Juli 2014

Mobil listrik yang menganggu saat ini adalah tempat pengisian baterai. Seorang pengusaha di Tiongkok memiliki mobil listrik Tesla, tapi kesal karena jaringan pengisian baterai tidak tersedia. Dia malah berencana membangun stasiun pengisian baterai sepanjang jalan. Karena baru di Beijing dan Shanghai saja tersedia pengisian mobil listrik.

Zong sebagai pengusaha menunjukan dedikasinya. Dia berencana membangun jaringan pengisian kendaran listrik sepanjang 5750km di 16 kota di Tiongkok. Dipasang di sepanjang jalan. Zong mendirikan 20 stasiun yang tersebar antara jarak 100km dan 400km. Tidak jelas dimana tempat yang akan dibangun, tapi Zong kabarnya akan memasang di beberapa hotel. Alasannya, ijin properti untuk mendirikan pengisian mobil listrik hanya berurusan dengan pemilik lahan. Sedangkan membangun di tempat pribadi seperti hotel hanya perlu meminta ijin pemiliknya. Karena setiap stasiun pengisian bukan sistem pengisian cepat, jadi satu baterai mobil baru terisi penuh selama 8 jam. Pihak pengelola yang dipasangkan dapat meminta tagihan pengisian sekitar $4,8.

Pihak Tesla bahkan berpartisipasi menjual 20 unit pengisian baterai mobil listrik ke pengusaha Zong. Zong sendiri tinggal di Guangzhou, dan kesal karena tidak ada tempat pengisian mobil listrik. Dari pada ribet menunggu, dia bangun sendiri saja. Gara gara punya mobil listrik, kesal tidak ada tempat pengisian baterai, malah jadi usaha baru.

Februari 2017
China sedang membangun pengisian baterai mobil listrik. Jumlahnya tidak tanggung tanggung, 800.000 alat. charger baterai mobil listrik barau akan di sebar di berbagai tempat. Pengunaan sistem charger mobil listrik diperkirakan booming.

Dari 800 ribu alat pengisian mobil listrik, 100 ribu unit diberikan untuk publik. Sedangkan 700 ribu unit ditangani oleh perusahaan / pribadi, seperti pengisian untuk taksi, bus dan kendaraan komersil lainnya.

Tahun 2016, China sudah menambah 100 ribu untuk layanan publik. Dan total sudah ada 150.000 unit yang dapat digunakan pemilik kendaraan mobil listrik. Data dari  China's National Energy Administration (NEA) mengatakan kebanyakan stasiun pengisian baterai mobil listrik ada di kota dan jalan bebas hambatan. Kota Beijing dan Shanghai adalah kota terbesar dengan stasiun pengisian baterai mobil listrik (mungkin termasuk motor listrik). Dan di jalur tol sepanjang 14.000 km disiapkan pengisian cepat.

Target besar lainnya, di tahun 2020 negara China dapat memfasilitasi kebutuhan power bagi mobil sampai 5 juta kendaraan. Tahun 2016, alat pengisian mobil listrik sudah terjual 507.000 unit di dalam negeri. Tahun ini menargetkan 800 ribu unit. Penjualan mobil listrik tahun 2017 diperkirakan naik mencapai 350.000 kendaraan mobil listrik termasuk bis listrik dan kendaraan komersil. Beijing dan Shanghai sebagai kota kabut asap sudah menambah kendaraan mobil listrik, termasuk bus hibrida. Dan kendaraan jenis lain seperti kendaraan roda 3, dan van mini.

Pemerintah China memberikan subsidi kendaran listrik selama 5 tahun, tapi pembeli tidak tertarik. Kurangnya stasiun pengisian baterai mobil listrik menghalangi penjualan kendaraan yang bebas polusi di jalan raya. Pada tahun 2015 hanya 30.000 titik pengisian baterai mobil listrik. Baru di tahun 2016, pemerintah kota di China serius menangani kendaraan listrik. Sekarang bukan saja serius, tapi menjadi optimis dengan  menyiapkan stasiun pengisian baterai mobil listrik lebih banyak lagi.