Satelit navigasi Galileo


Kategori : Shortstory | Date : 15 July 2019
Satelit navigasi Galileo

Juli 2019
Jumat 12 Juli 2019 sistem satelit navigasi Galileo milik Eropa Down untuk penguna biasa. Kabarnya ada insiden teknis.
Sinyal timing - Precise Timing Facility (PTF) di Italia. PTF menghasilkan dan mengkurasi waktu referensi yang dengannya semua jam dalam sistem Galileo diperiksa dan dikalibrasi.
Sinyal GPS tidak dapat di terima oleh perangkat baru yang mendukung sistem satelit navigasi Galileo seperti versi iPhone 8.

Dibawah ini sistem smartphone yang mengunakan sinyal Galileo selain sinyal dari GPS.
Apple: iPhone 8 Plus, iPhone 8, iPhone 10 / X
BQ: Aquaris V Plus, Aquaris V, Aquaris X5 Plus, Aquaris X, Aquaris X Pro
Google: Pixel 2, Google Pixel 2 XL
Huawei: P10 plus, Mate 9 pro, P10, Mate 10 Pro, Mate 9
LG: V30
Mediatek: Meizu Pro 7 Plus, Meizu Pro 7
Motorola: Moto X4
Nokia: Nokia 8
Oneplus: Oneplus5
Samsung: S8, S8 +, Note 8
Sony: Xperia XZ Premium
Vernee: Apollo 2

Daftar smartphone tersebut adalah perangkat yang mengakses atau menerima sinyal satelit Galileo.


Sistem satelit Galileo telah di perbaiki pada 19 Juli 2019

Info dari GSC-Europa.eu


Agustus 2014
Saat ini ada 3 konstelasi atau jaringan satelit navigasi. GPS dari Amerika, Glonass dari Rusia sudah digunakan untuk masyarakat umum sudah menjangkau ke seluruh dunia. Satu lagi dari China dengan Beidou tapi masih meliputi beberapa daerah. Satelit Galileo adalah jaringan satelit navigasi milik Eropa, tapi jaringan pemasangan satelit mereka sangat lambat.

Kabar terbaru sistem satelit Galileo malah salah menempatkan orbitnya. Penyelidikan dilakukan oleh Arianspace yang bertugas untuk mengirim satelit ke ruang angkasa. Kabarnya satelit Galileo yang baru ditempatkan di orbit rendah, dan belum jelas apakah satelit navigasi Galileo tersebut mampu berfungsi secara normal.
Tidak hanya satu tapi 2 satelit dengan nama Doresa dan Milena. Diluncurkan dengan roket Soyuz buatan Rusia, dan diluncurkan di Guyana Perancis pada hari Jumat minggu lalu.



2 satelit tersebut adalah satelit nomor 5 dan 6 untuk jaringan geo-positioning ESA. 2 satelit sudah diluncurkan pada tahun 2011, dan 2 satelit terakhir tahun 2012. 2 satelit yang salah orbit ini malah sudah terlambat diluncurkan 1 tahunn dari jadwal.

Orbit satelit navigasinya, umumnya ditempatkan di orbit sedang. Sekitar 20-30 ribu km dari bumi. stasiun ISS berada di orbit rendah di ketinggian 330-400km termasuk satelit Iridium. Orbit tinggi berada mencapai 100 ribu km, biasanya ditempatkan satelit diam yang mengikuti gerakan bumi selama 24 jam.


Update
Masalah satelit navigasi Eropa salah orbit akhirnya terjawab. Disain roket Rusia terjadi masalah pada bagian bahan bakar hidrazin di punggung roket dan terlalu dekat dengan bahan helium yang super dingin membuat bahan bakar membeku. Sehingga roket hanya membawa satelit ke orbit lebih rendah. Gagal kerja mesin roket Soyuz buatan Rusia menyebabkan dua satelit Galileo yang dibawa salah ditempatkan di orbit atau tidak sampai ke orbit yang lebih tinggi. Dua satelit seharusnya berada di ketinggian 23.500km, dengan posisi 56 derajat ke arah khatulistiwa.

Masalah ada di bagian pipa bahan bakar di bagian ke empat dan terjadi cacat mesin. Setidaknya masalah ini bisa ditanggulangi untuk peluncuran selanjutnya. Sekarang masalah kedua satelit yang salah orbit tersebut tidak memiliki roket pendorong yang cukup untuk dipindahkan ke tempat asalnya.

