Bila mampir ke negara Jepang, di mini supermarket, penukaran uang atau bank kecil.

Terkadang ada sebuah bola seukuran bola baseball. Jangan tanya ke pemilik / penjaga counter di toko atau pegawai bank, itu bola apa atau boleh membelinya atau itu jeruk apa.

Bola tersebut digunakan untuk keamanan. Kalau ada perampok dan mereka kabur, tinggal ditimpuk dengan bola tersebut.

Bola akan pecah dan melumuri badan yang ditargetkan dan warna cat warna cerah sehingga mudah terlihat oleh petugas keamanan.

Apa saja yang unik dari budaya masyarakat  Jepang

Jepang dengan budaya unik

Bila mampir ke Jepang jangan heran dengan budaya dan teknologi masyarakat Jepang.

Menghirup / nyeruput mie

Bila mampir ke tempat makan ramen, sejenis mie Jepang.

Jangan merasa aneh dengan orang yang makan ramen dan terlihat berisik.

Seperti nyeruput mie di Indonesia terlihat tidak sopan, tapi di Jepang hal tersebut wajar. Salah satu budaya yang tidak sopan di negara lain, tapi menjadi kebiasaan bagi penduduk Jepang.

Toilet.
Masuk ke beberapa toilet disana seperti memperlihatkan teknologi.

Tapi masing masing toilet memiliki layanan berbeda, satu pintu toilet tersedia pemanas seperti air hangat, satu lagi masih tradisional jadi hati hati jangan sampai smartphone nyemplung bila masuk ke toilet karena tempatnya memang sangat bersih..

Tempat sampah
Jepang negara yang nyaman, vending mesin ada dimana mana.

Tetapi serangan teror di Jepang pada tahun 90an, membuat tempat sampah dihapus dari jalanan. Jadi bersiap saja membawa kantung kecil untuk sampah, sampai anda menemukan tempat  sampah di sekitar toko atau stasiun.

Bila anda menemukan tempat sampah di Jepang, anda beruntung karena benda ini adalah barang langka yang ada di jalan umum.

Buang sampah anda disana sebelum anda melanjutkan perjalanan, karena mungkin tidak menemukan tempat sampah lain.

Barang biasa di tinggal di meja
Bila mampir ke restoran kecil atau restoran tempat saji. Jangan kaget melihat smartphone, iphone dan tas dibiarkan di tinggal pemiliknya.begitu saja.

Jepang adalah negara dengan tingkat kejahatan paling rendah. Disana masyarakat di didik dengan kejujuran. Tidak heran melihat anak kecil berangkat pulang pergi dengan naik kereta dengan aman.

Harga buah.
Ada beberapa toko kecil atau supermarket di lantai dasar gedung.

Toko supermarket kelas menegah atau besar menjual buah buahan asli Jepang. Tunggu dulu, itu merupakan makanan mewah bagi kita walau biasa saja bagi penduduk Jepang.

Harganya mencapai $100-200 untuk satu melon /semangka saja.Jadi jangan asal ambil tanpa melihat harganya.

Buah tersebut bukan untuk makanan sehari hari, lebih diutamakan sebagai hadiah seperti pernikahan, kunjungan ke rumah sakit atau dengan hadiah bagi rekan bisnis.

Makanan
Masyarakat Jepang akan kaget bila mereka pertama kali keluar negeri. Melihat makanan berlimpah dibuang begitu saja.

Kebalikannya dengan kita yang mampir ke Jepang, jangan kaget menu makanan yang diberikan ukurann kecil. Jangan berharap meminta gelas minum anda berukuran besar.

Bagaimana menambah menu yang anda beli, minta refill ke pelayan akan diberikan.
Untuk makanan yah menunya memang kecil. Bila anda sudah kelaparan, silakan memesan menu porsi paling besar.

Tempat duduk
Bagi wisatawan di Jepang mungkin tidak mudah menemukan tempat duduk terlalu banyak, mungkin anda sudah terlalu lelah tetap saja anda tidak bisa mendapatkan tempat duduk.

Anda bisa mampir ke restoran di dekat anda seperti di stasiun, beli makanan dan disana anda bisa duduk untuk sementara waktu.

Budaya antri
Tokyo salah satu kota terpadat di dunia. Tapi masyarakat disana memiliki budaya antri.

Bahkan antri adalah sebuah seni di Jepang. Dimana saja antri, eskalator, restoran, makanan di kaki lima bahkan untuk membeli popcorn anda boleh antri 1 jam tanpa disodok orang di di belakang anda. Bila anda tidak suka antri, cobalah pada jam tidak sibuk, akan lebih nyaman

Barang hilang
Sebagai turis, anda kehilangan barang di negeri orang lain. Jangan takut, misalnya anda kehilangan barang di stasiun, bicara ke petugas stasiun. Jika anda kehilangan barang di satu daerah, lapor ke petugas polisi terdekat.

Jika anda sudah check-out dari hotel dan ada barang tertinggal disana, hubungi petugas hotel. Besar kemungkinan barang anda akan kembali bila merka menemukan.

Tidak ada handuk atau serbet
Di Jepang umumnya anda tidak menemukan benda ini. Sebaiknya membawa sendiri atau membeli

Uang tunai lebih penting.
Di Jepang uang tunai adalah raja. Tidak masalah anda membawa banyak uang, karena Jepang salah satu negara paling aman. Termasuk uang koin akan sangat berguna dijalan.

Kartu kereta
Pasmo atau Suica adalah kartu untuk kereta berbeda. Tapi kartu tersebut dapat di isi ulang dan hampir bekerja si semua tempat. Termasuk untuk membeli makanan, minuman otomatis.

Kartu Pasmo dan Suica, apa yang dapat anda gunakan. Melayani di 10 area dari Osaka, Kyoto dan Fukuioka. Satu kartu dapat digunakan 10 tahun dari waktu terakhir digunakan.
Turis cukup melihat tanda untuk layanan Pasmoc Suice.
Nama di kartu tidak dapat di tranfer untuk digunakan orang lain.
Dapat digunakan untuk perjalan kereta, bus atau bus arirport, bus antar kota dan bus malam.
Untuk belanja dapat menanyakan ke toko apakah mereka memiliki layanan Pasmo
Mengunakan karto Pasmo di vending mesin, cukup di tempelkan seperti layanan kereta dan bus. Dan kartu Pasmo dapat digunakan untuk membayar parkir.
Tapi tidak dapat untuk membayar tiket kereta Shinkansen. Atau beberapa layanan transportasi malam hari

Bawa paspor di jalan untuk turis.
Pasport akan berguna ketika jalan jalan di kota besar Jepang. Paspor asli dapat diperlihatkan ketika berbelanja, dan mendapat potongan tax bagi orang asing bila membeli barang lebih dari $50. Tapi paspor harus yang asli dan bukan foto copyan.