Website sebelum ngetop era 1990 an sampai 2007


News | 6 October 2012

Seperti apa website yang sekarang setelah populer, bagaimana tampilannya ketika baru muncul.

Sebuah situs di tahun era 1990an bahkan hanya memerlukan koneksi 1Gbit/s mengunakan fiber optic. Setelah itu mulai naik, penguna internet dari tahun ke tahun meningkat 100%. Era 1990an , teknologi koneksi internet masih mengunakan dial-up, dengan kecepatan 28, 33,6 sampai 52 dan 56Kbps. Jangan membicarakan ADSL, harganya masih 1 juta untuk 128Kbps. Sekarang sudah bisa mendapatkan koneksi via telepon 1Mbps dengan harga murah.

Hampir semua website papan atas selalu menampilkan huruf lebih besar, seperti gambar dibawah ini. Maklum sebelum tahun 2000-an, sebagian monitor masih sekelas VGA dengan resolusi 1024x768. Kalau dibuat lebar, bisa tidak terbaca oleh pengunjung.

Populasi penguna internet tahun lalu diperkirakan sudah 2,095 milyar user. Atau sekitar 30% seluruh penduduk dunia. Tahun 1993 hanya 1% dari angka sekarang.


Berita terkait
Pager adalah layanan panggilan kuno akhirnya ditnggalkan di Jepang. Tampil sebagai teknologi informasi pengirim pesan melalui sinyal radio. Teknologi ini praktis karena satu satunya alat untuk menghubungkan seseorang di jamannya. Setelah Tokyo Telemessage akan menutup layanan mereka.

Akan banyak pabrik solar cell kecil dan menengah tutup, hanya produsen solar cell besar akan bertahan. Satu persatu rontok kalah bersaing.



Ini baru bos, rejeki enga kemana mana. Dari resepsionis, pekerja dan asisten masing masing mendapat $314. Yang si bos Lenovo mendapatkan bonus perusahaan

The Group atau Time Malaysia mulai masuk rancangan konstruksi dan peraawatan jalur kabel bawah laut Asia Pacific Gateway (APG). Kabel APG akan menghubungkan jalur kabel optik dari malaysia ke Korea dan Jepang.

CareerCast mengeluarkan daftar penghasilan pekerjaan dibidang teknologi (IT). Software engineer masuk daftar tertinggi dan dibutuhkan banyak perusahaan. CareerCast memberikan rangking berdasarkan penghasilan, lingkungan kerja, dan rata rata kompensasi, umur karier dan lainnya.




No popular articles found.
< /body>