Juli 2014
Smartphone Xiaomi Redmi Note memiliki data bocor ke server di Beijing.

Tidak jelas mengapa smartphone ini terus mengirim data ke sebuah server disana.

Dari Kenny Li di Hong Kong forum IMA Mobile. Dia menemukan Redmi Note mengirim paket data ke server Beijing.



Seperti data dibawah ini diperlihatkan IP yang dituju adalah server di Beijing. Walau sudah di matikan aplikasi MiCloud, tapi tetap saja bekerja. Hanya data yang dikirim dari smartphone tersebut aktif ketika terhubung dengan WIFI.

Menurut Li, dia mencoba menghapus dan reflash handset tersebut dengan ROM Android lain. Tapi masalah ini tetap berjalan dan tidak bisa dihentikan. Sepertinya fungsi tersebut disimpan di firmware telepon itu sendiri.
Menurut Xiaomi tidak bermaksud menyimpan data pribadi dari penguna handset mereka, itu hanya opsi yang diberikan.

Tidak jelas apakah terkait dengan Bug atau dibuat sengaja. Ada kecurigaan fitur pintu belakang seperti ini bisa saja dimanfaatkan untuk kegiatan mata mata. Seperti kasus NSA yang menuduh perusahaan Huawei mematai matai penguna smartphone di Amerika. Dan sebaliknya pemerintah Tiongkok juga menganggap Google, Facebook, Microsoft dan perusahaan internet lain memata-matai mereka.

Juli 2017
Perusahaan Amerika dengan merek Blu masih menjadi masalah. Karena data smartphone Blu masih mengirim data ke server China.
Informasi dari perusahaan keamanan Kryptowire menyebut ada 3 smartphone Blu tetap mengirim data privasi tanpa sepengetahuan penguna
.
Aplikasi yang disebut MTKLogger App ditemukan datang dari paket smartphone Blu dengan procesor Mediatek. Mengambil data seperti panggilan telepon, SMS , GPS, contact list dan lainnya.
Smartphone Blu Advanced 5.0 adalah smartphone murah, menjadi nomor 2 smartphone paling laku di Amazon Amerika.

Blu R1 HD dijual seharga $60 juga memiliki spyware di dalam smartphone. Menjadi smartphone juga paling laku di Amazon
Model Cubot X16S juga memiliki spyware Adup.
Blu sudah mengkonfirmasi masih ada beberapa model smartphone memasukn spywrae Adup yang tersisa dan dijual di Amerika. Seperti modelEnergy X Plus 2 Studio Touch Advance 4.0 L2 Neo XL Energy Diamond  Software Spyware yang tersembunyi di smartphone akan mengirim data setiap 3 hari sekali

Blu mengkonfirmasi smartphone mereka tidak mengambil data. Hanya fungsi prosedur OTA dan Blu tidak melanggar informasi data yang diambil dari internal software seperti aplikasi tersembunyi Adup yang ada di smartphone blu Grand M dan Advance 5.0