Satelit SDO - Solar Dynamics Observatory diluncurkan 11 Februari 2010, hari ini genap 5 tahun beroperasi mengamati permukaan matahari. Nasa merilis hasil rekaman matahari selama 5 tahun dengan sebuah timelapse dari beberapa kejadian di matahari. Satelitt SDO sudah beropeasi 1826 hari dan mengirim data 2,600 TB yang seluruhnya berisi gambar matahari dengan total 200 juta foto

Satelit SDO bekerja 24 jam setiap hari. Menangkap aktivitas dari matahari, ledakan, corona dan seluruh yang terjadi di permukaan matahari selama 5. Seperti kejadian 2014 lalu, SDO menangkap spot permukaan matahari terbesar sejak terlihat spot terbesar sebelumnya di tahun 1995. Satelit SDO mengunakan panjang gelombang untuk menangkap pebedaan panas, di beberapa sisi dapat mencapai 1.000x lebih panas dari permukaan matahari sendiri

Dibawah ini video aktivitas matahari selama 5 tahun dari pengamatan satelit SDO. Di upload oleh NASA tertanggal 11 Februari 2015

Satelit SDO

Video yang menengangkan terlihat setelah menit ke 2:22.  Seperti gambar diatas Salah satu dari lubang matahari atau disebut Flare bercahaya putih yang sangat panas dan lebih berbahaya dibanding letupan matahari. Flare matahari atau kilatan matahari akan diberi tingkatkan dengan tanda X.
Terlihat gas disekitarnya  seperti terhempas terkena sentakan lubang di matahari. Dan di menit ke 2:47,  terlihat letupan sedemikian besarnya dari sebuah bola gas super raksasa.




Agustus 2014
Video ini diambil dari rekaman foto matahari selama 3 tahun. Dan dikumpulkan menjadi video selama 3 menit. Mengunakan probe NASA Solar Dynamics Observatory (SDO) terus menerus memantau keadaan matahari kita. Ini yang terjadi di matahari selama 3 tahun terakhir

Matahari adalah gas raksasa, tapi bentuknya tidak bulat dan diam seperti penglihatan dari bumi. Matahari terus melakukan aktivitas dengan nyala api raksasa, terkadang melemparkan gas atau injeksi keluar orbitnya sampai membuat flare / kilatan matahari yang sangat terang.

Satelit SDO

Foto yang diambil dengan durasi 2 gambar setiap hari. Terlihat aktivitas matahari terus meningkat selama 3 tahun terakhir. Dari foto ini memperlihatkan Flare atau kilatan matahari yang terjadi, termasuk injeksi dari korona yang sangat besar. Beberapa ledakan di matahari akan membentuk badai magnetik raksasa dan bisa saja menganggu satelit. Beruntung selama ini arah ledakan besar belum ada yang langsung mengarah ke bumi.

Rekaman foto dalam durasi dibawah ini
30 detik partial gerhana bulan
1:10 antara bulan Agustus 2011, matahari mengeluarkan flare terbesar dalam skala X6.9
1:28 muncul lintasan komet Love Joy pada 15 Desember 2011
1:51 transit Venus pada tanggal 5 Juni 2012
2:28 gerhana partial.



Dibawah ini foto matahari terbaru dari SDO dengan tambahan video lebih lengkap. Gambar sejak bulan Januari 2015 sampai Januari 2016, dengan durasi 2 jam setiap frame



Juli 2017
Satelit SDO telah bertugas selama 7 tahun. Di awal Juli 2017 minggu pertamaterlihat masa tenang matahari terlihat mulai berakhir.
Setelah satelit SDO mengabadikan lubang besar dan lebih besar planet Bumi kembali muncul.

Satelit SDO abadikan lubang di matahari setelah matahari memasuki masa tenang


+ Online gambar matahari dari satelit SDO dapat dilihat melalui website Nasa