Pesawat New Horizons bertemu objek MU69 di belakang Pluto


Kategori : Science | Date : 9 August 2018
Probe New Horizons akhirnya sampai di planet Pluto
Banyak probe yang diluncurkan oleh badan antariksa.

Hanya satu yang khusus membawa peralatan paling lengkap dan modern untuk melihat planet Pluto.

Pesawat ruang angkasa New Horizons menjadi pesawat ruang angkasa tercepat yang pernah diluncurkan, dan mengunakan power energi nuklir.

Pesawat New Horizons telah berhasil terbang 10.000km di atas Pluto dan terbang di atas bulan Charon pada jarak 27 ribu km.

Beberapa bulan kecil di planet Pluto juga dikunjungi oleh New Horizons seperti Hydra 60 km, Nix 45 km, Kerberos 13 km, dan Styx 10 km sebagai bulan satelit ukuran kecil di Pluto.

Apa yang dikerjakan oleh pesawat ruang angkasa New Horizons ini.
  • Pesawat ini menghabiskan 700 juta dollar dalam pembangunan dan penelitian, menjadi pesawat ruang angkasa paling cepat.
  • Bertugas membuat peta di Pluto dan bulan planet Pluto yaitu Charon
  • Melihat geologi kedua planet dan bulan.
  • Melihat karateristik atmosfer, termasuk bulan Charon.
  • Melakukan pemeriksaan suhu yang dingin di planet Pluto.
  • Mencari ring atau tambahan bulan lain yang mengorbit di Pluto.
Pesawat membawa beberapa instrumen atau alat pengukuran. Seperti Ultraviolet, spektrometer, radio atmosfer untuk melihat komposisi gas dan suhu, optik teleskop untuk mendapatkan gambar lebih dekat, alat sensor plasma, serta perangkat lainnya.

2 cahaya putih di kanan atas adalah planet Pluto terbesar dan bulan Charon lebih kecil diabadikan dari jarak 400 juta km

Planet Pluto dari pesawat ruang angkasa New Horizon


2015 Juli


Pesawat ruang angkasa New Horizons pada 14 Juli 2015. Melintas dengan jarak lebih dekat di atas planet Pluto

Apa yang ditemukan



Setelah melakukan observasi di Pluto
Kemana lagi pesawat ini pergi setelah pesawat New Horizons. Perjalanan masih panjang.

Nasa menentukan pesawat akan terbang ke sebuah planet kecil yang ditemukan 26 Juni 2014 yaitu MU69. Berada di area sabuk Kuiper.

Foto dibawah ini adalah planet MU69 atau nomor 1110113Y yang terlihat di teleskop Hubble. Benda MU69 dimasukan daftar pertama (Potential Target 1 ) setelah pesawat New Horizons mengambil gambar planet Pluto.

Pesawat ruang angkasa New Horizon menuju MU69

Bentuk artis MU69

Planet Pluto dari pesawat ruang angkasa New Horizon

2017 Agustus.
Nasa membangunkan kembali pesawat New Horizons untuk pelayaraan di zona ke 3 yang misterius.
Zona ke 3 adalah daerah puing es yang mengelilingi matahari

Tepatnya 11 September 2017 pesawat kembali di tidurkan sebelumnya, setidaknya selama 16 bulan untuk menghemat power dan menghindari kerusakan instrumen.


2018 Maret 13
Misi New Horizons dipastikan menuju Ultima Thule. Sebuah objek di sekitar sabuk Kuiper dengan nama resmi 2014 MU69.
Diperkirakan pesawat akan tiba 1 Januari 2019. Pesawat akan melihat dan menuju batas yang tidak dikenal dan menjadi misi terjauh dari eksplorasi terakhir Nasa.

Benda MU69 sebagai benda kuno di tepi tata surya. Jaraknya 1 miliar km dari Pluto dan 4 miliar km dari Bumi.

Nasa memilih MU69 karena benda ini posisinya lebih mudah dicapai oleh pesawat. Target sebelumnya adalah PN70 ( g12000JZ) yang baru ditemukan pada 6 Agustus 2014. Tapi dibatalkan karena kebutuhan bahan bakar pesawat lebih besar untuk pergi kesana.

Batuan ini entah disebut planet mini atau hanya batuan asteroid berada di daerah sabuk Kuiper. Diperkirakan memiliki diameter 45km dan orbit ke matahari sekitar 293 tahun sekali.

Ukuran objek MU69 sekitar 30-45km.  Pengamatan terbaru objek MU69 dari teleskop Hubble, batuan tersebut berwarna kemerahan bahkan lebih merah dari Pluto.

