Teleskop SLAC National Accelerator Laboratory dengan sensor terbesar di dunia


Science | 14 January 2015

Bila ada yang membanggakan perangkat smartphone atau gadget denagn camera 13 megapixel bahkan diatas 20Mpix. Jangan tanya dengan camera dengan sensor terbesar yang satu ini. Dimiliki oleh teleskop SLAC National Accelerator Laboratory dan sedang dibangun di Chile.

Teleskop mengunakan cermin / mirror utama teleskop berukuran 8,4 meter dan beroperasi untuk panjang gelombang 320-1060nm. Pada bagian sensor teleskop memiliki 189 keping CCD sensor 4k x 4k. Agar sensor bekerja dengan baik, diperlukan suhu sangat dingin. Memerlukan pendingin sampai -100 derajat C. Sensor di SLAC memiliki resolusi total 3.200 Mpix atau 3,2Gpixel mengunakan sensor camera Large Synoptic Survey Telescope (LSST)

Teleskop SLAC direncakan beroperasi pada tahun 2022 mendatang dan ditempatkan di Cerro Pachon Chile. Teleskop ini akan mengungkap di ruang angkasa. Targetnya selama 10 tahun pertama beroperasi, teleskop dapat melakukan observasi untuk menditeksi 10 miliar objek. Bila semua data ditampung, setidaknya membutuhkan 6 juta Gigabyte setiap tahun. Dan data dapat digunakan bagi ilmuwan untuk melihat pembentukan galaksi, mengikuti jalur asteroid berbahaya, meneliti ledakan bintang, dan mempelajari dark matter serta dark energy dimana kedua benda tersebut menjadi 95% dari seluruh isi alam semesta.

Dibawah ini bentuk 3D dari rancangan teleskop SLAC. Di tunggu saja setelah selesai pada tahun 2022.

Teleskop SLAC National Accelerator Laboratory

Teleskop SLAC National Accelerator Laboratory

Pada waktu yang sama, pada tahun 2020 akan ada beberapa teleskop raksasa yang bersamaan selesai dibangun. Bila semua dana dan perencanaan berjalan dengan baik, teleskop Thirty meter di Hawai, EELT di Chile dan Giant Magellan di Chile dan satu teleskop ruang angkasa Jamess Web


Berita terkait
Teleskop Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) hanya mencari planet pada jarak 200 tahun cahaya. Foto 200 ribu bintang pertama, yang jaraknya hanya 300 tahun cahaya dari bumi. Data terus berlanjut sampai 2 tahun diperkirakan dapat memetakan 26 segmen. 13 segmen wilayah selatan sudah selesai, dan posisi teleskop memutar ke arah pengamatan wilayah utara

Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi, masih dilakukan pengujian dan pertama dirakit menjadi satu teleskop lengkap. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja.



Tahun 1965 ketika dua ilmuwan Arno Penzias dan Robert Wilson sedang mencari jawaban, adanya sinyal yang diterima oleh antena radio milik Bell Labs. Penemuan mereka digunakan untuk teleskop Cobe, WMAP dan paling detil Planck dalam pemetaan alam semesta

Teleskop terbesar dunia pada 10 tahun mendatang akan dinamai European Extremely Large Telescope (E-ELT). Dibangun di Chile, dan membutuhkan waktu pembangunan selama 10 tahun. Konstruksi E-ELT sudah dikonfirmasi pada Juni 2012, dimulai 2017 selesai 2024. Sebesar apa ukurannya ketika jadi nanti

Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km

Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Teleskop baru Next Generation Transit Survey atau NGTS siap bekerja di tempat observasi Paranal utara Chile. Terdapat 12 teleskop tapi bentuknya tidak seperti teleskop biasa. Terdiri dari 12 teleskop yang dipasang bekerja dengan sistem robot secara otomatis.




No popular articles found.