Kabel Asia Submarine-cable Express (ASE) sudah beroperasi


Kategori : News | Date : 22 August 2012

Kabel serat optik bawah laut sepanjang 7.800km menghubungkan Jepang dan Singapura. Kepasitas mencapai 40GB/s telah dibuka.

Jaringan kabel Asia Submarine-cable Express (ASE) menghubungkan 4 negara. Meliputi Jepang, Singapura, Malaysia dan Filipina. Kabel tersebut mengurangi tingkat latency network dibawah 65ms.  Bila jaringan terhubung langsung antara ujung kabel seperti dari Tokyo ke Singapura, memiliki latency 3ms (teori) Atau kecepatan 40Gbps setara mengcopy sebuah DVD dalam 2 detik saja.

Mengapa kabel tidak melewati Taiwan dan menjauhi negara Jepang sendiri. Daerah gempa terletak antara Taiwan dan Jepang. Konsorsium memutuskan memindahkan kabel tersebut tidak menghubungkan ke negara Taiwan dan langsung terhubung ke Filipina. Sehingga jaringan ASE lebih aman dan dapat diandalkan dari kerusakan gempa bumi.

Ketika gempa dan tsunami melanda jelang pada tahun 2011. Hampir setengah juta sirkuit telepon dan 150 ribu sirkuit internet mati di Jepang karena kerusakan kabel bawah laut. Untuk memperbaiki kabel, harus dikirim kapal yang mengunakan robot kendali jarak jauh. Dan harus memeriksa kabel pada kedalaman sampai 2.500m.

Bagi telekom Filipina, kabel ASE merupakan kabel pertama yang langsung menghubungkan negara Filipina ke Jepang.

Kabel bawah laut Asia Submarine-cable Express dioperasikan oleh NTT Jepang, Singapore StarHub, Telekom Malaysia dan Philipines PLDT.


Berita terkait
Jaringan kabel bawah laut Fiber Artic diperkirakan selesai tahun 2016. Membawa jaringan internet dari London dan Tokyo lebih cepat 23ms. Tantangan di rute 15.600km ini lebih sukar dibanding jaringan kabel optik di daerah khatulistiwa. Karena rute yang dilewati adalah lautan es yang hanya terbuka di musim panas

Dimana penguna internet terbesar. Untuk Indonesia ada di pulau Jawa dan Bali. Asia, di dominasi China, Indian, Malaysia, Thailand, Filipina, Jepang, Korea dan Taiwan.



Cuba bukan lagi negara terbelakang. Februari 2011 ada kabel bawah laut yang menghubungkan kota utama Cuba ke Venezuela. 2 tahun berlalu, misteri tentang kabel bawah laut tersebut terlihat sudah aktif. Disebut kabel ALBA-1, menghubungkan Jamaica dan Cuba

Jalur kabel data IMEWE baru digelar tahun 2010. Kapasitas 4x lebih besar selesai tahun ini

Kecepatan terbaru dapat ditarik sepanjang 6000km, dengan tranfer 100Gbps. Dalamnya kecil seperti batang lidi, tetapi bungkusnya sangat besar

The Group atau Time Malaysia mulai masuk rancangan konstruksi dan peraawatan jalur kabel bawah laut Asia Pacific Gateway (APG). Kabel APG akan menghubungkan jalur kabel optik dari malaysia ke Korea dan Jepang.

Ibarat menjadi pusat internet, 5x lebih banyak dari posisi ke 2 Jerman




No popular articles found.