Posisi New Horizons 13 Maret 2018



Planet Pluto dari pesawat ruang angkasa New Horizon

2018 Juni
P esawat sudah dibangunkan pada 4 Juni 2018, pesawat telah mengirim sinyal kembali ke Bumi. dan siap melakukan langkah berikutnya.
13 Agustus 2018, tim di bumi akan mengirim perintah agar pesawat melakukan putaran untuk menjaga posisi probe tersebut stabil. Dan sampai pertengahan Agustus, pesawat sudah dapat mengaktifkan salah satu camera.

Disini saatnya sebuah peralatan manusia dapat melihat dari dekat, gambar di wilayah sabuk kuiper yang belum pernah dilihat sebelumnya. Ketika Voyager sudah mencapai Kuiper, camera tidak bekerja seperti teknologi sekarang.

Setelah Agustus pesawat dipersiapkan menuju Thule yang sementara target terakhir dan tiba pada awal tahun 2019.

Saat ini komunikasi dua arah antara pesawat dan sinyal ke Bumi membutuhkan 12jam untuk 1 kali kali perintah.
Seperti apa bentuk di tepian tata surya tempat keberadaan sabuk Kuiper. Ditunggu saja data yang dikirim oleh pesawat New Horizons

Dibawah ini perjalanan pesawat New Horizons.

5 Aug 2014
Melintas di Neptunus
06 Dec 2014
New Horizons berhasil dibangunkan (diakfitkan setelah ditidurkan selama perjalanan)
Jan 2015
Penelitian sabuk Kuiper belt objek VNH0004. Jarak objek yang diteliti 75 juta km (~0.5 AU)
Feb 2015
Observasi Pluto dimulai. New Horizons akan terbang dengan mengaktifkan seluruh instrumen
5 May 2015
Foto dari dekat. Mengambil gambar resolusi tinggi di Pluto.
14 Jul 2015
Terbang di atas Pluto, bulan Charon, Hydra, Nix, Kerberos dan Styx. Terbang diatas Pluto 11:47 UTC 13,695 km, 13.78 km/s. Dan terbang di bulan Pluto
2016–20
Kemungkinan mencari benda di Kuiper Belt (KBOs). Ada 2 dari asteroid di sekitar sabuk Kuiper yang akan dipilih, dan ditentukan MU69.
2017-18
Pesawat ruang angkasa  akan dibangunkan oleh Nasa, untuk memeriksa zona misterius pada September 2017.
4 Juni 2018, pesawat telah dibangunkan dan siap melakukan observasi.
2026
Akhir misi utama ke objek MU69
2038
New Horizons Terus menjauh  mencapai jarak 100 AU dari Matahari.
Seluruh peralatan akan diaktifkan untuk menditeksi heliosphere sebagai batas tata surya menuju daerah ruang angkasa atau Intersetellar

2018 Agustus

Pesawat New Horizons telah menemukan cahaya ultraviolet yang tampaknya berasal dari tepi ruang angkasa.
Cahaya tersebut mungkin berasal dari dinding hidrogen yang selama ini dicari, dan ada di dekat tepian tata surya kita.
Cahaya tersebut muncul dimana pengaruh angin matahari mulai berkurang, dan bertemu dengan lingkungan antar bintang kata anggota tim Leslie Young dari Institut Penelitian Southwes

Ketika pesawat New Horizons terbang melewati Pluto di tahun 2015. Pesawat melakukan memindai langit dengan teleskop ultraviolet untuk mencari dinding hidrogen.
Dinding tersebut dihasilkan oleh gelembung kekuatan angin matahari yang memancar ke seluruh planet dan ruangan tata surya. Seperti membuat tabir gelembung yang melindungi seluruh planet yang disebut gelembung heliospere.

Dinding hidrogen hanya dapat pada jarak 100x matahari - Bumi. Menjadi perbatasan antara ruang hampa antar bintang dan kekuatan angin matahari
Atom hidrogen berrmuatan dari ruang antarbintang akan melambat ketika masuk ke dalam tatasurya dan bertabrakan dengan angin matahari dan menyebarkan sinar ultraviolet dengan cara berbeda.
Voyager pernah melihat tanda tanda tersebut 30 tahun lalu. Bahkan salah satu pesawat sudah keluar melewati batasi heliosphere menuju ruang antar bintang.

