Ruang angkasa adalah ruang waktu. Begitu jauh melihat, begitu jauh cahaya yang ditangkap oleh camera. Salah satunya sebuah bintang 1404191 yang meledak dan tertangkap oleh teleskop khusus sebagai cahaya sinar gamma. Tercatat sebagai GRB 140419A oleh Nasa Gamma-ray dari jaringan koordinat teleskop, bintang yang satu ini tertangkap camera ketika meledak 12 miliar tahun lalu dan baru sampai gambarnya di bumi saat ini.

Terlihat pada jam 23 malam, waktu 19 April 2014 oleh robot Rotse IIIB di ruang observasi McDonald Fort Davis Texas. Cahaya ledakan mungkin tidak terlalu penting bagi ilmuwan, karena banyak bintang yang meledak dan tertangkap oleh teleskop.



Yang ini jaraknya sangat jauh, dianggap sebagai cahaya ledakan terjauh yang tertangkap saat ini karena sudah melakukan perjalanan sejauh 12 miliar tahun cahaya. Sehingga cahaya tersebut sebenarnya bukan cahaya sekarang tapi cahaya ledakan bintang di masa lalu.
Menurut data, bintang ini hampir mendekati waktu terjadinya alam semesta. Atau sekitar 1,5 miliar tahun setelah terjadi Big Bang.
Disaat itu baru terjadi pembentukan galaksi dan belum tampak unsur berat seperti pembentukan bintang seperti tata surya modern seperti sekarang.

Jangan berharap melihat cahaya hintang ini, kecuali melalui peralatan teleskop modern. Walau bercahaya, tatapi sinarnya sangat redup 10x walau mengunakan teleskop. Dan 200x lebih redup untuk dilihat langsung dengan mata telanjang. Astronom menemukan cahaya GRB 140419A secara kebetulan ditemukan oleh sistem robot otomatis. Pertama terditeksi oleh teleskop Swift yang khusus menditeksi cahaya dari gamma diruang angkasa dan dilanjutkan ke peralatan teleskop Rotse-IIIb.

+ SMU