Maret 2015
ESA luncukan kembali 2 satelit navigasi Galileo. Satelit ke 7 dan 8 diliuncurkan dari Guinana Perancis pada 27 Maret 2015 lalu. Ditempatkan pada ketinggian 23,500 km dari permukaan Bumi
Sistem konstelasi satelit Galileo berada di Redu Beliga dan Galileo Control Centre di Oberpfaffenhoffen Jerman. Satelit akan dilakukan test sampai siap pada pertengahan tahun ini.
Masih ada 4 satelit yang di rakit di Bumi dan menjalani testing sebelum diluncurkan. ESA menargetkan peluncuran 6 satelit setiap tahun. Untuk mencapai jumlah sistem satelit Galileo sampai 30 satelit pada tahun 2020.

Update Desember 2016
Setelah 17 tahun, menghabiskan 10 miliar euro. Satelit navigasi Galileo dapat diterima oleh perangkat navigasi. Sejauh ini baru 3 sistem satelit yang lengkap, GPS Global Positioning Satellite Amerika, Glonass milik Rusia, dan Beidou. Sekarang sudah bertambah satu lagi Galileo yang beroperasi mulai 15 Desember 2016.
Sistem satelit Galileo akan presisi pada tahun 2020, setelah total 18 satelit sudah beroperasi, target 24 satelit dengan 6 aktif sebagai cadangan di tahun 2019.

Apa dampak bagi produsen atau penguna perangkat navigasi. Broadcom, Mediatek dan Qualcomm telah menyiapkan sistem Galileo, termasuk perangkat kendaran baru di Eropa tahun 2018.
Galileo juga dilengkapi dengan sistem emergency dari Cospas-Sarsat untuk mengurangi waktu mencari sinyal Beacon.
Akurasi sinyal Galileo hanya mencapai 1 meter, kecuali versi komersil enskripsi dapat mencapai jarak centimeter. Walau canggih, hanya sistem satelit Amerika GPS paling akurat karena memiliki total 32 satelit. Dengan akurasi sampai beberapa centimeter untuk versi komersil.
Setidaknya di tahun 2018 nanti, perangkat smartphone dapat menerima kombinasi 3 sinyal satelit. Baik GPS, Glonass dan terakhir Galileo.

Update April 2017
Dari 18 satelit Galileo yang mengorbit, menjadi berita lagi. Setelah tanggal 18 Januari 2017, beberapa jam atom yang ada di satelit gagal menghitung ketepatan waktu.
Di sistem satelit, perhitungan waktu merupakan hal penting. Karena sinyal dikirim dari satelit dan dihitung oleh perangkat. Bila berbeda maka akurasi lokasi yang ditunjukan pada smartphone akan berbeda.


Setiap satelit Galileo dilengkapi 4 jam. 2 jam untuk waktu frekuensi Frekuensi Atom Rubimium (RAFS) seperti jam di satelit GPS dan Glonass.
2 jam lainnya adalah jam pasif Pasif Hydrogen Maser (PHM) yang lebh akurat tapi lebih rumit.
Jam PHM mengunakan sifat atom hidrogen sebagai acuan frekuensi. Biaya pembuatan jam ini lebih mahal dan lebih rumit, tapi memiliki akurasi tinggi untuk jam Rubidium. Umur pemakaian jam ini sekitar 20 tahun.
Jam RAFS mengunakan transisi atom Rubidium 87 sebagai frekuensi. Lebih murah dan lebih sederhana dengan pemakaian 12 tahun.

Ada 6 jam PHM yang gagal dan berada semuanya sudah ada di orbit, setelah di remote ulang yang berhasil bekerja kembali hanya 1.
Dari 18 satelit, tersisa 30 unit jam PHM yang dapat beroperasi dan 33 unit jam RAFS.

India memiliki sistem satelit navigasi. Pernah mengalami hal yang sama, dimana 3 unit jam 1 jam utama dan 2 jam backup di sirkuit satelit IRNSS 1a gagal bekerja. Satelit IRNSS 1a total membuat fungsi satelit tidak bekerja, karena 3 unit jam seluruhnya mati. India akan mengirim satelit IRNSS baru tahun ini sebagai penganti satelit 1a.

