Teleskop European Extremely Large Telescope (E-ELT) teleskop terbesar di dunia dimana teleskop dibangun


Kategori : Science | Date : 10 August 2018
Menjadi teleskop terbesar dan paling tajam mengalahkan Hubble
Teleskop terbesar dunia mulai dibangun, selesai 2024 diberi nama European Extremely Large Telescope (E-ELT).

Dibangun di Chile, dan membutuhkan perencanaan dan pembangunan selama 10 tahun.

Konstruksi E-ELT sudah dikonfirmasi pada Juni 2012. Tapi dana yang dibutuhkan mencapai 1,3 milyar dollar sampai teleskop selesai. Kontrak pembangunan sudah disetujui pada tahun 2016. Pembangunan dimulai Mei 2017.

Sejak 2 tahun lalu acara peresmian sudah dimulai, tapi dana tidak kunjung datang. Akhirnya 11 dari 14 member penyandang dana menyatakan silakan dimulai konstruksi teleskop walau dana yang tersedia baru 90%.

Teleskop E-ELT ditempatkan di gurun Atacama, jaraknya hanya 36km dari teleskop Very Large Telescope (VLT). Teleskop E-ELT memiliki ukuran 39 meter.

Teleskop terbesar di dunia European Extremely Large Telescope

Kontrak pembangunan teleskop terbesar ini termasuk pembangunan Dome atau kubah teleskop dengan diameter 85meter, tinggi 80 meter dan total berat 5 ribu ton. Setelah jadi, kemampuan teleskop E-ELT 15 kali lebih tajam dibanding teleskop ruang angkasa Hubble.

Teleskop terbesar di Dunia ELT adalah tipe teleskop optik dan inframerah.  Tidak seperti teknologi teleskop generasi sebelumnya, ELT dirancang sebagai teleskop adaptif dan meiliki kemampuan memperbaiki gambar akibat turbulensi di atmofer. Teknologi teleskop ELT membawa teknologi zoom pada tingkat berbeda.

Teleskop di tempatkan pada ketinggian 3046 meter. Setingkat ketinggian puncak gunung Pangrango, dan gunung gede, atau 600 meter dibawah ketinggian gunung Semeru di Indonesia.

Tentu saja suasana di Chile adalah di gurun tandus yang ada di ketinggian 3000 meter. Kebanyakan di ketinggian tersebut tidak ada manusia tinggal, karena dingin dan oksigen lebih tipis.



ELT membawa teknologi spektrograf dengan instrumen Harmoni. Sebuah alat yang mengambil sekitar 40000 gambar dengan warna berbeda beda.

Dengan sistem Harmoni , ilmuwan dapat melihat pembentukan gambar lebih rinci. Niranjan Thatte, Profesor Astrofisika dan Fisika Oxford mengatakan ELT merupakan lompatan besar di bidang astronomi untuk melihat alam semesta.

Memiliki 5 cermin, gambar utama dipantulkan ke cermin terbesar berukuran 69 meter, dipantulkan kembali ke cermin bagian atas, dan kembali dipantulkan ke cermin ditengah cermin utama, kembali dipantulkan ke cermin lebih kecil dan cermin terakhir untuk menangkap gambar.

Mengapa teleskop ini membutuhkan 5 cermin, sementara teleskop lain hanya mengunakan 3 cermin. Tujuan untuk memperkecil ukuran teleskop dengan daya tangkap cahaya lebih kuat.
Cermin di teleskop dapat disesuaikan agar gambar lebih presisi dan tajam dengan teknologi Adaptive Optic Mirror.

Teleskop 
terbesar di dunia European Extremely Large Telescope

Cermin M4 yang disebut Adaptive Optic, bertugas memperbaiki (mengoreksi) gambar yang buram (blur) akibat terganggu dari atmofer menjadi lebih tajam.

Bagian cermin M1 terbesar, mampu menangkap cahaya 15x lebih kuat dibanding teleskop yang ada saat ini.

E-ELT memiliki ukuran cermin utama lebih lebar dari panjang lapangan bola basket. Dibawah ini lokasi pembangunan E-ELT salah satu teleskop terbesar di dunia.



Seperti apa ukuran teleskop terbesar EELT
ESO memberikan gambar dibawah ini jika dibanding dengan gedung Opera House Sydney dengan ukuran teleskop raksasa terbesar di dunia.

Teleskop 
terbesar di dunia European Extremely Large Telescope

+ESO

Teleskop Chandra mengunakan sensor X-ray untuk melihat benda di alam semesta. Tahun ini berumur 19 tahun. Gambar dari teleskop ini berbeda dengan gambar yang ditangkap teleskop optik  Karena sensor di Chandra sangat sensitif. Salah satu karya Chandra dengan nebula Tycho. Diperkirakan mengalami masalah seperti Hubble.

Tahun 1965 ketika dua ilmuwan Arno Penzias dan Robert Wilson sedang mencari jawaban, adanya sinyal yang diterima oleh antena radio milik Bell Labs. Penemuan mereka digunakan untuk teleskop Cobe, WMAP dan paling detil Planck dalam pemetaan alam semesta

Teleskop Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) hanya mencari planet pada jarak 200 tahun cahaya. Foto 200 ribu bintang pertama, yang jaraknya hanya 300 tahun cahaya dari bumi.



Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km

Apa yang dicari oleh teleskop Hera, adalah waktu dan kejadian ketika 13 miliar tahun. Masa tersebut atau ketika 13 miliar tahun lalu, alam semesta belum terbentuk banyak bintang untuk membuat galaksi. Hera akan mempelajari bagaimana benda benda yang terkena perubahan dilingkungan waktu itu.

Berada di ketinggian 5000 meter diatas permukaan laut. Teleskop Alma menjadi surga kalangan astronomi. Karena teleskop ini menjadi teleskop yang terkuat berada di atas daratan. Lebih tinggi dari puncak Semeru atau Rinjani yang tidak melewati angka 4000 meter.

Teleskop baru Next Generation Transit Survey atau NGTS siap bekerja di tempat observasi Paranal utara Chile. Terdapat 12 teleskop tapi bentuknya tidak seperti teleskop biasa. Terdiri dari 12 teleskop yang dipasang bekerja dengan sistem robot secara otomatis.



Jangan tanya dengan camera dengan sensor terbesar yang satu ini. Dimiliki oleh teleskop SLAC National Accelerator Laboratory dan sedang dibangun di Chile

Manusia baru menemukan radio di era 1880an. Sampai seberapa jauh siaran radio tersebut bisa diterima oleh mahluk lain. Siaran radio dari Bumi tidak pergi terlalu jauh sejak dipancarkan pada tahun 1880. Pada tahun 2080 nanti, mungkin baru diterima oleh mahluk lain yang tinggal pada jarak 200 tahun cahaya


No popular articles found.