Timelapse Milky Way resolusi video 4K lengkap dengan foto


Digital | 2 October 2014

Konstantinos Vasilakakos membuat video timelapse dengan latar belakang galaksi Bima Sakti.

Lengkap dengan video resolusi 4K. Dia mengabadikan galaksi Bima Sakti mengunakan camera Nikon D610 ditambah 3 lensa Samyang 14mmf2.8, Nikkor 50mm f1.4 dan Nikkor 70-200f.28.

Lensanya sudah lensa khusus untuk video landscape.



Peralatan yang dipakai dibawah ini
Camera: Nikon D610
Len: Samyang 14mm f2,8 and Nikkor Af-S 50mm F/1.4
Battery grip: MB-D14 for d610
I used 2 batterys, for D610.
Tripod: Benro A1980 F
Star tracker: Vixen Polarie
Memory stik: Sandisck 32gb Extreme pro

Adobe Photoshop cc
Adobe After Effects sc6
Adobe Premiere cc 2014


LRTime-lapse3

Dia mulai membuat proyek video pada akhir Mei 2014, pergi berjalan kaki ke gunung di Petrilo untuk menjauh dari polusi cahaya kota. Kenapa akhir bulan Mei. Umumnya fotographer mendapatkan posisi terbaik galaksi Bima Sakti antara musim panas. Ketika bulan Mei sampai Agustus posisi inti galaksi dapat diabadikan dengan camera. Untuk mendapatkan tempat jauh dari polusi cahaya, dapat mengunakan pemetaan dari Blue Marble

Google+ plus.google.com/u/0/100895165

Video dibawah ini memiliki resolusi maksimum 2160p atau resolusi 4K



Atau tertarik membuat foto galaksy Milky Way di kota, ini tipnya.

Berita terkait
www.obengplus.com/artikel/articles/261/1/Cara membuat foto Galaksi Bima Sakti di kota
Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 20 Mei 2020 jam 4 pagi dapat mengabadikan galaksi Bima Sakti di atas rumah 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Fotografer dan pembuat film  Elia Saikaly mampir ke gunung Everest. Dia membuat pemandangan dengan foto galaksi Bima Sakti disana. Sementara para pendaki tidur, dia mengabadikan pemandangan dengan camera Canon.



Satu lagi karya fotografer Mike Olbinski dengan hobi membuat video timelapse. Kali ini membuat video badai dari tornado dan petir, tapi dibuat dengan warna hitam putih. Lebih menyeramkan dibanding videobadai dengan warna.

Timelapse Our True Significance ini memberikan gambaran kepada penonton, betapa kecilnya kita. Dibanding gunung dan galaksi diluar sana. Atau kita melihat bintang seperti biasa, tapi disini diperlihatkan begitu jelas dan tajam dari garis Bima Sakti. Sudah di upload ke Youtube

Fotographer Kenneth Bandon sering melakukan di alam bebas. Yang ini video Timelapse dari pekerjaannya. Bagaimana dia melihat bintang dengan teleskop. Satu camera di tempelkan diatas teleskop, dan bagian akhir melihat kegiatan dirinya yang sedang menikmati pemandangan.

Sinematografer Polandia Maciej membuat video timelapse Treasures of Zakynthos. Mengulas keindahan alam di sebuah tempat wisata di pulau Yunani. Video ini memenangkan penghargaan Los Angeles Independent Film Festival, termasuk penghargaan dari tim Vimeo.

2 tahun foto untuk video timelapse di kumpulkan. Dari 600 urutan menghasilkan 5 TB foto. Kita dapat melihat pemandangan negara Austria yang dibuat oleh FilmSpektakel. Fotographer Thomas Pocksteiner dan Peter Jablonewski melakukan beberapa perjalanan ke beberapa daerah di Austria.



Joe Capra seorang fotographer dari Los Angeles. Dia memiliki spesialisasi untuk fotographer timelapse resolusi tinggi. Karena perangkat yang dipakai adalah camera PhaseOne IQ180.  Dengan sensor Medium Format yang tajam

Video timelapse Clouds above Tokyo dibuat oleh Darwinfish 105 di channel Youtube. Mengambil pemandangan kota Tokyo, lengkap dengan peralatan camera, cuaca dari siang, dari musim semi dan kegiatan di stasiun kereta Shinjuku.

Astrofotografi umumnya mengabadikan posisi gerakan bintang atau garis Bima Sakti. Tapi fotographer Lance Page membuat berbeda, video timelapse yang dibuat malah mengikuti posisi bumi yang bergerak sedangkan bintang terlihat tetap.

Alexander Gert seorang astronot tinggal 6 bulan di stasiun ruang angkasa ISS. Dia mengabadikan 12500 foto dan dibuat menjadi video dengan teknik Timelapse. Dapat melihat tipisnya atmofer bumi, atau galaksi Bima Sakti dari ruang angkasa.

Lihat saja video yang satu ini, pembuatannya sangat kreatif. Mengabungkan 2 teknik antara timelapse dan hyperlapse untuk mengabadikan pemandangan sebuah kota. Diabadikan di kota Toronto oleh fotographer Ryan Emond

Beno Saradzic seperti melihat keajaiban dari negara Emirat. Dia meninggalkan videonya di Vimeo "". Mengabadikan video timelapse di Burj Khalifa, pelabuhan Aldar dan lainnya. Video yang dibuat tidak kepalang, 7 menit 40 detik, 2 setengah tahun

Teknik video Layerlapse mengabung foto dengan jam berbeda dan disatukan menjadi video. Dibuat dari 150 ribu foto menjadi video, data foto mencapai 6TB. Layerlapse dibuat dengan teknik gabungan foto yang diambil pada waktu berbeda.



Selama periode 5 bulan, 16 ribu km perjalanan, puluhan ribu foto, dikemas dalam 5 menit video. Morten Rustad membuat video Timelapse dari kumpulan foto, hampir setengah tahun dia mengerjakan proyeknya dengan mengumpulkan foto sebagai film Time-lapse

2 keluarga, 2 camera, 30 negara, 60 kali penerbangan, 1000+ time lapse video, 200 ribu gambar lebih dan 20 TB data. Video ini direkam selama 2 tahun, ketika pembuatnya jalan jalan ke Eropa. Katanya nonton di HD video

Kwon asal korea sudah mengumpulkan beberapa foto terbaiknya untuk video timelapse. Dari tahun 2009 sampai 2013, dari Korea, gunung Kalimanjaro, gunung Baekdu, Tanzania, Uluru Australia dan Yellowknife Canada. Memang niat

Shawn Reeder melakukan banyak perjalan di negara Selandia Baru. Dia pindah dari rumah lamanya 10 tahun lalu, dan mulai membuat beberapa film dari seluruh dunia. 3 bulan keliling di Selandia Baru

Video ini sih enga ada seru serunya, bukan menampilkan keindahaan alam, bukan menampilkan galaksi atau keindahan warna nebula. Video ini mengabadikan satu foto setiap 10 detik, selama satu tahun.




No popular articles found.
< /body>