Bila dihitung sistem satelit Galileo, total 9 unit jam gagal. Artinya satu satelit memiliki 2 unit jam yang tidak bekerja. Beruntung bila sebuah satelit masih menyisakan 1 jam yang masih bisa bekerja seperti biasa. Kegagalan sistem jam di satelit Galieo tidak menganggu operasi sistem navigasi.

Sistem satelit Glonass Rusia pernah mengalami masalah jam atom mereka gagal bekerja pada April 2014.
Masalah di satelit Galileo sedang dipelajari lebih lanjut oleh badan antariksa Eropa - ESO

Update Februari 2019
4 satelit navigasi Galileo telah diberi lampu hijau untuk mulai bekerja kata ESA badan antariksa Eropa
12 satelit lain sedang di produksi oleh OHB. Menyusul akan diluncurkan tahun 2020.

Baca juga sistem satelit navigasi untuk perangkat mobile


GIOVE-A GSAT0001 2005-12-28 - 05:19 Baikonur 31/6 Soyuz-FG/ - Fregat P15000-015 Test Test Retired 30 June 2012 Developed with the main goal of claiming the frequencies allocated to Galileo by the ITU. Some technology demonstration.
GIOVE-B GSAT0002 2008-04-26 - 22:16 Baikonur 31/6 Soyuz-FG/ - Fregat P15000-016 Test Test Retired 23 July 2012 Similar goal to GIOVE-A but with higher fidelity signals
1 Galileo-IOV PFM GSAT0101 - (Thijs) 2011-10-21 - 10:30 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-01 E11 B05 Operational IOV (In Orbit Validation) vehicles were used for signal validation.[5] Healthy spacecraft are considered part of the operative fleet.
2 Galileo-IOV FM2 GSAT0102 - (Natalia) E12 B06 Operational Used for signal validation[5]
3 Galileo-IOV FM3 GSAT0103 - (David) 2012-10-12 - 18:15 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-03 E19 C04 Operational Used for signal validation[5]
4 Galileo-IOV FM4 GSAT0104 - (Sif) E20 C05 Unavailable Payload power problem beginning May 27, 2014 led to permanent loss of E5 and E6 transmissions, currently no E1 transmission.[4][6]
5 Galileo-FOC FM1 GSAT0201 - (Doresa) 2014-08-22 - 12:27 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-09 E18 Ext01 Testing Launched into incorrect orbit; moved to usable orbit in December 2014.[7] Broadcasting service test since 5th August 2016.
6 Galileo-FOC FM2 GSAT0202 - (Milena) E14 Ext02 Testing Launched into incorrect orbit; moved to usable orbit in March 2015.[8] Broadcasting service test since 5th August 2016.
7 Galileo-FOC FM3 GSAT0203 - (Adam) 2015-03-27 - 21:46 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-11 E26 B08 Operational Usable from 2015-12-03[3]
8 Galileo-FOC FM4 GSAT0204 - (Anastasia) E22 B03 Unavailable Removed from active service on 2017-12-08 until further notice for constellation management purposes.[9]
9 Galileo-FOC FM5 GSAT0205 - (Alba) 2015-09-11 - 02:08 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-12 E24 A08 Operational Usable from 2016-01-28[10]
10 Galileo-FOC FM6 GSAT0206 - (Oriana) E30 A05 Operational Usable from 2016-01-28[11]
11 Galileo-FOC FM8 GSAT0208 - (Andriana) 2015-12-17 - 11:51 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-13 E08 C07 Operational Usable from 2016-04-22[12]
12 Galileo-FOC FM9 GSAT0209 - (Liene) E09 C02 Operational Usable from 2016-04-22[13]
13 Galileo-FOC FM10 GSAT0210 - (Daniele) 2016-05-24 08:48 Kourou ELS Soyuz-STB/ - Fregat-MT VS-15 E01 A02 Operational Launched earlier with an additional Soyuz rocket.[14] Usable from 2016-12-01.[15]
14 Galileo-FOC FM11 GSAT0211 - (Alizée) E02 A06 Operational Usable from 2016-12-01[16]
15 Galileo-FOC FM7 GSAT0207 - (Antonianna) 2016-11-17 13:06 Kourou ELA-3 Ariane 5 ES VA-233 E07 C06 Operational Launched using a new dispenser allowing for insertion of four satellites at once.[17] Usable from 2017-05-29.
16 Galileo-FOC FM12 GSAT0212 - (Lisa) E03 C08 Operational Usable from 2017-08-01[18]
17 Galileo-FOC FM13 GSAT0213 - (Kimberley) E04 C03 Operational Usable from 2017-08-09[19]
18 Galileo-FOC FM14 GSAT0214 - (Tijmen) E05 C01 Operational Usable from 2017-05-29[20]
19 Galileo-FOC FM15 GSAT0215 - (Nicole) 2017-12-12 18:36 Kourou ELA-3 Ariane 5 ES VA-240 E21 A03 Operational Usable from 2018-10-12.[21]
20 Galileo-FOC FM16 GSAT0216 - (Zofia) E25 A07 Operational Usable from 2018-08-02[22]
21 Galileo-FOC FM17 GSAT0217 - (Alexandre) E27 A04 Operational Usable from 2018-08-02[23]
22 Galileo-FOC FM18 GSAT0218 - (Irina) E31 A01 Operational Usable from 2018-08-02[24]
23 Galileo-FOC FM19 GSAT0219 - (Tara) 2018-07-25 11:25 Kourou ELA-3 Ariane 5 ES VA-244 E36 B04 Operational Launched 2018-07-25.[25]
24 Galileo-FOC FM20 GSAT0220 - (Samuel) E13 B01 Operational Launched 2018-07-25.[25]
25 Galileo-FOC FM21 GSAT0221 - (Anna) E15 B02 Operational Launched 2018-07-25.[25]
26 Galileo-FOC FM22 GSAT0222 - (Ellen) E33 B07 Operational Launched 2018-07-25.[25]

