Galaksi M60-UCD1 kerdil dengan bintang sangat padat


Kategori : Science | Date : 19 September 2014
Astronom selalu menemukan sebuah blackhole atau lubang hitam dengan ukuran besar dan galaksinya cukup besar. Yang satu ini galaksi M60-UCD1, sebuah galaksi terlihat kecil atau galaksi kerdil. Tapi disana ada yang berbeda, ukuran blackhole yang sangat besar sekali.

Letak galaksi M60-UCD1 dengan ukuran 1/500 dari galaksi Bima Sakti. Menurut Nasa, galaksi ini memang kecil dengan bentangan sekitar 300 tahun cahaya saja. Tapi disana terlihat seperti bintang yang menumpuk dan berdekatan, sekitar 140 juta bintang ada disana. Di titik tengah galaksi ini berdiri sebuah benda sangat besar si Black Hole.

Manusia di bumi, pada malam hari dapat mengamati sekitar 4000 bintang. Tapi di galaksi M60-UCD1, kita akan melihat 1 juta bintang. Dianggap sebagai galaksi yang padat dan rapat. Mengapa galaksi M60-UCD1 memiliki bintang saling berdekatan. menurut peneliti, mungkin galaksi kerdil ini adalah sisa pecahan dari galaksi dan pernah bertabrakan dengan galaksi lainnya. Masih menjadi misteri, mengapa lubang hitam disana menjadi sangat besar dalam sebuah kotak kecil. Hal tersebut belum bisa dijawab oleh peneliti.

Dibawah ini bentuk galaksi M60-UCD1 (ilustrasi)




Galaksi yang ada di alam semesta kadang terbentuk dalam kelompok. Tapi area IDCS 1426 terlihat adanya kelompok galaksi dimana keberadaan mereka sangat jauh. Bahkan baru terbentuk ketika alam semesta juga baru melewati masa Big Bang. 10 miliar tahun cahaya jauhnya.

Tim astronom Jepang, Meksiko dan universitas Massachestts Amherst sedang mempelajari sebuah monster galaksi. Letaknya 12,4 miliar tahun cahaya dari Bumi. Sebelum gambar didapat dari teleskop Alma, tidak ada peneliti yang dapat menerangkan mengapa galaksi raksasa ini dapat terbentuk ketika awal alam semesta baru terbentuk



Bentuk galaksi Bima Sakti, kali ini tampak berbeda. Diabadikan dari satelit ruang angkasa Planck milik ESA, tidak mengabadikan cahaya bintang saja. Tapi menangkap debu dan gas, partikel serta medan magnet yang lebih rinci. Peta yang dibuat dibawah ini adalah hasil foto dengan 4 warna berbeda.

Galaksi NGC 4676 adalah dua galaksi kecil, disebut juga galaksi Tikus (Mice). Keduanya berada di konstelasi Coma Berenices yang jaraknya 290 juta tahun cahaya dari Bumi. Mungkin sekarang, kedua galaksi sudah bergabung menjadi satu galaksi utuh

Beberapa tahun terakhir ilmuwan mencoba membuat simulasi dengan mengembangkan model dari supercomputer atas pembentukan alam semesta. Tapi tidak pernah berhasil membuat yang mereka inginkan. Simulasi computer membuat galaksi yang terbentuk terlalu besar, ada yang terlalu keci. Proyek Eagle akhirnya berhasil membuat simulasi hampir mirip.

Teleskop Southern Observatory Eropa di La Sillar Chile mengabadikan foto dari lokasi Messier 11 atau NGC 6705 atau nama lain Wild Duck Cluster.  Kelompok bintang atau Cluster Stellar membentuk sudut segitiga atau disamakan dengan formasi kawanan bebek yang sedang terbang.

Galaksi dengan nomor NGC 1433 memiliki cahaya ditengah yang menyala. Tidak semua galaksi memiliki lubang hitam yang besar, sehingga bintang di tengah galaksi bisa aman dan tetap bercahaya. Bila galaksi memiliki lubang hitam sangat besar, seperti ini yang terlihat



Astronomi kali ini menampilkan sebuah foto galaksi payung atau setidaknya berbentuk payung di sisi galaksi utama. NGC 4651 memiliki bagian buntut yang tertinggal, bagian tersebut sebenarnya sampah dari tabrakan 2 galaksi yang terjadi.

Galaksi NGC 4258 jaraknya 23 juta tahun cahaya. Disana terlihat seperti kembang api, ada lubang hitam memakan gas disana.  Galaksi 4258 disebut juga M106, memiliki bentuk spiral seperti Bima Sakti. gambar 4 teleskop untuk mendapatkan satu gambar lengkap

Galaksi M81 atau Messier 81 letaknya 12 juta tahun cahaya dan berada di konstelasi Ursa Major Bentuk galaksi M81 adalah spiral, tapi ada yang unik di galaksi ini. Nasa membuat gabungan gambar dari beberapa teleskop berbeda



No popular articles found.