Kota San Paulo Brasil, kemacetannya tidak kalah parah


Kategori : Stuff | Date : 28 September 2012

Brasil mungkin membuat gerah pengendara. Seorang pekerja melakukan perjalanan dari selatan Sao Paulo ke tempat kerjanya di sisi lain kota. Ketika menikah dia pindah ke bagian utara agar dekat dengan kantor. Setelah anak pertama lahir, dia melanjutkan usaha keluar. Perjalanan kerja kembali dari awal, butuh 2 jam lebih setiap hari kerja.

Walau kedua pasangan tersebut harus menghadapi masalah lalulintas. 9 tahun lalu cintanya dimulai ketika terjadi macet dan si suami meminta nomor telepon dijalan. Itu cerita romantis 9 tahun lalu dengan kemacetan.

Singkatnya, kota Sao Paulo memiliki 11 juta penduduk sekarang semakin macet. Hari Jumat sore adalah hari kemacetan paling parah.

Stasiun radio menambah siaran lalulintas kepada para pendengar. Bahkan satu stasiun radio hanya menyiarkan dan mengupdate berita lalulintas selama 24 jam setiap hari.

Sejak didirikan 7 tahun lalu sebuah stasiun radio Sul America Traffic Radio memiliki pendengar terbanyak. Memberikan laporan lalulintas secara update setiap hari. Untuk mengupdate berita beberapa pengendara menjadi reporter untuk mengupdate kondisi lalulintas. Selama jam sibuk stasiun radio mengunakan 2 helikopter untuk pendukung, karena reporter yang ada di kendaraan biasanya ikut terjebak macet.

Salah satunya Victoria Ribeiro yang bertugas keliling kota untuk memantau kondisi lalulintas. Salah satu tantangan baginya adalah bagaimana bisa keluar dari kemacetan itu sendiri. Katanya, saya sudah bekerja di radio sejak awal berdiri, dan melihat kondisi lalulintas semakin parah. Terlalu banyak kendaraan dijalan

Dari sisi industri kendaraan, dalam kurun waktu 10 tahun industri mobil disana terus meningkat. Ekonomi negara Brasil sedang membaik dan terus tumbuh. Memiliki kendaraan adalah tujuan ketika masyarakat kekurangan alat transportsi umum. Tetapi meningkatnya pertumbuhan ekonomi negara Brasil ikut mendorong jalanan menjadi lautan mobil. Kata seorang pengendara Ms Ribeiro, dijalan seperti perang dan orang semakin egois sekali ketika dibelakang kemudi.

Berbeda dengan pebisnis dan layanan Air Taxi. Jorge Bittar pemilik Air Taxi mengandalkan 16 helikopternya. Semakin macet, semakin baik untuk kami, katanya. Pelanggannya dari kalangan pebisnis kaya, mereka lebih memilih helikopter karena bisa menjangkau 4 tempat dalam sehari.

Analisa pakar transportasi  Prof Claudio Barbier dari universitas Sao Paulo mengatakan bila anda memiliki sebuah truk yang mampu  mengirim 6-8 tempat saja perhari, sedangkan barang yang harus dikirim mencapai 15-20 tempat. Anda harus memiliki 2 truk, hal itu memperparah kondisi lalu lintas. Kata Profesor Claudio, kota ini memiliki insinyur lalulintas yang trampil dan berpengalaman. Entah bagaimana kendaraan dijalan masih bisa mengalir walau lambat. Tidak ada kota yang berhasil mengakhiri kemacetan bila orang masih tertarik mengunakan kendaraan pribadi. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan untuk memberikan alat tranportasi umum dengan kecepatan lebih baik dibanding mengunakan kendaraan pribadi.

Bila demikian kota San Paulo membutuhkan investasi yang mendesak dalam penyediaan tranportasi umum. Dan bukan membangun jalan bebas hambatan yang akan diisi kembali dengan lebih banyak mobil.

Bila dibandingkan luas kota San Paulo (gambar atas) vs Jakarta (gambar bawah), terlihat lebih besar kota San Paulo.

Indonesia dikenal dengan liburan Lebaran, menjelang hari raya adalah hari paling melelahkan untuk mudik. Tapi di China lebih parah dari negara kita. Ketika hari libur tidak pernah anda bayangkan semua pergi berlibur. Penduduk yang berlibur bukan dalam hitungan jutaan atau puluhan juta. Tapi ratusan juta penduduk akan pergi berlibur.

Pada tahun 2009, banyak orang yang tinggal di kota lebih banyak dibanding mereka yang tinggal di desa. Visual data dari Redditor menunjukan 100 kota terpada di dunia termasuk daerah urban terbesar. Tokyo menjadi wilayah kota dengan penduduk urban terpadat di dunia. 25% penduduk lebih banyak dibanding penduduk kota Jakarta dan wilayah penyokong kota.



Kota Beijing menghadapi masalah kemacetan, polusi yang terus memburuk. Mengapa, jawabannya sederhana dengan jumlah mobil pribadi yang terus meningkat. Upaya pengurangan jumlah kendaraan sudah dilakukan, satu lagi masalah muncul dengan Uber dan Didi dari layanan taksi online.

engendara sepeda dari Rusia ini lolos dari maut. Bahkan kita tidak bisa percaya seperti apa 2 kendaraan melintas diperempatan jalan dan bertabrakan tepat di samping pengendara sepeda. Kejadian ini direkam di Rusia

Yang sekarang ramai adalah kota Dhaka, menjadi kota terpadat dari beberapa ukuran, dan nomor 20 terbesar dalam jumlah penduduk. Bila sudah terjadi seperti ini, akan sangat sulit memecahkan masalah kemacetan kota tersebut. 650 persimpangan jalan hanya 60 lampu lalulintas

New York pada jam sibuk adalah kota yang macet dan padat. Bila mengendarai mobil, setidaknya satu lintasan jalan akan melewati 55 lampiu lalulintas. Bisa dibayangkan setiap perempatan kendaraan harus berhenti. Tapi jam 3 pagi berbeda.

Mengapa test mendapatkan ijin mengemudi di China sangat sulit. Anda harus menghafal semua aturan. Bila menabrak orang di jalan, hukumannya dari 3-7 tahun. Bagi penduduk asing tentu belum tentu tahu aturan seperti itu.



400 jam foto, 3 camera, 640GB data dan 19.999 foto. Hasilnya memang bagus.




No popular articles found.