Android.Locker.2.origin bisa mengunci nama foto dan file lain


Security | 10 June 2014

Beberapa perusahan antivirus menemukan aplikasi berbahaya bagi mereka yang iseng mendownload file diluar Google Play. File jpeg, jpg, png, bmp, gif, pdf, doc, docx, txt, avi, mkv, 3gp, mp4, semuanya akan di Encrypt dan meminta tebusan. Seperti apa aplikasi berbahaya ini, salah satunya kata S e X

Aplikasi Sex xionix tidak terdaftar di Google Play Store, tapi disebarkan di website tertentu. Tentu anda tahu apa arti kata di depannya. Mungkin ada yang iseng mendownload, bersiap saja semua file penting di smartphone akan dikunci. Nama aplikasi tersebut hanya salah satu contoh dan bisa saja mengunakan nama lain. Penyebarannya ada di Eropa, dan terakhir terditeksi di Australia.

Bila file sudah di kunci oleh malware Android ini, akan muncul di layar smartphone dalam bahasa Rusia. Dan meminta tebusan sejumlah uang dan nomor tranfer bila ingin membuka file yang sudah dikunci. Eset menditeksi aplikasi sengaja di infeksi adalah tipe Android/Simplocker.
Tercatat di Eset pada 1 Juni 2014 dengan nama Android.Locker.2.origin. Ukuran file di aplikasi sekitar 4,9MB dan mengirim nomor IMEI, model perangkat dan merek smartphone.

Hati hati mengunakan aplikasi dari luar Google Play Store

Melihat teknik Simplocker ini sama seperti infeksi di computer. Yang disebarkan di PC berupa file aplikasi Windows 8 Activator atau Office 2013 Activator.




Berita terkait
Smartphone murah kembali terinstall malware dari pabrik. Januari 2019 Alcatel masuk daftar, apa yang di install dari pabrik. Mei 2018 kembali dilaporkan Avast menditeksi beberapa model, dari merek Archos, Alps, iMbol, Beeline,  Xwave, ZTE, eLink dan lainnya

Pembeli smartphone murah di Indonesia , hati hati  mencari merek atau kopian seperti Samsung GS4/Note II, beberapa model dari merek TECNO dab Gionee, Polytron Rocket S2350, Hi-Tech Amaze Tab, Karbonn TA-FONE A34/A37, Jiayu G4S – Galaxy S4 clones, Haier H7, dan i9502+.



Hati hati menerima email dari Google atau situs lain. Belum tentu informasi yang diminta dikirim dari Google. Penjahat Cyber mulai menargetkan pencarian akun Google karena Google menyatukan satu akun untuk semua layanan.

Google meningkatkan keamanan perangkat OS Android. Dengan memberikan peringatan ketika mendownload aplikasi dari Google Play Storage. Setting tersedia di perangkat seperti smartphone Android, dan dapat diaktifkan.

Aplikasi Virus Shield menjanjikan sistem perlindungan antivirus di smartphone. Mendapatkan rating bintang 4,5, bahkan ditawarkan dengan membeli $3.99. Aplikasi tersebut palsu, dan sudah di download 10.000 kali lebih.

Ingin mendownload BitDefender Antivirus, hati hati dengan versi BitDefender Antivirus Plus 2015. Software antvirus tersebut palsu, sedang di iklan di link Youtube dan Facebook.

Gunakan password terpisah untuk media Twitter dengan akun lain termasuk akun bank. Karena harga akun Twitter lebih mahal dan dicari oleh para penjahat internet.




No popular articles found.
< /body>