Membaca tulisan di tablet atau smartphone sambil membungkuk dapat menganggu tulang leher.

Termasuk duduk di depan computer dengan postur tubuh yang salah.

Contoh melihat SMS atau pesan Chatting, akan dibaca sambil membungkuk ke layar Smartphone. Menurut Dr Kenneth Hansraj dari Surgical Tech, kebiasaan tersebut dapat menganggu postur tubuh.

Bisa dilihat pada gambar, cara kita ketika membaca pesan di smartphone. Maka sangat tidak b aik untuk bagian punggung. Dengan memiringkan kepala 15 derajat saja, dapat meningkatkan tekanan pada tulang sampai 10kg, bila mencapai 60derajat naik 2x lipat.

Satuan 1 Lbs sama dengan 0,45kg
kebiasaan membungkuk tidak baik untuk tulang leher

Tentu saja kebiasaan yang menganggu diatas adalah kebiasaan yang dilakukan bertahun tahun.

Info kesehatan diatas sudah dialami oleh seorang yang merasa pusing kepala dan terasa aneh. Dia pergi ke ahli saraf Dr Myrna Cardiel. Setelah pemeriksaan 20 menit, dengan penjelasan sakit kepala yang dialami. Memeriksa mata, pengujian koordinasi pada tubuh, melihat cara berjalan, dan beberapa pertanyaan.
Terakhir disebut penyakit yang diderita adalah occipital neuralgia.

Dijelaskan lebih lanjut bagian saraf tulang belakang pada leher memiliki cabang ke seluruh tubuh. Ketika saraf tertekan, bahkan rusak, membuat masalah kronis , dan rasa panas terbakar dengan sakit kepala.
Sang pasien bertanya apa penyebabnya. Dr Cardiel meminta posisi ketika pasien melihat laya computer dan posisi duduk. Lalu diminta untuk melihat layar ponsel. Dan dia diminta duduk secara tegak. Pasien merasa berbeda, dan Dr Cardiel langsung mengatakan, kamu sudah tahu jawabannya.

Dr Cardiel mengatakan saya sudah menjadi dokter saraf selama 10 tahun. Dan kasus seperti ini sudah meroket sejak munuclnya smartphone.



Pengobatan, ada obat tapi untuk sementara. Karena kesalahan bukan pada penyakit tapi penyebabnya dimana orang terlalu menundukan kepala mereka.

Tidak hanya membaca pesan, kebiasaan lain seperti berjalan sambil membungkuk sebaiknya dihentikan karena memberikan tekanan berlebih pada tulang leher. Ini yang kita tidak sadari dari kebiasaan dengan teknologi