Maret 2015
ESA luncukan kembali 2 satelit navigasi Galileo. Satelit ke 7 dan 8 diliuncurkan dari Guinana Perancis pada 27 Maret 2015 lalu. Ditempatkan pada ketinggian 23,500 km dari permukaan Bumi
Sistem konstelasi satelit Galileo berada di Redu Beliga dan Galileo Control Centre di Oberpfaffenhoffen Jerman. Satelit akan dilakukan test sampai siap pada pertengahan tahun ini.
Masih ada 4 satelit yang di rakit di Bumi dan menjalani testing sebelum diluncurkan. ESA menargetkan peluncuran 6 satelit setiap tahun. Untuk mencapai jumlah sistem satelit Galileo sampai 30 satelit pada tahun 2020.

Agustus 2014
Saat ini ada 3 konstelasi atau jaringan satelit navigasi. GPS dari Amerika, Glonass dari Rusia sudah digunakan untuk masyarakat umum sudah menjangkau ke seluruh dunia. Satu lagi dari China dengan Beidou tapi masih meliputi beberapa daerah. Satelit Galileo adalah jaringan satelit navigasi milik Eropa, tapi jaringan pemasangan satelit mereka sangat lambat.

Kabar terbaru sistem satelit Galileo malah salah menempatkan orbitnya. Penyelidikan dilakukan oleh Arianspace yang bertugas untuk mengirim satelit ke ruang angkasa. Kabarnya satelit Galileo yang baru ditempatkan di orbit rendah, dan belum jelas apakah satelit navigasi Galileo tersebut mampu berfungsi secara normal.
Tidak hanya satu tapi 2 satelit dengan nama Doresa dan Milena. Diluncurkan dengan roket Soyuz buatan Rusia, dan diluncurkan di Guyana Perancis pada hari Jumat minggu lalu.



2 satelit tersebut adalah satelit nomor 5 dan 6 untuk jaringan geo-positioning ESA. 2 satelit sudah diluncurkan pada tahun 2011, dan 2 satelit terakhir tahun 2012. 2 satelit yang salah orbit ini malah sudah terlambat diluncurkan 1 tahunn dari jadwal.

Orbit satelit navigasinya, umumnya ditempatkan di orbit sedang. Sekitar 20-30 ribu km dari bumi. stasiun ISS berada di orbit rendah di ketinggian 330-400km termasuk satelit Iridium. Orbit tinggi berada mencapai 100 ribu km, biasanya ditempatkan satelit diam yang mengikuti gerakan bumi selama 24 jam.

Satellite Name Diluncurkan Carrier PRN Slot] Status Remarks
1 GIOVE-A GSAT0001 2005-12-28
05:19
Soyuz-FG/
Fregat
Test Test Pensiun 30 June 2012 Developed with the main goal of claiming the frequencies allocated to Galileo by the ITU. Some technology demonstration.
2 GIOVE-B GSAT0002 2008-04-26
22:16
Soyuz-FG/
Fregat
Test Test Pensiun 23 July 2012 Similar goal to GIOVE-A but with higher fidelity signals.
3 Galileo-IOV PFM GSAT0101 2011-10-21
10:30
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E11 B05 Beroperasi IOV (In Orbit Validation) vehicles were used for signal validation.[5] Healthy spacecrafts are considered part of the operative fleet.
4 Galileo-IOV FM2 GSAT0102 2011-10-21
10:30
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E12 B06 Beroperasi Used for signal validation.
5 Galileo-IOV FM3 GSAT0103 2012-10-12
18:15
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E19 C04 Beroperasi Used for signal validation
6 Galileo-IOV FM4 GSAT0104 2012-10-12
18:15
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E20 C05 Unavailable Hilang karena gagal sistem
7 Galileo-FOC FM1 GSAT0201 2014-08-22
12:27
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E18 Ext01 Testing Diluncurkan salah tempat, December 2014.
8 Galileo-FOC FM2 GSAT0202 2014-08-22
12:27
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E14 Ext02 Testing Diluncurkan salah tempat, March 2015
9 Galileo-FOC FM3 GSAT0203 2015-03-27
21:46
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E26 B08 Operational 2015-12-03
10 Galileo-FOC FM4 GSAT0204 2015-03-27
21:46
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E22 B03 Operational 2015-12-04
11 Galileo-FOC FM5 GSAT0205 2015-09-11
02:08
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E24 A08 Operational 2016-01-28
12 Galileo-FOC FM6 GSAT0206 2015-09-11
02:08
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E30 A05 Operational 2016-01-28
13 Galileo-FOC FM8 GSAT0208 2015-12-17
11:51
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E08 C07 Operational 2016-04-22
14 Galileo-FOC FM9 GSAT0209 2015-12-17
11:51
Soyuz-STB/
Fregat-MT
E09 C02 Operational 2016-04-22
15 Galileo-FOC FM10 GSAT0210 2016-05-24 08:48 Soyuz-STB/
Fregat-MT
E01 A02 Operational 2016-12-01
16 Galileo-FOC FM11 GSAT0211 2016-05-24 08:48 Soyuz-STB/
Fregat-MT
E02 A06 Operational 2016-12-01
17 Galileo-FOC FM7 GSAT0207A 2016-11-17 13:06 Ariane 5ES E07 C06 In commissioning Menunggu aktif
18 Galileo-FOC FM12 GSAT0212 2016-11-17 13:06 Ariane 5ES E03 C08 In commissioning Menunggu aktif
19 Galileo-FOC FM13 GSAT0213 2016-11-17 13:06 Ariane 5ES E04 C03 In commissioning Menunggu aktif
20 Galileo-FOC FM14 GSAT0214 2016-11-17 13:06 Ariane 5ES E05 C01 In commissioning Menunggu aktif
Perencanaan
21 Galileo-FOC FM15 GSAT0215 2017-08 Ariane 5ES        
22 Galileo-FOC FM16 GSAT0216 2017-08 Ariane 5ES        
23 Galileo-FOC FM17 GSAT0217 2017-08 Ariane 5ES        
24 Galileo-FOC FM18 GSAT0218 2017-08 Ariane 5ES        
25 Galileo-FOC FM19 GSAT0219 2018 Q3 Ariane 5ES        
26 Galileo-FOC FM20 GSAT0220 2018 Q3 Ariane 5ES        
27 Galileo-FOC FM21 GSAT0221 2018 Q3 Ariane 5ES        
28 Galileo-FOC FM22 GSAT0222 2018 Q3 Ariane 5ES        
29 Galileo-FOC FM23 GSAT0223 2019+ to be determined        