Berita terkait
Maverick aplikasi navigasi Map Offline Waypoint
MapsWithMe Pro, peta offline untuk navigasi
GPICsync mengabungkan file Foto metadata dan GPS
Akhirnya siaran video langsung live dari ruang angkasa bisa tayang. High Definition Earth Viewing atau HDEV sudah disiapkan sejak 18 April 2014 , April 2017 dapat dilihat dengan resolusi 4K Video dari ruang angkasa Timelapse paling lama merayakan ulang tahun ISS ke 20

Cara download peta Google Maps resolusi tinggi. Tidak perlu digabung dengan mendownload potongan gambar peta. Dan software yang melakukan. SAS Planet dapat mengambil peta dan mengabungkan potongan peta baik foto satelit, jalan dan layanan peta lain. Untuk menghasilkan foto resolusi tinggi tanpa perlu di download ulang



Mengirim barang dan astronot ke pesawat ISS setidaknya membutuhkan waktu 2 hari. Dari peluncuran, mulai mendekat, merapat dan docking. Kali ini lebih cepat. Pesawat Soyuz Progress 70 hanya membutuhkan waktu 4 jam, mengalahkan rekor Soyuz 34 di tahun 2013.

Setting Android 4G LTE , 3G atau 2G. Dapat mempercepat internet di smartphone dengan 4G LTE bila berada di area 4G.Fitur. Fitur lain mematikan layanan sinyal radio smartphone Android bila tidak terpakai.

Angkatan perang US Navy akan mengembangkan teknologi MUOS atau Mobile User Objective System untuk mengantikan sistem tersebut. MOUS mengunakan 4 satelit geosync yang memantulkan sinyal ke stasiun penerima di bumi. Posisi berada di Australia, West Virginia, Hawai dan Sisilia.

Teknologi GPS baru mengunakan satelit GPS 2F-6. Rencananya akan diluncurkan ke ruang angkasa dengan roket Delta minggu ini. Satelit navigasi GPS 2F-6 akan mengantikan GPS yang sudah tua tipe GPS 2A-23 di slot 4. Jepang dengan satelit Michibiki presisi tinggi ke 4 Oktober 2017

Perusahaan satelit komunikasi Globalstar baru baru ini mengumumkan telepon satelit ringan. Dapat menerima panggilan telepon, SMS dan pengirim data. Kecepatannya tidak secepat GPRS atau 3G, hanya 28kBPS atau sekelas modem computer jaman dulu.



Rocket Atlas V berhasil diluncurkan di Cape Vanaveral Air Force.  Membawa GPS 2F-4 ke orbit dan menjadi bagian dari satelit GPS yang sudah ada. GPS akan ditempatkan di ketinggian 16 ribu km diatas bumi




No popular articles found.