak yang haru di baca. Kembali muncul persyaratan, di next muncul kembali, akhirnya bingung dan mengklik apa adanya.

Permintaan akses dari aplikasi Android sebenarnya bukan niat jahat seperti mencuri data penting misalnya data keuangan, nomor bank dan lainnya. Namun mereka bisa mengambil data dan memberikan ke pihak lain.

Misalnya sebuah aplikasi game Android, mengapa meminta akses ke nomor telepon dan data. Itu yang harus kita sadari, permintaan ini tidak wajar. Sebaiknya baca apa yang mereka minta sebelum menginstall. Bila permintaan diluar batas, bahkan terlalu banyak sebaiknya tidak menginstall aplikasi aneh walau diberikan gratis. Contoh aplikasi aneh yang meminta terlalu banyak bisa dilihat di artikel NontonTV di Android

Norton juga menganalisa dari 15 juta aplikasi yang tertangkap mereka, 13% atau hampir 2 juta aplikasi meminta nomor telepon penguna. Bahkan Log panggilan telepon. Penguna di Australia semakin menarik, kerena separuh penguna tidak mau menginstall aplikasi antivirus. Sedangkan di seluruh dunia, rata rata hanya 37% saja penguna smartphone atau tablet yang tidak menginstall antivirus.
Lucunya, aplikasi keamanan atau antivirus Android sudah diberikan gratis oleh beberapa perusahaan seperti Norton Mobile Security, Kaspersky Internet Security, McAfee Mobile Security, atau AVG Antivirus Security.