Timelapse dari stasiun ruang angkasa ISS 12500 foto menjadi film


Digital | 27 December 2014

Foto dari stasiun ISS dibuat menjadi video Timelapse

Alexander Gert 6 bulan berada di stasiun ruang angkasa ISS. Dia mengabadikan 12500 foto dan dibuat menjadi video dengan teknik Timelapse. Yang di dapat seperti penampakan aurora, atmofer bumi, petirn dan cahaya kota dari riang angkasa.



Video dibawah ini bisa melihat seperti apa tipisnya atmosfer bumi. Sekaligus bisa membayangkan tinggal diruang angkasa, dengan peralatan panel surya yang terus bergerak mengikuti arah cahaya matahari. Satu bagian ketika mengambil modul roket perbekalan, yang ditarik dengan lengan robot. Atau melihat inti galaksi Bima Sakti, sangat jelas terlihat di ruang angkasa. Tidak perlu di stacker atau di proses dengan software. Langsung di capture dari camera.

Stasiun ISS mengorbit mengitari bumi setiap 90 menit sekali. Di setiap bulan, pada beberapa hari pantulan cermin panel surya akan memantulkan cahaya matahari. Bisa terlihat dari bumi seakan seperti bintang berjalan. Penampakan cahaya stasiun ISS biasanya terlihat menjelang pagi atau setelah sore hari.

Yang tidak nahan semua dikemas menjadi video dengan resolusi 4K / 2160p. Video dipublikasikan 22 Desember 2014 oleh  badan antariksa Eropa ESA


Berita terkait
www.obengplus.com/articles/2287/Tahapan-membuat-video-Timelapse
Constantine Konovalov dan Irina Neustroeva membuat video cantik dengan durasi 5 detik. Memberikan detil dari kota Paris Perancis. Yang ini, videonya bikin sakit gigi. Begitu panjang dengan gambar sangat baik. 40 hari pengambilan gambar dan 3 bulan untuk mengumpulkan foto. Hasilnya sangat detil tentang kota Paris

Video ini dikumpulkan dari satelit cuaca Elektro L milik Rusia. Di satelit memiliki sensor camera 121 Mpix dan mengabadikan gambar Bumi setiap 30 menit. Menjadi video paling tajam yang pernah dibuat. Lokasi satelit cuaca tersebut berada di ketinggian 40 ribu km di atas laut India



Ada yang tertarik mengabadikan video dan foto dari Nasa. Fotographer asal Perancis membuat sebuah film yang dirangkum dari misi ISS sejak tahun 2011 sampai 2014. Total 80GB dikumpulkan oleh Juin.

Beno Saradzic seperti melihat keajaiban dari negara Emirat. Dia meninggalkan videonya di Vimeo "". Mengabadikan video timelapse di Burj Khalifa, pelabuhan Aldar dan lainnya. Video yang dibuat tidak kepalang, 7 menit 40 detik, 2 setengah tahun

Konstantinos Vasilakakos membuat video timelapse dengan latar belakang galaksi Bima Sakti. Lengkap dengan video resolusi 4K. Dia mengabadikan galaksi Bima Sakti mengunakan camera Nikon D610 ditambah 3 lensa Samyang 14mmf2.8, Nikkor 50mm f1.4 dan Nikkor 70-200f.28

Selama periode 5 bulan, 16 ribu km perjalanan, puluhan ribu foto, dikemas dalam 5 menit video. Morten Rustad membuat video Timelapse dari kumpulan foto, hampir setengah tahun dia mengerjakan proyeknya dengan mengumpulkan foto sebagai film Time-lapse

Video ini memperlihatkan video dalam bentuk Timelapse. Ketika waktu berlalu di bumi selama 23 September 2013. Badan Antariksa Rusia mengunakan satelit Elektro-L. Mengabadikan foto bumi selama Equinox di musim gugur.



Video di Youtube diabadikan dari stasiun ruang angkasa ISS. Ketika cargo Cygnus membawa barang ke stasiun ISS, dan kembali dilepas turun sampai masuk ke Atmosfer. Video dibuat dengan resolusi 4K

Richard Gottardo harus pergi sejauh 400km dan mengambil foto sebanyak 1500 untuk mengabadikan penampakan aurora. Dibuat pada 9 November lalu. Video selama 2 menit dibuat di pegunungan Rockey.

Daniel Lopez membuat video Timelapse El Cielo de La Palma. Tidak mengabadikan pada sudut kumpulan bintang, tapi digabung dengan alam disekitar. Dibuat di pulai Canary yang kabarnya menjadi salah satu tempat foto terbaik.

Joe Capra mengunakan 2 camera salah satunya camera medium format. Video yang dibuat ini mengunakan teknik Time Lapse. Joe meengatakan setelah mempelajari apakah camera medium format bisa menghasilkan resolusi tinggi untuk video Time Lapse.

Dibuat oleh photographer Christoph Malin dari Austria. Video terbarunya dengan judul Island in the Sky diambil dai kaldera gunung berapi pulau La Palma di kepulaian canary lepas pantai barat Afrika.




No popular articles found.
< /body>