Teleskop terbesar dunia mulai dibangun, selesai 2024 diberi nama European Extremely Large Telescope (E-ELT).

Dibangun di Chile, dan membutuhkan perencanaan dan pembangunan selama 10 tahun.

Konstruksi E-ELT sudah dikonfirmasi pada Juni 2012. Tapi dana yang dibutuhkan mencapai 1,3 milyar dollar sampai teleskop selesai. Kontrak pembangunan sudah disetujui pada tahun 2016. Pembangunan dimulai Mei 2017.

Sejak 2 tahun lalu acara peresmian sudah dimulai, tapi dana tidak kunjung datang. Akhirnya 11 dari 14 member penyandang dana menyatakan silakan dimulai konstruksi teleskop walau dana yang tersedia baru 90%.

Teleskop E-ELT ditempatkan di gurun Atacama, jaraknya hanya 36km dari teleskop Very Large Telescope (VLT). Teleskop E-ELT memiliki ukuran 39 meter.

Teleskop terbesar di dunia European Extremely Large Telescope

Kontrak pembangunan teleskop terbesar ini termasuk pembangunan Dome atau kubah teleskop dengan diameter 85meter, tinggi 80 meter dan total berat 5 ribu ton. Setelah jadi, kemampuan teleskop E-ELT 15 kali lebih tajam dibanding teleskop ruang angkasa Hubble.

Teleskop terbesar di Dunia ELT adalah tipe teleskop optik dan inframerah.  Tidak seperti teknologi teleskop generasi sebelumnya, ELT dirancang sebagai teleskop adaptif dan meiliki kemampuan memperbaiki gambar akibat turbulensi di atmofer. Teknologi teleskop ELT membawa teknologi zoom pada tingkat berbeda.

Teleskop di tempatkan pada ketinggian 3046 meter. Setingkat ketinggian puncak gunung Pangrango, dan gunung gede, atau 600 meter dibawah ketinggian gunung Semeru di Indonesia. Tentu saja suasana di Chile adalah di gurun tandus yang ada di ketinggian 3000 meter. Kebanyakan di ketinggian tersebut tidak ada manusia tinggal, karena dingin dan oksigen lebih tipis.

ELT membawa teknologi spektrograf dengan instrumen Harmoni. Sebuah alat yang mengambil sekitar 40000 gambar dengan warna berbeda beda. Dengan sistem Harmoni , ilmuwan dapat melihat pembentukan gambar lebih rinci. Niranjan Thatte, Profesor Astrofisika dan Fisika Oxford mengatakan ELT merupakan lompatan besar di bidang astronomi untuk melihat alam semesta.
Memiliki 5 cermin, gambar utama dipantulkan ke cermin terbesar berukuran 69 meter, dipantulkan kembali ke cermin bagian atas, dan kembali dipantulkan ke cermin ditengah cermin utama, kembali dipantulkan ke cermin lebih kecil dan cermin terakhir untuk menangkap gambar. Mengapa teleskop ini membutuhkan 5 cermin, sementara teleskop lain hanya mengunakan 3 cermin. Tujuan untuk memperkecil ukuran teleskop dengan daya tangkap cahaya lebih kuat.


Cermin di teleskop dapat disesuaikan agar gambar lebih presisi dan tajam.

Teleskop 
terbesar di dunia European Extremely Large Telescope

Cermin M4 yang disebut Adaptive Optic, bertugas memperbaiki gambar yang buram akibat terganggu akibat dari atmofer
Bagian cermin M1 terbesar, mampu menangkap cahaya 15x lebih kuat dibanding teleskop yang ada saat ini.

E-ELT memiliki ukuran cermin utama lebih lebar dari panjang lapangan bola basket. Dibawah ini lokasi pembangunan E-ELT salah satu teleskop terbesar di dunia.


+ESO