Haruka Nishimatsu, CEO Japan Airlines yang paling di hormati


Kategori : News | Date : 2 October 2012

Namanya Haruka Nishimatsu, dia pemimpin perusahaan Japan Airlines atau JAL.

Boss ini paling unik. Gajinya tidak lebih dari pendapatan pilot biasa, Setiap hari bekerja berkendara bus, dia makan di kantin perusahaan dan antri dibelakang karyawan, duduknya diruang terbuka dengan tempat lebih luas berhadapan dengan karyawan lain.

Yang lebih menarik, katanya dia berbelanja dasi di toko diskon. Haruka pernah melakukan langkah penghematan. Dia memangkas gaji karyawannya, termasuk gajinya sendiri.

Haruka Nishimatsu Might Be World's Most Respectable CEO

 


Berita terkait
Dunia penerbangan sekarang sudah sangat sibuk. Bila pilot atau pramugari meminta ponsel dimatikan total. Jet komersil capai kecepatan supersonik pada 19 Februari 2019, tiba 48 menit lebih cepat akibat dorongan angin. Ventilasi udara di pesawat dapat menghindari penyakit. Maskapai menempatkan camera keamanan untuk memonitor penumpang (Agustus 2019)

Ada cerita menarik tentang penghasilan seorang CEO, gaji sangat mahal dan bonus tidak kalah mahal. Tentu bila berhasil membawa nama perusahaan lebih baik. Tapi berdasarkan data, kemajuan perusahaan hanya maju sebentar saja, 3 tahun ke depan akan membebani keuangan perusahaan.



Disain HTC ditangkap di Taipei, kabarnya dicurigai melakukan penipuan di perusahaannya sendiri. 5 orang tersangka termasuk wakil presiden untuk disain produk Thomas Chien, kepala penelitian dan pengembangan, dan seorang disainer manajer yang membuat HTC One.

Emirates Airlines mendapat penghargaan dari Skytrax Airline Award sebagai perusahaan penerbangan terbaik tahun ini. Emirates memiliki 200 pesawat dengan 18.000 awak kabin dan staf di darat.

Seperti kata supreme, royal, luxury atau high class dilarang ditempatkan di iklan produk

Dhiaa Al-Essa bukan anak kerajaan, tetapi memiliki 30 mobil mewah. Belum mengalahkan koleksi dari kerajaan Brunai.
Dia hanyalah seorang pelajar teknik di Riyadh. memiliki banyak mobil supercar senilai 5 juta dollar lebih.

Belum mengunakan standar IQ untuk karyawan




No popular articles found.