Objek dilihat dengan teleskop dan camera di ruang angkasa


Stuff | 16 January 2015

Orion Nebula Galaksi Andromeda dan Large and Small Megallenic Cloud

Orion Nebula
Gas dan debu di Orion Nebula atau nama lain M42 memiliki ukuran sangat besar. Jarak dari Bumi kesana sekitar 1340 tahun cahaya. Kadang samar dilihat dengan mata langsung, tapi dapat dilihat dengan jelas dengan pembesaran 40-50x dari teleskop atau camera telezoom 200-300m.

  1. Kiri bentuk Orion Nebula dengan teleskop besar dikalangan ilmuwan seperti Nasa dan ESO
  2. Tengah teleskop amatir pro dengan gambar komposit dibuat berwarna
  3. Kanan foto dengan camera telezoom 300mm, foto asli langsung untuk pemula.

Orion Nebula dari camera Telezoom

Foto nebula Orion dari Jakarta dengan lens camera 300mm (450mm)
Tidak hanya Orion Nebula, tapi ada beberapa nebula lain yang bisa diabadikan. Walau jaraknya lebih jauh, seperti Horse Nebula, atau Crab Nebula.

Galaksi Andromeda atau M31
Benda ini jauhnya 2,5 juta tahun cahaya dari bumi. Sangat jauh walau sebagai galaksi paling dekat, tapi memiliki bentangan 2x dari galaksi kita sendiri. Untuk mendapatkan benda ini dibutuhkan teleskop dan tempat sangat gelap dari polusi cahaya. Lebih baik bisa diamati dengan teleskop

Data dari Wikipedia, satu foto dibawah ini diambil dengan Nikon D300, F4.2 ISO 800, tertanggal 5 November 2011, mengunakan lensa 80mm.

Andromeda Nikon D300, F4.2 ISO 800, tertanggal 5 November 2011, mengunakan lensa 80mm.

Dibawah dengan Nikon D60, f1.8 50mm, 20 detik, ISO 1600, foto tertanggal 5 Oktober 2008. via Flickr

Nikon D60, f1.8 50mm, 20 detik, ISO 1600, foto tertanggal 5 Oktober 2008




Large and Small Megallenic Cloud
Disebut juga LMC dan SMC. Ada 2 benda gas dan debu di pinggiran galaksi kita. Jaraknya tidak terlalu jauh, hanya 160 tahun cahaya dari bumi.
Kedua benda ini ada di tepi galaksi Bima Sakti, dan benda tersebut adalah sisa debu dan gas yang terlambat terbentuk ketika galaksi Bima Sakti sekarang ini sudah selesai.

Disebut juga galaksi kerdil atau satelit galaksi Bima Sakti.
Tapi luas LMC yang terbesar mencapai 14.000 tahun cahaya. Untuk melihat benda ini sebenarnya sangat mudah, walau cahayanya cukup rendah, hanya 0,9 magnitude. Tapi hanya memerlukan  pembesaran antara 20-25x, bahkan bisa diabadikan dengan camera digital untuk mengambil bentuk LMC dan SMC. Asalkan cahaya dari debu dan gas ini lebih kuat dibanding cahaya di sekitar bumi.

Large and Small Megallenic Cloud

Foto dibawah ini dari Tanja Schmitz posisi keduanya SMC dan LMC. Mengunakan ISO 1600-3200, 24mm lensa Canon, Canon60D. f2.8 , 20s.

Large and Small Megallenic Cloud dengan camera

Foto dibawah adalah Large Megallanic Cloud. Mengunakan teknik foto stack dari 12 frame foto, masing masing diambil selama 8 detik. Mengunakan EOS 7D, 85mm f1.8 setting ke 2,5 ISO 3200.

Large Megallanic Cloud. Mengunakan teknik foto stack dari 12 frame foto

Jadi tidak terlalu susah belajar astronomi. Selama objek yang ingin diamati tidak terlalu jauh. Karena ada beberapa benda di ruang angkasa bisa dilihat serta diabadikan dengan teleskop maupun camera digital.

Meningkat dengan teleskop, masih banyak objek yang dapat dilihat. Khususnya untuk mengabadikan dengan camera. Jadi ada 3 alat, teleskop, camera dan satu alat untuk mengikuti rotasi bumi.
Beberapa objek butuh dilihat oleh camera dalam durasi cukup lama. Sensor camera terus dibuka agar menangkap cahaya lebih banyak. Tetapi ada efek ketika camera dibuka terlalu lama, akan terganggu dengan rotasi bumi. Dibutuhkan satu alat pengerak seperti tracker bintang. Sehingga camera dapat tetap mengarah ke satu objek.

Berita terkait
www.obengplus.com/artikel/articles/152/DeepSkyStacker-software-stack-gambar-untuk-astronomi
www.obengplus.com/artikel/articles/153/Startrail-mengabungkan-cahaya-bintang-menjadi-lintasan-dalam-satu-foto
www.obengplus.com/artikel/articles/103/Aplikasi-Astronomi-di-Android-langsung-menunjukan-posisi-bintang-di-layar-smartphone-atau-tablet
www.obengplus.com/artikel/articles/102/1/ControlMyNikon-remote-camera-dari-computer
Foto dibawah ini diabadikan oleh Dylan. Dia berada di Selandia Baru dan membuat foto gunung. Mengunakan camera Canon EOS 5D Mark III dengan lensa EF16-35 f2.8 disetting ke 16mm dan f11. Camera dibuka selama 20 detik.




No popular articles found.
< /body>