Banyak sampah dari rumah bisa dijadikan pupuk untuk tanaman sendiri.

Bagi mereka yang memiliki kebun kecil bisa memanfaatkan sampah menjadi pupuk organik.

Bahkan sebagian tidak perlu di olah, cukup ditaburi atau ditanam diatas tanah dekat tanaman.

pupuk organik buatan sendiri dari bahan alami dan sampah rumah

Dibawah ini beberapa bahan yang bisa dipakai menjadi pupuk untuk penyubur dan menguatkan tanaman.
  • Kulit pisang dapat dijadikan sumber kalium untuk tumbuhan.Untuk membuat pupuk dari kulit pisang, letakan pada bagian akar tanaman dan biarkan kulit pisang membusuk secara alami.
  • Ampas kopi. Bahan kopi kaya dengan nitrogen dan mineral. Dapat dijadikan bahan sampingan dari kalium, kalsium dan tembaga. Tumbuhan seperti bunga mawar, tomat, azelea dan blueberry dapat ditaburi oleh ampas kopi diatas tanah. Atau membasahi dari 6 cangkir ampas kopi dengan air cukup banyak dan biarkan selama 3 hari. Kemudian tuangkan di sekitar tanaman.
  • Kulit telur. Sebagai bahan yang kaya dengan kalsium. Cara memanfaatkan kulit telur dengan mengeringkan terlebih dahulu. Setelah kering ditumbuk sampai halus. Baru ditaburkan di tanah dekat tanaman. Kalium dapat membantu pembusukan dan berguna bagi sayuran seperti paprika dan tomat.
  • Air dari aquarium. Air dari aquarium kaya dengan nitrogen dan mineral lainnya. Sangat baik untuk tanaman. Tapi bukan air asin.
  • Cuka. Asam cuka mengandung asam asetat yang dibutuhkan pada tumbuhan. Cukup menuangkan 1 cangkir kecil cuka dan dicampur dengan 4 liter air. Digunakan setiap 3 bulan agar pH keasamana tanah terjaga.
  • Sampah kompos. Bisa dibuat dengan sampah bekas sayuran dari rumah. Dimasukan kedalam ember dan dicampur dengan cairan khusus untuk pupuk. Tutup ember dengan baik dan biarkan 1 minggu, setidaknya jangan sampai lalat hadir di sampah organik. Cairan dari hasil sampah disebut pupuk cair, bila perlu bakteri untuk membantu pembusukan dapat dibeli di toko tanaman.

Sekarang kita tahu sampah yang terbuang setiap hari, ternyata dapat dimanfaatkan untuk tanaman di rumah. Sehingga tanaman dapat menghasilkan oksigen bagi paru paru kita.