Nasa tangkap nada dari ruang angkasa yang jauhnya 240 juta tahun cahaya


Kategori : Science | Date : 25 June 2014
Nasa menditeksi signal misterius dari jarak 240 juta tahun cahaya dari bumi. Letaknya di cluster Perseus, salah satu objek paling besar di alam semesta. Signal tidak dikenal tersebut memiliki gelombang X-ray yang sangat spesifik. Jangan jangan signal dari alien.



Tapi bukan itu kesimpulannya. Salah satu teori menarik adalah signal disebabkan neutrino dari materi gelap atau dark matter. Menurut peneliti, di cluster Perseus ditemukan paling banyak galaksi alias struktur terbesar yang ditemukan saat ini. Setidaknya ada ribuan galaksi di dalam awan raksasa. Penemuan signal dari ruang angkasa bukan pertama kali ditemukan ilmuwan. Tahun 2003 pernah terdengar seperti nada dengan tingkat oktaf 57 atau nada di tengah piano. Dan ditangkap dari objek di sekitar tempat tersebut. Pastinya bukan alien yang sedang bermain piano. Entah dari mana suara tersebut terjadi.

Dimana tempat Perseus tersebut ada dibawah ini



Dibawah ini kira kira dari nada yang ditangkap dengan tingkat suara 52 oktaf


Foto di ruang angkasa hanya berwarna hitam putih, bagaimana foto dibuat menjadi berwarna. Nasa mengabadikan beberapa gambar berdasarkan 3 unsur dan semuanya hanya berwarna hitam dan putih. Dari foto tersebut baru diberikan warna seperti biru, hijau, merah untuk warna oksigen, hidrogen, dan sulfur.

Bertahun tahun manusia hanya mengetahui bila suara tidak akan terdengar di ruang hampa. Bagaimana dengan bintang, apakah bersuara. Berbeda dengan cahaya, suara memerlukan medium untuk melintas. Misalnya suara seseorang berbicara akan terdengar karena adanya medium udara.



Foto dibawah ini diabadikan oleh Dylan. Dia berada di Selandia Baru dan membuat foto gunung. Mengunakan camera Canon EOS 5D Mark III dengan lensa EF16-35 f2.8 disetting ke 16mm dan f11. Camera dibuka selama 20 detik.

Awal Desember 2014 roket Orion siap di uji coba pertama, membawa modul pendarat untuk diuji sampai suhu 2000 derajat. Bukan simulasi tapi benar benar di uji. Roket Orion diuji hari Jumat pagi sebagai langkah awal menuju planet Mars.

3 peneliti dari institusi Perimeter memberi masukan baru tentang alam semesta. Bagaimana sebelum terjadinya Big Bang, munngkin kita berasal dari dimensi yang lain. Bagaimana kejadian sebelum Big Bang

Foto ini adalah bentuk kelahiran sebuah bintang. Diambil oleh Hubble Telescope tampak begitu indah, seakan tidak nyata. Seperti gambar artistik tapi foto ini adalah foto asli.

Walau teleskop Hubble sudah berumur 24 tahun, kemampuan teleskop ini masih handal untuk melihat apa benda yang terjadi di alam semesta. Salah satunya foto dibawah ini. Diambil selama 841 kali mengorbit dari bumi, dan menangkap gambar dari 10 ribu galaksi. Foto ini mengambarkan galaksi yang sangat jauh

Gunung Everest paling tinggi di bumi, tapi gunung paling tinggi dari titik dasar ada di gunung Mauna Kea. Menjulang dari dasar laut sampai keatas setinggi 10km. Kalau gunung tertinggi di seluruh tata surya.



Satu lagi sebuah planet VP113 memiliki lebar 450km, menjadi planet terjauh telah ditemukan. Bahkan planet Sedna yang terakhir ditemukan mengelilingi matahari. Planet Sedna berada dibelakang Pluto, sekarang masih diteliti apakah masuk sebagai planet di tata surya



No popular articles found.