Kebiasaan penumpang First Class vs Bussiness Class yang unik


Kategori : Stuff | Date : 1 April 2018
Ada beberapa kebiasaan unik dari penumpang pesawat untuk First class.

Pastinya berbeda dibanding kelas belakang alias penumpang pesawat pada umumnya.

Yaitu kelas bisnis sampai kelas ekonomi.

Pengalaman ini dibagikan oleh pramugari pesawat dari Jepang, di First Class kebiasaan penumpang sangat berbeda dibanding kelas lain.

Dibawah ini kebiasaan para penumpang pesawat First Class

- Sepatu mereka umumnya sangat mengkilap dan terawat.

- Mereka tidak mengantung jaket atau jas mereka di kursinya.

- Bagian kancing baju terlihat sangat bersih.

- Penumpang di kelas First Class umumnya memiliki postur tubuh yang baik.

- Mereka biasanya hanya membawa dompet lipat sederhana.



- Bahkan mereka tidak terlihat mengenakan barang bermerek.

Different habit betwen First Class vs Bussiness Class 
Airlane

Mengapa dompet mereka sederhana.  Umumnya penumpang di First Class membayar dengan card, dan jarang membawa uang dalam jumlah banyak.

Penumpang First Class lebih mengutamakan efisiensi dengan menikmati penerbangan.
Penumpang di First Class tidak biasa melemparkan jaket mereka di kursi.
Mereka melipat dengan rapi dan melipat dengan hati hati, lalu menyerahkan ke petugas pesawat untuk ditaruh di tempat jaket.

Dompet mereka terlihat sangat tipis dibanding penumpang kelas lainnya.

Layanan First Class adalah layanan premium.
Dimana penumpang mendapatkan ruang lebih besar minimum 4-6 tempat duduk dari kelas ekonomi. Bahkan di pesawat baru seperti mendapatkan sebuah kamar.
Baris penumpang First Class rata rata 1-2-1 penumpang.

Staf penerbangan melakukan tugas tidak hanya di depan penumpang. Tapi mempersiapkan semua yang dibutuhkan di belakang penumpang.
Dari Boarding Pass, Check-in, dan Imigrasi, dari keberangkatan sampai tiba di tujuan, harus memberikan kesempurnaan sebuah perjalanan.

Garuda misalnya, dengan memesan tiket First Class. Kendaraan akan disediakan bagi penumpang First Class beberapa jam sebelum keberangkatan
Penumpang First Class akan dijemput, bahkan di hubungi via telepon. Jam berapa akan di jemput.
Sampai di bandara, kendaraan langsung menuju ruang tunggu keberangkatan atau Garuda Lounge Airlines.
Penumpang hanya perlu menyerahkan dokumen untuk penerbangan, dan menunggu di Lounge.
Setelah pesawat tiba, dan penumpang akan masuk ke pesawat. Semua dokumen diserahkan, tentunya tanpa antri masuk ke pesawat.
Di dalam pesawat layaknya seperti di rumah sendiri. Semua dibantu oleh awak kabin.
Garuda Airlines adalah masuk sebagai 20 maskapai penerbangan First Class terbaik.

    Etihad Airways
    Emirates
    Air France
    Singapore Airlines
    Cathay Pacific
    Qatar Airways
    Japan Airlines
    ANA All Nippon Airways
    Garuda Indonesia
    Lufthansa

Jepang memiliki layanan penerbangan First Class. Satu gambar ini menunjukan seorang karyawan membersihkan koper dari penumpang First Class ketika diturunkan dari pesawat.
Penumpang tidak tahu bila bagasi mereka sudah dibersihkan. Dan menjadi standar layanan premium untuk First Class.

Layanan di belakang penumpang First Class




Penumpang Business Class.
Ini yang unik, di kelas ekonomi tentu sebagian besar sudah tahu. Hiruk pikuk, berebut tempat lemari bagasi. Bila tidak dapat, maka anda harus memegang sendiri bagasi anda dibawah kursi.

Bagaimana dengan penumpang di kelas bisnis, yang lebih dekat dengan penumpang First Class.

Disni juga terlihat perbedaannya. Penumpang pesawat Bussiness Class umumnya terlihat lebih glamor alias bling bling.
Seperti membawa barang bermerek, dan ingin terlihat penting atau terlihat sudah sukses.

Lalu apa artinya dari kebiasaan penumpang pesawat di First Class ini.
Pramugari Akiko tidak bisa menjelaskan. Mungkin tampil bl1ng bling bukanlah tanda suksesnya seseorang.
Mereka yang sukses lebih menonjolkan kesederhanaan untuk terlihat lebih bersahaja. Hal seperti ini merupakan daya tarik yang diperlihatkan dari kalangan pengusaha atau karyawan yang sukses sangat terlohat di penumpang First Class.

