Keunikan di tata surya kita, dari semua planet memiliki ciri tersendiri. Hanya planet Bumi yang tidak memiliki kondisi paling ekstrim.

Bumi memiliki lautan, dahulu Mars juga memiliki lautan. Tetapi atmosfer bumi cukuptebal. Dibanding planet lain hanya satu planet dengan kandungan oksigen paling banyak yaitu Bumi. Menjadi planet paling indah untuk manusia.

Satu keanehan di planet Jupiter, tidak dipungkiri lagi adalah spot merah. Spot merah tersebut adalah badai, tapi sangat besar. Ukurannya 3 kali lebar bumi atau 3x lingkaran bumi.. Badai disana sudah terjadi sejak 300 tahun lalu. Tapi nanti spot merah disana akan menghilang setelah badai raksasa tersebut mereda.

Saturnus terkenal dengan cincin spektakuler dibagian kutubnya. Jupiter, Uranus dan Neptunus juga memiliki cincin. Hanya di planet Saturnus, cincin tersebut memiliki bentuk sangat unik. Lingkaran di kutub tidak berbentuk lingkaran tapi segi enam. Masing masing sisinya sepanjang 12500km atau selebar 4x bumi. Entah mengapa cincin berbentuk heksagonal tersebut terjadi. Mungkin terdapat interaksi yang rumit antara gelombang menuju atmofer dan putaran gas.

Badai di planet Mars menjadi badai terbesar yang menyelimuti planet merah ini. Bisa berlangsung berbulan bulan. Salah satu teori mengatakan, badai debu terus tumbuh sangat lama. Mungkin terjadi pemanasan di atmosfer Mars karena debu yang naik ke atsmofer. Kantong udara yang hangat naik ke daerah lebih dingin dan menghasilkan angin. Karena kencangnya badai tersebut mampu mengangkat debu lebih banyak dari tanah. Setelah naik membuat atmofer menjadi panas dan meningkatkan lebih besar lagi kekuatan angin dan terus menarik debu lebih banyak lagi.

Cincin Saturnus begitu besarnya, salah satu cincin paling besar baru ditemukan pada tahun 2009. Bila dihitung ukuran malah jauh lebih besar dari planet Saturnus sendiri, mencapai 200x diameter planet sendiri.

Planet Neptunus disana terdapat aliran jet angin yang jalan jalan dengan kecepatan lebih dari 2500km perjam. Masih menjadi misteri mengapa terdapat arus angin begitu kuat, padahal Neptunus berada jauh dari matahari.

Planet Uranus juga tidak kalah unik. Uranus memiliki kemiringan paling jauh dari planet lainnya. Seperti bumi, memiliki sudut miring. Setiap 6 bulan sekali akan terlihat gerakan matahari seperti berpindah karena pergerakan sudut bumi. Para ahli memperkirakan, dahulu planet Uranus pernah ditabrak planet seukuran bumi. Sehingga sudutnya bergeser lebih jauh dan membuat sudut planet paling miring dari planet lain.

Dari semua gunung yang pernah ditemukan dan terrtinggi di tatasurya, hanya gunung yang ada di planet Mars. Tingginya sekitar 27km, atau 3x dari ketinggian gunung Everest. Disebut gunung Olympus Mons masih memegang rekor sebagai gunung tertinggi di tatasurya.

Aliran suhu liar yang panas di planet Merkurius. Karena planet ini berada dekat dengan Matahari, tentu saja suhunya sangat panas. Dapat mencapai 450 derajat Celcius pada bagian yang menghadap matahari. Tapi disisi permukaan lain menjadi sangat dingin. Disisi yang membelakangi Matahari, suhunya anjlok - 170 derajat C. Menjadi planet dengan suhu ekstrim antara malam dan siang hari.



Terakhir adalah Venus. Venus menjadi planet kedua paling dekat dengan Matahari. Walau menjadi planet nomor 2 yang dekat dengan matahari, planet ini begitu padat, sangat berbahaya dan beracun, karena disana terjadi efek rumah kaca. Suhu disana tidak kalah ekstrim seperti Merkurius, bahkan lebih panas sampai mencapai 465 deg.C.  Suhu panas tersebut cukup untuk melelehkan metal timah