23 April 2014 lalu satelit observasi Swift menangkap sebuah bintang kerdil mengeluarkan kilatan seperti matahari. Tapi kekuatannya amat sangat besar, mencapai 10.000 kali kekuatan cahaya matahari kita yang pernah tercatat. Ukurannya hanya sepertiga dari matahari tapi masih aktif

Stephen Drake astrofisikawan dari Nasa mengatakan tentang superflare tersebut. Kalau dihitung , kekuatan panasnya mencapai 200 juta deg C, 12x lebih panas dari kilatan matahari yang pernah tercatat oleh manusia.

Kejadian superflare ini terjadi di bintang biner yang disebut DG Canum Venaticorum (DG CVN) dengan jarak 60 tahun cahaya dari bumi. Bintang kembar di tata surya tersebut hanya memiliki ukuran sepertiga dari matahari, dan terlihat cahayanya masih redup. Keduanya saling mengorbit dengan jarak hanya sepertiga dari jarak bumi ke matahari. Peneliti tidak mengetahui bintang yang mana yang mengeluarkan cahaya sangat kuat.

Secara umum di radius terjauh sampai 100 tahun cahaya dari bumi. Bintang yang ada memiliki ukuran seperti matahari dan baru berusia separuh. Selain ukuran cukup besar, sekitar seribuan bintang memiliki ukuran kecil dengan warna merah muda. Peneliti memperkirakan bintang DG CVN ini umurnya masih sangat muda, baru terbentuk 30 juta tahun. Jadi baru 0.7 persen dari usia tata surya kita dan masih sangat aktif. Tingkat kecerahan bintang terditeksi oleh satelit Swift dengan tingkat 10-100x, dan diukur dengan sensor X-Ray.

Gambar ilustrasi dari NASA dengan bintang DG Canum Venaticorum

The star DG Canum Venaticorum

Mungkin pernah ingat ketika matahari mengeluarkan kilatan kelas X pada bulan November 2003 dan mencapai skala X.45. Tapi disana mencapai 10.000x lebih besar bahkan diperkirakan harus dimasukan dengan skala X.100.000.

Peneliti memperkirakan penyebab bintang kecil ini memiliki letupan cahaya sangat besar. Karena putaran bintang yang begitu cepat menjadi bahan penting dari medan magnit. Bintang ini berputar sangat cepat hanya 1 kali rotasi setiap hari atau 30x bahkan lebih dari putaran matahari. Mungkin matahari kita juga seperti itu ketika masih berusia muda. Beruntung bagi kita, saat ini matahari sudah stabil.