Update
Masalah satelit navigasi Eropa salah orbit akhirnya terjawab. Disain roket Rusia terjadi masalah pada bagian bahan bakar hidrazin di punggung roket dan terlalu dekat dengan bahan helium yang super dingin membuat bahan bakar membeku. Sehingga roket hanya membawa satelit ke orbit lebih rendah. Gagal kerja mesin roket Soyuz buatan Rusia menyebabkan dua satelit Galileo yang dibawa salah ditempatkan di orbit atau tidak sampai ke orbit yang lebih tinggi. Dua satelit seharusnya berada di ketinggian 23.500km, dengan posisi 56 derajat ke arah khatulistiwa.

Masalah ada di bagian pipa bahan bakar di bagian ke empat dan terjadi cacat mesin. Setidaknya masalah ini bisa ditanggulangi untuk peluncuran selanjutnya. Sekarang masalah kedua satelit yang salah orbit tersebut tidak memiliki roket pendorong yang cukup untuk dipindahkan ke tempat asalnya.

Update Desember 2016
Setelah 17 tahun, menghabiskan 10 miliar euro. Satelit navigasi Galileo dapat diterima oleh perangkat navigasi. Sejauh ini baru 3 sistem satelit yang lengkap, GPS Global Positioning Satellite Amerika, Glonass milik Rusia, dan Beidou. Sekarang sudah bertambah satu lagi Galileo yang beroperasi mulai 15 Desember 2016.
Sistem satelit Galileo akan presisi pada tahun 2020, setelah total 18 satelit sudah beroperasi, target 24 satelit dengan 6 aktif sebagai cadangan di tahun 2019.

Apa dampak bagi produsen atau penguna perangkat navigasi. Broadcom, Mediatek dan Qualcomm telah menyiapkan sistem Galileo, termasuk perangkat kendaran baru di Eropa tahun 2018.
Galileo juga dilengkapi dengan sistem emergency dari Cospas-Sarsat untuk mengurangi waktu mencari sinyal Beacon.
Akurasi sinyal Galileo hanya mencapai 1 meter, kecuali versi komersil enskripsi dapat mencapai jarak centimeter. Walau canggih, hanya sistem satelit Amerika GPS paling akurat karena memiliki total 32 satelit. Dengan akurasi sampai beberapa centimeter untuk versi komersil.
Setidaknya di tahun 2018 nanti, perangkat smartphone dapat menerima kombinasi 3 sinyal satelit. Baik GPS, Glonass dan terakhir Galileo.

Baca juga sistem satelit navigasi untuk perangkat mobile