Ini bukan Fotosphop, tapi foto asli dimana 2 sisi kehidupan. Satu sisi adalah foto rumah yang sudah berkecukupan, disisi sebelahnya adalah perumahan untuk orang miskin. Tidak hanya di Mexico City, tapi di beberapa kota terlihat seperti dua tempat yang terbelah.

Dunia penerbangan sekarang sudah sangat sibuk. Bila pilot atau pramugari meminta ponsel dimatikan total. Jet komersil dapat mencapai kecepatan supersonik tapi terjadi dengan dorongan angin. Ventilasi udara di pesawat dapat menghindari penyakit.

Fotografer ambasador Nikon Charmi membeli 4 memory Sandisk Extreme 128GB SDXC tetapi semuanya palsu. Diketahui ketika digunakan, memory menghentikan proses camera. Diamati memory SD card sangat mirip, seperti bagian label. Hanya satu yang tertinggal, dan luput oleh pemalsu yang dapat dikenali.



Khusus untuk perusahaan penerbangan dengan armada pesawat sangat besar. Walau pramugari dianggap sebagai pekerjaan glamor, kebanyakan dari mereka baru mengenal. Beberapa istilah di awak kabin juga berbeda.

Bila bandara modern sudah menangani sistem bagasi pesawat sangat aman, seluruh distribusi koper dilakukan dengan sistem elektronik. Barang bawaan akan aman di dalam tas koper. Tapi ada bandara masih mengunakan sistem lama dengan sedikit modernisasi. Bandar udara dengan sistem lama mungkin berbahaya bagi barang di dalam koper.

Jepang sebagai negara yang rapi. Kereta terlambat maka masinis akan meminta maaf ke penumpang. Ketepatan transportas kereta MRT hanya berbeda dalam hitungan detik, kereta akan tiba sesuai jadwal. Bagaimana dengan taksi disana apakah sama tertib

Namanya Sayagh Jaques, usianya 50 tahun, tidak punya rumah alias pengangguran di jalan kota Paris. Tapi tidak tidak berhenti sebagai tunawisma, karena dia rajin berolahraga. Semua uang diberikan oleh orang yang kasihan kepada dirinya. Sekarang muncul di TV



Ada ada saja gaya marketing perusahaan Skymark Airlines. Mereka mulai meluncurkan layanan pesawat Airbus-330-300 pertama di pertengahan tahun lalu. Memiliki 3 rute pertama untuk penerbangan mereka. Terakhir membuat heboh bersama pramugari cantik dengan seragam rok mini.

Lihat saja video yang satu ini, pembuatannya sangat kreatif. Mengabungkan 2 teknik antara timelapse dan hyperlapse untuk mengabadikan pemandangan sebuah kota. Diabadikan di kota Toronto oleh fotographer Ryan Emond

Etihad Airlines hanya menjelaskan kabin kelas satu mereka di pesawat Airbus A380. Rute pesawat yang dilayani antara Abu Dhabi ke London, New York dan Sydney. Penerbangan perdana dimulai tahun 2015. Di dalam kabin terdapat LCD TV 32 inch, layar 27 inch di kamar tidur

Amerika tahun lalu memiliki jadwal 9,8 juta penerbangan. Dibanding pesawat jaman dulu yang mengunakan kontrol manual. Teknologi pesawat saat ini mengunakan teknologi digital. Pilot hanya perlu mengawasi instrumen  ketika auto pilot diaktifkan.

Menceritakan seorang pencuri cilik, dia mencuri untuk ibunya.30 tahun berlalu, si tukang sup masih sama saja. Selalu memberikan makan kepada pengemis. Sayang si penjual sup ternyata sakit dan koma. Apa yang diberikan pesan dari film pendek ini

Ketika anda masuk ke sebuah restoran di tahun 2007, dan memesan paket minuman Coke. Anda akan diberikan cangkirnya saja. Ketika anda membeli 1 kaleng minuman ringan $1, atau 1 eskrim $3. Bila anda membeli 1 lusin minuman ringan harganya menjadi $3 dan $7 untuk 12 eskrim.



Tentang kartel di Mexico, kereta cepat di Jepang, planet Pluto dan mengembalikan SIM yang hilang di Amerika.

Gajah tidak bisa melompat, wanita berkedip 2 kali lebih banyak dari pria


No popular articles found.