Kabar terbaru dari The Pirate Bay, server situs The Pirate Bay mati. Kepolisian sudah mendatangi server Pirate Bay yang berada di Stockholm.

Pirate Bay sedang memindahkan server mereka ke Costa Rica. Twitter dari Pirate Bay dimatikan pada 3 Desember 2014.

Termasuk situs lain seperti Suprbay.org , Byimg.com dan Pastebay.net termasuk situs mobile The Pirate Bay dari Themobilebay.org juga tidak bisa di akses.

Google mulai membersihkan aplikasi pembajakan seperti aplikasi yang terkait dengan Pirate Bay. Google sudah mengirim pesan ke beberapa aplikasi Pirate Bay, bahwa mereka melanggar aturan yang ada. Tetapi client Torrent untuk Android masih ada disana, hanya aplikasi pencarian yang dihapus dari Google Play

Beberapa aplikasi yang dihapus dari The Pirate Bay Proxy, The Pirate Bay Premium, The Pirate Bay Mirror dan PirateApp.

Aplikasi The Pirate Bay Proxy sudah di dpwnload 900.00x dan 45 ribu user aktif setiap hari. Bagi pengembang sudah menyatakan kecewa dengan langkah Google menghapus aplikasi mereka di daftar Google Play. Fitur aplikasi tersebut tidak berbeda dengan fungsi aplikasi tool yang ada di Chrome Proxy.

Pirate Bay Proxy atau TPB app hanya aplikasi pencarian data dari situs The Pirate Bay yang diblok oleh ISP. Gavin sebagai pembuat aplikasi The Pirate Bay Proxy mengatakan tool yang dibuat sebenarnya hanya teknik sederhana. Tujuannya untuk melewati blokade atau layanan yang di blok oleh ISP.

Update Februari 2015
Situs pencari Pirate Bay kembali online. Setelah Pirate Bay menyiapkan lokasi server baru, dan sesuai jadwal pada 1 Februari.
Situs Pirate Bay akhirnya ditutup, walau sudah menduduki rangking ke 88 dan sempat anjlok ke 176. 

Logo Pirate Bay sekarang diganti dari gambar perahu menjadi gambar burung api. Dengan logo Phoenix ini menunjukan dari debu dan kembali bangkit, situs Pirate Bay mengunakan sistem baru yaitu CloudFlare dimana lokasi server akan dirahasikan dan berada di beberapa tempat. Sistem server akan melindungi website mereka. Masalahnya dimana alamat situs baru Pirate Bay resmi ini, nama lama masih tetap digunakan thepiratebay.to dan nama lama thepiratebay.se

Jaringan Torrent The Pirate Bay secara umum di blok untuk penguna internet di Indonesia. Kabar baru ada konspirasi tentang situs ini, isunya di sadap oleh FBI.

Satu lagi Kickass Torrent yang di daftar di Somalia ternyata sudah di blokir. Dari datai Whois, nama domain negara SO sudah di banned oleh kementrian Somalia. Satu domain lain dengan nama TO tidak bisa di akses oleh user di Inggris bulan ini, sementara netter negara lain masih bisa mengakses melali kickass.to.
Update untuk situs Kickass Torrent, kabarnya pindah ke website baru ktr.cr. Tanggal 25 April 2015, terlihat situs tersebut belum aktif.

Update Mei 2016
Nama situs thepiratebay.se dan piratebay.se di Swedia akhirnya diminta diserahkan ke negara. Artinya situs tersebut tidak lagi dipegang oleh pembuatnya Pirate Bay sebagai situs P2P di jaringan Torrent. Dua domain tersebut dinyatakan disita oleh pengadilan banding karena melanggar undang undang hak cipta.
Hal ini tidak banyak berpengaruh bagi pengelola jaringan torrent dari Pirate Bay. Karena Pirate Bay memiliki banyak nama. Dan hanya kehilangan nama domain dengan nama belakang se sebagai nama domain negara Swedia.

Update Juli 2016 Kat.cr ditutup
Situs Kickass Torrent setelah pindah ke Kat.cr terlihat tidak dapat di akses Juli 2016
Kickass Torent atau Kat mulai dibikin gerah oleh pihak berwenang.

Rabu 20 Juli 2016, penegak hukum Polandia menahan pemilik Kat.cr, Artem Vaulin asal Ukraina. Dia didakwa melakukan pelanggaran hak cipta oleh departemen Kehakiman Amerika. Kabarnya akan di ekstradisi ke Amerika, serta domain miliknya disita. Situs Kat dikunjungi sekitar 5 juta orang setiap bulan terlihat tidak dapat di akses. Tidak jelas apakah nama layanan Kat seperti kickasstorrents.com, kastatic.com, thekat.tv, kat.cr, kickass.cr, kickass.to dan kat.ph ikut disita seluruhnya. Seluruh link sudah tidak aktif.

