Entah benda ini disebut Komet, Space Junk, atau ini memang UFO. Terlihat benda sedan melintas di nebula Orion

Atau SpaceX yang kebetulan diluncurkan hari Sabtu jam 09:47 GMT atau jam 16:47 sore waktu Indonesia. Pada tanggal 10-11 Januari 2015, rekan kami mencoba ingin mengambil foto bintang dan orion Nebula dari Jakarta Indonesia

Hari Sabtu 10 Januari 2015, mulai jam 23:27 - 23:49 PM malam, di satu spot langit cerah dan cahaya bintang bisa dilihat dengan jelas. Ini kesempatan untuk mencoba mengabadikan bintang termasuk satu target Orion Nebula. Setelah pengambilan foto sudut lebar, yang dilihat ternyata posisi Orion nebula sangat kecil, bahkan tidak terlihat jelas. Walau sudah di buka dengan exposure 30 detik dan ISO 3200.

Posisi bintang Mintaka, Almitak dan Alnilam sebagai bintang yang membentuki garis menjadi panduan posisi Orion Nebula. Bintang Mintaka berjarak 690 tahun cahaya, bintang Alnilam 1300 tahun cahaya, dan Alnitak adalah bintang lebih besar dari matahari dan paling dekat ke Bumi 387 tahun cahaya. Tetapi tidak ada bentuk adanya nebula Orion dengan lensa lebar. Foto diambil dengan focal length 18mm.

Foto asli di Google+

Nebula Orion Mintaka Almitak Star

Penasaran setelah melihat pelajaran astronomi di Youtube, katanya begitu mudah melihat Orion Nebula. Benda gas dan debu dari sampah galaksi Bima Sakti kita ini menjadi nebula paling terang walau jauhnya 1300 tahun cahaya dari Bumi. Disebut Messier 42, M42 atau NGC 1976 dan membentang panjang 24 tahun cahaya. Dalam kondisi gelap dan langit sangat cerah, benda kadang terlihat samar seperti awan.

Akhir ditelusuri kembali dengan Google SkyMap untuk memastikan si Orion Nebula memang disana dan membandingkan bentuk dengan foto dari Wikipedia.

Android Google SkyMap

Setelah memastikan posisi Orion nebula memang berada di dekat dengan 3 bintang Alnilam, Mintaka dan Alnitak. Lensa diganti dengan lensa Tamron 70-300mm, agar lebih jelas dan di Zoom maksimum 300mm (dengan sensor APS-C menjadi 450mm crop factor). 9 kali membuat batch foto dengan 30 frame, tertanggal jam pada foto mulai 12:32 - 12:45 pagi

Setelah di buka dengan computer, akhirnya Orion nebula itu memang ada. Cukup kecil  seperti gambar dibawah ini tapi lebih jelas terlihat, serta satu meteor yang melintas juga tertangkap foto. Foto di Google+

Orion Nebula Tamron 300mm

Ingin belajar membuat foto komposisi, dari 30 foto pertama untuk digabung menjadi satu. Dengan Lightroom lalu di export ke Adobe Photoshop CC. Ternyata proses aligment foto selalu berhenti, berulang kali di kurangi dari 30 foto untuk merger panorama hasilnya sama saja. Mungkin salah teknik kali yah. Akhirnya di cek satu persatu dari 30 foto, ternyata dari urutan foto ada satu cahaya bergerak berlawanan arah. Padahal arah camera tetap dan dipastikan satu titik cahaya tersebut bergeser berlawanan arah (dan bukan dead pixel sensor karena bergerak sepanjang foto)

Foto asli di Google+

Moving objek near Orion Nebula

Dengan aplikasi Star Trail, terlihat rute satu titik aneh tersebut bergerak ke arah berbeda. Foto Google+

Moving objek near Orion Nebula with Startrail


Dibawah ini video dengan resolusi 4K.
Urutan foto di dalam video dibawah ini dari foto asli. Dari durasi pertama sampai ke 50 detik adalah foto asli dari camera dan tidak di crop (hanya di resize ke 4K).. Pada 01:39 terlihat benda tersebut seperti mengeluarkan semburan ke arah belakang.



Benda apa yang bergerak tersebut, kami tidak tahu.

Foto selama pengambilan gambar



22 November 2016 Foto Orion Nebula Jakarta

Orion Nebula di atas Jakarta 22 November 2016

Nama bintang resmi di Orion
Orion nebula akan terlihat paling dekat dengan benda lain, termasuk. Horsehead Nebula, dan Witch Head nebula. Tapi cahaya bintang disekitarnya membuat beberapa objek terlihat samar dan sulit diabadikan.
Foto ini dibuat oleh Rogelio Bernal Andreo. Memperlihatkan gelombang cahaya dari gas hidrogen dengan alpha filter. Membuat secara detil apa yang ada disana

Keterangan pada gambar dibawah ini, di sekitar 3 bintang Mintaka, Alnilam dan Alnitak akan terlihat 3 bintang membentuk garis lurus.
Bila anda ingin mencari letak nebula Orion, ada di sisi ke 3 bintang tersebut, menjadi objek paling mudah di abadikan dengan camera.
Dibawah bintang Alnitak, masih ada beberapa objek lain, seperti M78, vdb62 dan 63, nebula Flame, dan dibawahnya terdapat garis gas yang disebut Barnard Loop.
Menenukan nebula Witch Head atau kepala penyihir, tidak jauh dari bintang Rigel.
Sedangkan bintang Meissa akan terlihat bentuk Orionis.

Peta dibawah ini memudahkan mereka yang menyukai bintang, khususnya untuk membuat foto astronomi. (click gambar untuk memperbesar)


Bintang di sabuk Orion

Seperti bintang Sirius, Canopus, Arcturus dan Rigel adalah bintang paling terang pada malam hari.

CMa Sirius HR 2491 101.287155 -16.716116 -1.44 32349 48915 2016-06-30
Car Canopus HR 2326 95.987958 -52.695661 -0.62 30438 45348 2016-06-30
Boo Arcturus HR 5340 213.915300 19.182409 -0.05 69673 124897 2016-06-30
Cen A Rigil Kentaurus HR 5459 219.902066 -60.833975 -0.01 71683 128620 2016-11-06

IAU menyetujui nama resmi dari 227 bintang paling terang  (tertanggal 24 November 2016) yang terlihat di bumi sudah diberikan nama.

Teleskop Vista temukan misteri dibalik awan raksasa
Teleskop dengan teknologi inframerah mengamati lebih lanjut lokasi di wilayah Orion A. Yang dikenal sebagai daerah pabrik bintang besar. Vista adalah teleskop bumi milik ESO Paranal Observatory Chile Utara. Ternyata setelah diamati banyak ditemukan bintang muda dan benda lain yang tertutup debu.
Disana teridentifikasi 800.000 objek lebih. Baik bintang berusia muda, sampai galaksi yang tersembunyi di balik awan nebula. Sensor teleskop Vista mampu menembus debu dengan menangkap cahaya panas, dimana dengan teleskop optik membuat objek dibelakang debu tidak dapat terlihat

Video dipublikasikan ESO 4 Januari 2017