Ada beberapa kebiasaan unik dari penumpang pesawat untuk First class.

Pastinya berbeda dibanding kelas belakang alias penumpang pesawat pada umumnya.

Yaitu kelas bisnis sampai kelas ekonomi.

Pengalaman ini dibagikan oleh pramugari pesawat dari Jepang, di First Class kebiasaan penumpang sangat berbeda dibanding kelas lain.

Dibawah ini kebiasaan para penumpang pesawat First Class

- Sepatu mereka umumnya sangat mengkilap dan terawat.

- Mereka tidak mengantung jaket atau jas mereka di kursinya.


- Bagian kancing baju terlihat sangat bersih.

- Penumpang di kelas First Class umumnya memiliki postur tubuh yang baik.

- Mereka biasanya hanya membawa dompet lipat sederhana.

- Bahkan mereka tidak terlihat mengenakan barang bermerek.

Different habit betwen First Class vs Bussiness Class 
Airlane

Mengapa dompet mereka sederhana.  Umumnya penumpang di First Class membayar dengan card, dan jarang membawa uang dalam jumlah banyak.

Penumpang First Class lebih mengutamakan efisiensi dengan menikmati penerbangan.
Penumpang di First Class tidak biasa melemparkan jaket mereka di kursi.
Mereka melipat dengan rapi dan melipat dengan hati hati, lalu menyerahkan ke petugas pesawat untuk ditaruh di tempat jaket.

Dompet mereka terlihat sangat tipis dibanding penumpang kelas lainnya.

Layanan First Class adalah layanan premium.
Dimana penumpang mendapatkan ruang lebih besar minimum 4-6 tempat duduk dari kelas ekonomi. Bahkan di pesawat baru seperti mendapatkan sebuah kamar.
Baris penumpang First Class rata rata 1-2-1 penumpang.

Staf penerbangan melakukan tugas tidak hanya di depan penumpang. Tapi mempersiapkan semua yang dibutuhkan di belakang penumpang.
Dari Boarding Pass, Check-in, dan Imigrasi, dari keberangkatan sampai tiba di tujuan, harus memberikan kesempurnaan sebuah perjalanan.

Garuda misalnya, dengan memesan tiket First Class. Kendaraan akan disediakan bagi penumpang First Class beberapa jam sebelum keberangkatan
Penumpang First Class akan dijemput, bahkan di hubungi via telepon. Jam berapa akan di jemput.
Sampai di bandara, kendaraan langsung menuju ruang tunggu keberangkatan atau Garuda Lounge Airlines.
Penumpang hanya perlu menyerahkan dokumen untuk penerbangan, dan menunggu di Lounge.
Setelah pesawat tiba, dan penumpang akan masuk ke pesawat. Semua dokumen diserahkan, tentunya tanpa antri masuk ke pesawat.

Di dalam pesawat layaknya seperti di rumah sendiri. Semua dibantu oleh awak kabin.
Garuda Airlines adalah masuk sebagai 20 maskapai penerbangan First Class terbaik.

    Etihad Airways
    Emirates
    Air France
    Singapore Airlines
    Cathay Pacific
    Qatar Airways
    Japan Airlines
    ANA All Nippon Airways
    Garuda Indonesia
    Lufthansa

Jepang memiliki layanan penerbangan First Class. Satu gambar ini menunjukan seorang karyawan membersihkan koper dari penumpang First Class ketika diturunkan dari pesawat.
Penumpang tidak tahu bila bagasi mereka sudah dibersihkan. Dan menjadi standar layanan premium untuk First Class.

Layanan di belakang penumpang First Class


Penumpang Business Class.
Ini yang unik, di kelas ekonomi tentu sebagian besar sudah tahu. Hiruk pikuk, berebut tempat lemari bagasi. Bila tidak dapat, maka anda harus memegang sendiri bagasi anda dibawah kursi.

Bagaimana dengan penumpang di kelas bisnis, yang lebih dekat dengan penumpang First Class.

Disni juga terlihat perbedaannya. Penumpang pesawat Bussiness Class umumnya terlihat lebih glamor alias bling bling.
Seperti membawa barang bermerek, dan ingin terlihat penting atau terlihat sudah sukses.

Lalu apa artinya dari kebiasaan penumpang pesawat di First Class ini.
Pramugari Akiko tidak bisa menjelaskan. Mungkin tampil bl1ng bling bukanlah tanda suksesnya seseorang.
Mereka yang sukses lebih menonjolkan kesederhanaan untuk terlihat lebih bersahaja. Hal seperti ini merupakan daya tarik yang diperlihatkan dari kalangan pengusaha atau karyawan yang sukses sangat terlohat di penumpang First Class.