Service Status History KickasstTorrent

Date Time Ping Time Date Time Ping Time
20.Jul.2016 13:08 523.97 ms. 20.Jul.2016 15:12 379.4 ms.
20.Jul.2016 17:23 52.13 ms. 20.Jul.2016 19:25 0 ms.
20.Jul.2016 21:26 517 ms. 20.Jul.2016 23:26 0 ms.
21.Jul.2016 01:37 0 ms. 21.Jul.2016 03:38 0 ms.
21.Jul.2016 05:38 0 ms. 21.Jul.2016 07:39 0 ms.

Mengapa Vaulin akhirnya tertangkap. Sebagai pemilik situs bajakan terbesar, dia sudah diincar sejak lama tapi berhasil bersembunyi. Vaulin mengunakan inisial "tirm" di online. Di tahun 2015 seoarang agen IRS menyamar, mengatakan tertarik memasang iklan disitus Vaulin dengan bayaran $300 perhari. Lalu meminta akun untuk mentranfer, akhirnya muncul sebuah nama bank di Latvia. Hal ini juga membantu FBI dan IRS mendapatkan kontak yang mengarah ke sebuah email pr@kat.cr.

Nama email tersebut membuat terbongkarnya identitas Vaulin, setelah ditelusuri email tersebut digunakan untuk login ke akun Facebook. Ini adalah kesalahan fatal dimana seseorang mengunakan media sosial dan aktivitasnya juga ilegal  Akhirnya identitas Vaulin mulai terungkap. Dari 7 nama situs terdaftar dengan nama email, dan terakhir diketahui Vaulin mengunakan akun iTunes ditambah nomor IP yang sama di Facebook. Sampai donatur lain ikut ditelusuri dan ditemukan sumbangan melalui akun Bitcoin.

Bagian paling lucu disini, mungkin kita belum melihat siapa si Vaulin. Seorang pria yang berdiri di belakang situs raksasa kelas dunia dan menyediakan jasa konten bajakan. Dia sendiri tidak membajak, karena orang lain yang mengupload Seed Torrent, tapi layanan situsnya yang membuat gerah. Dan lebih banyak terkait dengan konten bajakan. Akhirnya dia tertangkap dengan sejumlah alasan dan  penyebab utama identitasnya terungkap karena "dia membeli sebuah lagu resmi di iTunes"

Agustus 2016
Situs Torrentz Agustus 2016, menghentikan layanan mereka.

Ada yang menaktifkan layanan Kick Ass Torrent tampilan cloning / mirip , mereka membuat server cloud untuk mencegah di blok dan informasi hosting tersembunyi dibelakang Cloudflare. Kick Ass Torrent kembali online dengan nama situs lain :
 kickasstorrentsan.com dan kat.am

November 2016

Giliran situs Torrent terbesar ExtraTorrent kehilangan 3 nama website mereka. Situs resmi ExtraTorrent menjadi Extra.to dan Extratorrent.site dan domain lama mereka ExtraTorrent.cc
ExtraTorrent memiliki jutaan pengunjung, tertinggal 1 tangga saja dari PirateBay. Kali ini bukan karena di razia, tapi di curi. Lucunya pihak pengelola domain memita pemilik ExtraTorrent mengajukan keberatan ke pengadilan untuk mendapatkan 3 nama milik mereka. Ke 3 nama extratorrent.rocks, etproxy.top dan extratorrent.date, tidak diblokir tapi diambil alih pada tingkat lebih tinggi dari pihak perusahaan pengelola domain.

Satu lagi situs what.cd sebagai situs musik torrent ditutup. What.cd resmi ditutup oleh pemiliknya sendiri, entah mendapat tekanan dari industri atau mreka memang menghentikan pengelolaan situs musik. Pihak What.cd mengatakan tidak mengambil keuntungan dari layanan mereka, dan semua dana sumbangan digunakan untuk biaya server dan pengelolaan website.

Mei 2017
Layanan ExtraTorrent sebagai situs nomor 2 akhirnya ditutup total. Menyusul setelah Torrentz dan TorrentHound juga keluar dari daftar layanan situs bajakan. Pengumuman Extratorrent resmi di website mereka dan menutup permanen, termasuk semua website mirror. Penguna internet diminta berhati hati membuka situs dengan nama Extratorrent palsu yang mirip.
ExtraTorrent mulai memberikan layanan 2006, lepas hampir 1 dekade tumbuh menjadi situs nomor 2 terbesar. Tidak diketahui apa alasan ExtraTorrent menutup layanan mereka.