Bintang IRAS 14568-6304 yang baru lahir di galaksi Bimasakti


Science | 16 June 2014

Foto ini adalah bentuk kelahiran sebuah bintang. Diambil oleh Hubble Telescope tampak begitu indah, seakan tidak nyata. Seperti gambar artistik tapi foto ini adalah foto asli.

Bintang tersebut dinamai IRAS 14568-6304, sebuah bintang yang baru lahir dan masih berselimut kabut gas dan debu warna keemasan. Garis berbentuk ekor teresbut adalah Jet. Atau sisa gas dan debu, dan sisanya sudah terbentuk menjadi sisa dari bintang. Mungkin satu hari sisa gas dan debu yang tidak tertarik oleh gravitasi bintang itu akan menjadi planet baru.

Dimana letak bintang yang baru lahir tersebut, ada di tengah antara gas yang berbentuk buntut. Wilayah yang gelepa ini dinamai Circinus Cloud, diperkirakan kandungan gas tersebut mencapai 250 ribu kali dari matahari. Dengan melihat gambar ini kita bisa melihat secara nyata, seperti inilah ketika terjadinya matahari. Sebagai cikal bakal dari pusat tata surya, nantinya akan terbentuk planet yang tersisa dari gas dan debu yang ada. Tetapi di tata surya baru tersebut tidak akan tampak dalam waktu dekat. Mungkin akan terjadi dalam beberapa juta tahun lagi.

Diabadikan oleh Nasa dan dipublikasikan 26 Mei 2014. Mengunakan 2 sensor, dari sensor optik 606mm dan infrared 814mm. Lokasi bintang baru ini hanya berjarak 2.500 tahun cahaya dan masih berada di galaksi Bimasakti.



Foto aslinya dapat dilihat di SpaceTelescope.org  atau langsung di click gambar bintang IRAS 14568-6304 3,6MB

Berita terkait
Astronom menemukan bintang paling tua yang pernah diteliti di alam semesta ini. Jaraknya 6000 tahun cahaya dari bumi. Kelompok bintang HP1 diperkirakan usianya seperti alam semesta dan ada di bagian tonjolan galaksi Bima Sakti. Satu lagi bintang primitif masih menyala miliaran tahun sampai hari ini disebut bintang J0023+0307

Bintang Antares sebagai bintang raksasa merah, memiliki atmosfer bintang yang melebar. Atmofer bintang dapat melbar mencapai radius 1,7x dari ukuran bintang sendiri, bahkan lebih agresif dibanding bintang yang akan meledak



Satu bintang saja sudah terang, bila satu tata surya memiliki 4 bintang. Masih berbentu Protobintang atau bintang yang baru terbentuk. Hanya 3 yang akan bergabung dengan menarik dari gravitasi, satu terlihat tidak akan berpisah sendirian

Apakah ada bintang yang paling jauh di pinggiran dari galaksi kita. Apakah hanya bintang yang berada di radius 100 ribu tahun cahaya.Bintang ULAS J0744+25 dan ULAS J0015+01 jaraknya 750 ribu dan 900 ribu tahun cahaya.

Nasa menditeksi signal misterius dari jarak 240 juta tahun cahaya dari bumi. Letaknya di cluster Perseus, salah satu objek paling besar di alam semesta. Signal tidak dikenal tersebut memiliki gelombang X-ray yang sangat spesifik. Jangan jangan signal dari alien.

Ruang angkasa adalah ruang waktu. Begitu jauh melihat, begitu jauh cahaya yang ditangkap oleh camera. Salah satunya sebuah bintang 1404191 yang meledak dan tertangkap oleh teleskop khusus sebagai cahaya sinar gamma. Tercatat sebagai GRB 140419A

Bulan adalah bagian dari planet Bumi. Dan pembentukan Bumi dan Bulan memiliki umur yang sama, setidaknya setelah kehancuran Bumi ditabrak oleh planet lain. Sehingga atom di Bulan dan Bumi memang identik



Teleskop di Chili menelaah sebuah bintang kuning yang pernah di abadikan saat ini ternyata kembar. Menjadi bintang kuning terbesar yang pernah di abadikan. Bintang HR 5171 A memiliki jarak 12 ribu tahun cahaya dari bumi.

Tahun 1764 terhitung ada 30 bintang saling berdekatan di satu tempat ini. Terakhir sekitar 80 bintang tampak dan membentang dengan jarak 25 tahun cahaya. Lokasi Messier 7 tidak jauh dari bumi, dan masih berada di galaksi Bima Sakti. Sekitar 980 tahun cahaya dari bumi.




No popular articles found.
< /body>