Penelitian dengan gelembung matahari dan cahaya ultraviolet di luar tatasurya akan diteliti kembali. Setelah pesawat New Horizons menemui sebuah batuan Ultima Thule di tahun 2019.
Pesawat akan menditeksi 2x setiap tahun setelah misi bertemu Thule. Dan akan ditugaskan untuk mencari batas pertemuan gas antar bintang dengan angin matahari. Diharapkan pesawat masih dapat bekerja 10-15 tahun kedepan.

Angin matahari dan hidrogen dari ruang antar bintang

+ www.nasa.gov

Nasa mengirim Parker Solar Probe, dan menjadi benda yang pernah di kirim paling dekat ke bintang matahari. pelindung dari komposit karbon dengan tebal 20cm, pelindung panas dapat menjaga peralatan di pesawat Parker Solar Probe. Foto pertama pesawat ruang angkasa buatan manusia berada paling dekat ke Matahari.

Sebuah satelit Osiris Rex milik Nasa diluncurkan 8 September 2016. Akan melintas ke Bumi untuk Slingshot mengitari matahari. Satelit ini akan mengejar asteroid Bennu. Juni 2018 berhasil melakukan manuver DSM-2, Des 2018 tiba di asteroid Bennu.

Planet Merkurius dengan suhu ekstrem, dari 430 deg.C dan anjlok malam hari -180 deg.C. Satu hari 58 hari waktu bumi, orbit setahun 88 hari ke matahari. Pesawat Messenger terakhir di Merkurius 2015, video planet Merkurius. Bercak merah adalah sejarah adanya gunung berapi



Satelit ruang angkasa tidak berbeda dengan peralatan melakukan navigasi bumi dengan satelit. Satelit mengunakan posisi dengan Pulsar.2018 Nasa kembangkan perangkat navigasi SEXTANT, prinsipnya sama mengunakan sumber sinyal bintang pulsar

Rover Mars 2020 adalah robot yang akan dikirim ke planet Mars. Mengumpulkan sampel batuan dan analisa lingkungan di planet Mars, dan sampel dikirim kembali ke Bumi untuk dipelajari. Dari 7 rover milik Nasa, baru 1 rover ini yang memiliki kemampuan khusus

Nasa merilis film Farthest tentang galaksi dan antariksa dari pesawat Voyager. Setelah 40 tahun diluncurkan, hari ini satu pesawat masih bekerja. Diawal pembuatan, tim insinyur Nasa  menanyakan mau pergi kemana pesawat ini. Sekarang apa yang sudah di ungkap oleh pesawat terjauh buatan manusia tersebut

Yang ini bukan komunikasi biasa seperti komunikasi satelit dan pesawat, tapi untuk komunikasi pesawat ruang angkasa. DSN atau Deep Space Network adalah sistem antena yang berada di 3 negara. Sekarang dipasangkan VPN untuk perlindungan peretas. Biaya terlalu besar bila diganggu.



Anda memiliki keahlian program, minimal mengerti program di era computer 60 an. Mungkin sedang ada lowongan di NASA, karena ahli JPL yang memprogram pesawat ruang angkasa Voyager Larry Zottarelli baru saja pensiun. Sekarang Nasa membutuhan programmer baru, pastinya tidak perlu memprogram yang rumit, karena kebutuhan Nasa untuk memprogram computer Voyager tidak lebih seperti computer calculator.

Sebuah video tentang Accelerating Universe atau pembuktian apakah benda di alam semesta terus menjauh. Bila ada benda berada di ruang hampa seperti alam semesta ini, apakah semua akan diam ditempatnya. Dijawab semakin cepat menjauh dan terus bergerak semakin menjauh.

Nasa melakukan uji coba pesawat pendarat di Mars. Disebut Flying Saucer, tepatnya Low-Density Supersonic Decelerator (LDSD). Mengapa modul pendarat di Mars berbentuk piring tersebut memerlukan bagian seperti Airbag

Dr Joseph Roche profesor Dublin Trinity dan PhD Fisik dan astronomi yang kebetulan seorang finalis untuk berangkat ke Mars. Roche tidak pernah bertemu dengan finalis lain. Pada akhirnya dia menyadari bila Mars One adalah penipuan atau seleksi yang dibuat hanya cerita lucu saja

Pesawat Cassini diluncurkan Oktober 1997. Membuat putaran di planet Venus, Bumi dan Jupiter. Dan akhirnya tiba di Saturnus pada tahun 2004. Pesawat ini yang mengambil gambar dari dekat cincin Saturnus. Cassini akan diberi tugas dari bumi untuk manuver paling rumit.


No popular articles found.