Venus adalah teka teki di tata surya kita. Ukuran planet ini mirip seperti Bumi, dari masanya dan lingkarannya relatif sama.

Apakah mungkin manusia bisa berdiri di planet ini, tentu saja tidak mungkin. Walau ada sisi yang lebih dingin pada malam hari, tapi di sisi lain luar biasa panas.

Planet memiliki suhu rata rata paling panas dari planet lain walau jarak ke matahari masih di urutan paling dekat kedua.



Dilihat dari ukuran Merkurius vs Venus vs Bumi dan Mars.
Venus memiliki diameter 12092km dengan selisih 650km lebih kecil dari Bumi dan tidak memilik bulan
Bumi memiliki diameter 12742km
Mars ukuran 6792km, 53% lebih kecil dari diameter Bumi.

Venus memiliki cahaya paling terang dari planet lain, disusul planet Mars atau planet Merah. Mengapa planet Venus sangat terang, jawabannya karena 95% gas di planet Venus adalah gas CO2. Sisanya gas Nitrogen, artinya disana banyak energi panas terperangkap. Suhunya permukaan Venus dapat mencapai 700 deg C. Rata rata diatas 450 deg.C dengan arus angin sekitar 3-4km perjam

Sisi malam suhu menjadi sangat dingin mencapai -70 deg.C dan kecepatan angin dapat mencapai 300-400km perjam.

Rata rata panas di Venus ternyata lebih tinggi dibanding Merkurius yang lebih dekat ke matahari. Karena efek rumah kaca terjadi disana. Merkurius memilik suhu bervariasi, dari  - 173 deg C sisi permukaan malam hari dan rata rata 400 deg.C di siang hari yang menghadap langsung ke matahari.

Pesawat ruang angkasa Venera yang pertama melihat permukaan planet Venus


Satu probe pertama mencapai permukaan Venus. Diluncurkan oleh Soviet dengan misi Venera.

Probe tersebut terjun langsung untuk melihat permukaan planet Venus. Dan misi tersebut hanya untuk sekali jalan. Ketika probe turun terlihat lapisan awan dalam bentuk asam sulfat. Hujan terlihat turun di Venus tapi cairan hujan tidak bisa menyentuh permukaan planet karena akan menguap kembali

Permukaan Venus diliputi gunung berapi, mirip seperti bumi tapi ketika miliaran tahun lalu yang disebut jaman daratan vulkanik. Bila probe yang dikirim ke Mars, mungkin sempat membuat foto. Tapi foto yang dibuat di Venus terlihat gambar kabur.

Foto dibawah, permukaan venus yang diabadikan oleh Probe Venera milik Soviet. Tekanan atmosfir di Venus ternyata setara tekanan 1km di kedalaman laut. Walau tekanannya jauh lebih besar 92x dari Bumi. Probe Venera berhasil mendarat, tetapi hanya bertahan selama 127 menit dari 32 menit.

Walau probe tersebut berada di lingkungan suhu sangat ekstrim 457 deg.C, dan selanjutnya tidak ada yang tahu nasib probe tersebut.



Foto darat probe Venera 13 lander milik Soviet. Menyentuh permukaan planet Mars 1982.

Permukaan planet Venus dari pesawat Venera 13

Ada beberapa catatan dari probe Venera yang dikirim tentang planet Venus. Disana terjadi petir yang konstan, adanya gemuruh guntur yang kuat setelah mendarat. Gambar artis dari suasana di planet Venus. Ilustrasi permukaan planet Venus




Pesawat ruang angkasa lainnya yang melihat Venus adalah pesawat Venus Express
Satu probe mili ESA (badan antariksa Eropa) Venus Express dengan bobot hampir 1,3 ton sudah dikirim ke Venus sejak tahun 2005. Mengabadikan awan di Venus seperti gambar dibawah.

Setelah banyak melakukan penelitian, sejak bulan Mei 2014 lalu Venus Express sudah menurunkan ketinggiannya. Bukan untuk meneliti tapi tugas akhir dalam  misi terakhir dan semakin mendekat ke permukaan Venus. Terakhir di awal tahun 2015 nasib misi Venus Express sudah dipastikan selesai, karena pesawat antariksa tersebut sudah kehabisan bahan bakar dan tidak mampu mempertahankan ketinggian. Pesawat terjun tertarik gravitasi planet tersebut dan kabarnya akan hilang disana setelah kehilangan kontak pada 18 Januari 2015.


 
Venus masih menjadi misteri bagi ilmuwan saat ini. Dibanding planet Mars sudah banyak informasi yang didapat, khususnya melalui robot nuklir tanpa awak Curiosity melakukan penjelajahan di planet Mars.



Robot atau disebut sebagai Rover tersebut dapat membuat foto, menyelidiki permukaan planet Mars sampai meneliti kandungan atmofer dan tanah.

Keunikan planet di tata surya kita, terdapat 2 planet yang unik Planet Venus dan planet Neptunus adalah planet yang tidak berputar tepat pada sumbunya. Neptunus berputar berbelok miring dari satu sisi ke sisi lain, Sedangkan Venus berputar sebaliknya.

Menurut studi dari planet Venus, memungkinkan planet ini dahulunya seperti bumi. Hipotesa suhu di Venus seperti Bumi ketika 2,8 miliar tahun lalu. Sampai 714 juta tahun lalu suhu Venus diperkirakan sekitar 11 deg.C.

Bila planet tersebut berputar lebih cepat, mungkin Venus akan seperti Bumi.

Setelah 600 juta tahun planet Venus mengalami perubahan karena efek rumah kaca. Air disana menguap dan planet tersebut berubah menjadi paling panas di tata surya karena kandungan gas CO adalah gas di atmofer terbesar.

Planet paling panas di tata surya bukan Merkurius yang paling dekat dengan matahari tapi Venus di posisi nomor 2 adalah planet paling panas. + www.esa.int

Venus ada kehidupan - September 2020

Bukti temuan di Venus pernah ada kehidupan, membuat para ahli kembali melihat ke belakang. Mungkin peneliti salah melihat jutaan bahkan miliaran tahun dengan sebuah planet.
Awalnya manusia menyebut dari 8 planet, hanya 1 yaitu Bumi yang ada kehidupan.
Data sebelumnya planet yang sangat panas dan kembaran bumi karena ukurannya sama. Tidak akan pernah ada kehidupan disana. Tapi berubah setelah ditemukan fosfin atau jejak gas organisme hidup.

Profesor Jane Greaves dari Universitas Cardiff menemukan gas dengan teleskop, dan mengidentifikasi gas tersebut adalah fosfin (Phosphine). Dan berada di atas atmofer planet Venus.
Gas fosfin adalah molekul yang tersusun dari atom fosfor dan 3 atom hidrogen atau PH3.
Molekul PH3 juga dihasilkan oleh mikroba di Bumi yang bebas oksigen. Seperti di rawa, atau usus hewan.
Di Bumi, bakteri menghasilkan gas fosfin setelah menyerap mineral fosfat, lalu menambah elemen hidrogen.

Cerita penemuan gas fosfin di Venus, terditeksi oleh teleskop James Clerk Maxwell - JCMT yang berada di puncak gunung Mauna Kea Hawaii.
Molekul yang ditemukan di permukaan atmofer planet Venus berisi 90% asam sulfat. Di Bumi bahan asam sulfat digunakan untuk produksi pupuk.
Panas Venus menapai 464 deg.C, terlalu panas untuk menopang kehidupan secara umum.
Namun ada yang bertahan di bagian awan tinggi yang lebih tinggi 30 deg.C.